<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mushida</title>
	<atom:link href="http://mushida.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mushida.org</link>
	<description>Muslimah Hidayatullah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 May 2010 23:15:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ibu Cerdas, Keluarga Sukses</title>
		<link>http://mushida.org/2010/05/ibu-cerdas-keluarga-sukses/</link>
		<comments>http://mushida.org/2010/05/ibu-cerdas-keluarga-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 23:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Kecerdasan yang harus dimiliki ibu tidak lagi sekedar kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga kecerdasan emosional (EQ) serta kecerdasan spiritual (SQ) yang ternyata berperan lebih besar dalam menentukan kesuksesan.
Kesuksesan sebuah keluarga, akan sangat tergantung pada tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh ibu. Karena di tangan ibulah diletakkan sebagian besar penentu nasib anggota keluarga lain, seperti ayah dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Kecerdasan yang harus dimiliki ibu tidak lagi sekedar kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga kecerdasan emosional (EQ) serta kecerdasan spiritual (SQ) yang ternyata berperan lebih besar dalam menentukan kesuksesan.</em></p>
<p>Kesuksesan sebuah keluarga, akan sangat tergantung pada tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh ibu. Karena di tangan ibulah diletakkan sebagian besar penentu nasib anggota keluarga lain, seperti ayah dan anak-anak.</p>
<p>Dari sisi mental dan spiritual, ibu memiliki pengaruh teramat besar kepada anggota keluarga lain. Sebagai istri, perannya akan sangat menentukan kelancaran karir suami. Apakah suami bisa tenang dan bersemangat dalam pekerjaannya, akan sangat ditentukan ada atau tidaknya dukungan moral dari istri. Sebagai ibu, pendidik bagi anak-anaknya, maka kesuksesan dan masa depan anak bahkan tergantung dari kepandaian ibu merajutnya. Itu sebabnya, seorang ibu mutlak harus cerdas. Cerdas spiritual, emosional dan intelektual.</p>
<p>Cerdas spiritual, adalah kecerdasan yang harus dimiliki ibu, berkaitan dengan upaya mengoptimalkan spiritual quotient (SQ) dalam keluarga. Karena hanya rumah yang diwarnai oleh nuansa spiritual quotient yang tinggi-lah yang mampu melahirkan individu-individu yang berakhlak mulia.</p>
<p>Dari rumah lah harus dibangun kedekatan dan ma’rifat kepada Sang Maha Pencipta. Dan dari sana pulalah jiwa religius seseorang mulai terbangun. Pembiasaan beribadah, ajaran akhlak serta penanaman aqidah keimanan tentang makna hidup yang sebenarnya. Bukan sekedar pembelajaran agama secara hafalan dan teori, melainkan melalui teladan dan praktek kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Hal penting berikutnya adalah bagaimana ibu membangun kecerdasan emosional dirinya sendiri. Secara umum, kecerdasan emosi dipahami sebagai kemampuan seseorang mengendalikan emosinya serta memahami emosi orang lain, sehingga dengan kemampuan tersebut ia bisa mengambil kebijakan yang tepat dan menguntungkan bagi semua pihak.</p>
<p>Orang yang memiliki kecerdasan emosi tinggi relative cepat disukai karena ia pandai membawa diri, memahami dan menghargai perasaan orang, serta memberi pengaruh kuat kepada lingkungannya. Kemampuannya berkomunikasi membuatnya lebih mudah mengekspresikan keinginannya terhadap orang lain. Mudah dipahami, jika mereka yang memiliki kepribadian seperti ini akan lebih mudah sukses dalam kehidupan, karena memang ketrampilan-ketrampilan seperti itulah yang lebih banyak menentukan keberhasilan dalam pemecahan masalah.</p>
<p>Sementara, pembentukan kecerdasan emosional pada diri seseorang justru terjadi di masa kanak-kanak, dimana otak anak sedang mengalami pertumbuhan pesat, hingga mencapai 80 % dari pertumbuhan optimalnya. Tentu saja, sebagian besar pembentukan kecerdasan emosi itu akan terjadi di dalam rumah, dengan ibu sebagai pemegang peran kunci utamanya. Mudah dipahami bahwa tingkat kecerdasan emosi anak akan sangat tergantung oleh kualitas kecerdasan emosi ibunya.</p>
<p>Sementara itu berbagai konflik dan permasalahan antar anggota keluarga akan mudah dicari penyelesaiannya jika ibu memiliki kecerdasan emosional. Hubungan dengan tetangga semakin terjaga, dan keluarga bisa berperan lebih bermanfaat bagi lingkungan rumahnya.</p>
<p>Terakhir adalah kecerdasan intelektual, yang bisa diperoleh walau tanpa harus menempuh pendidikan tinggi melalui jalur sekolah formal. Kunci penting untuk meningkatkannya adalah dengan terus menerus belajar. Bukankah belajar tidak harus ditempuh melalui jalur pendidikan formal ?</p>
<p>Ibu bisa menambah ilmu dengan rajin membaca majalah, buku atau bulletin. Ilmu memasak, dekorasi rumah, menjahit hingga pendidikan anak bisa didapatkan di sana. Atau dengan mengikuti seminar, kursus dan berbagai pelatihan. Internet pun bisa menjadi alternative lahan belajar yang luas, mudah dan murah. Bahkan kebiasaan arisan dan ngerumpi dengan tetangga bisa sangat bermanfaat jika diisi kajian-kajian keilmuan.</p>
<p>Ibu tidak mencari titel, tetapi mencari ilmu dan mengasah otak. Dan untuk itu, tidak boleh ada kata lelah untuk berhenti. Walaupun tak ada sekolah untuk menjadi orangtua yang cerdas, seorang ibu tak boleh mengelola keluarga mengandalkan naluri dan pengalaman semata, tetapi harus didasari dengan ilmu. Maka, keberadaan perpustakaan mini bagi ibu di rumah, menjadi sangat prioritas bagi ibu cerdas Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2010/05/ibu-cerdas-keluarga-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Pendidikan Akbar di Kebumen</title>
		<link>http://mushida.org/2010/04/seminar-pendidikan-akbar-di-kebumen/</link>
		<comments>http://mushida.org/2010/04/seminar-pendidikan-akbar-di-kebumen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 09:06:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Acara akbar tahunan kembali digelar oleh TK Yaa Bunayya yang berada di bawah koordinasi Muslimat Hidayatullah. Bekerjasama dengan SD Integral Al Madina Hidayatullah Kebumen, melaksanakan kegiatan Seminar Pendidikan bertema ‘Sukses Mendidik Anak di Era Global’, bertempat di Gedung Setda Kebumen, pada tanggal 25 April 2010. 
Dibuka oleh Ibu Suwaibatul Aslamiyah, S Ag Waka Kandepag Kebumen, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mushida.org/wp/files/2010/04/Seminar-Keumen-71.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-163" title="Seminar Keumen 7" src="http://mushida.org/wp/files/2010/04/Seminar-Keumen-71-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Acara akbar tahunan kembali digelar oleh TK Yaa Bunayya yang berada di bawah koordinasi Muslimat Hidayatullah. Bekerjasama dengan SD Integral Al Madina Hidayatullah Kebumen, melaksanakan kegiatan Seminar Pendidikan bertema ‘Sukses Mendidik Anak di Era Global’, bertempat di Gedung Setda Kebumen, pada tanggal 25 April 2010. <span id="more-153"></span></p>
<p>Dibuka oleh Ibu Suwaibatul Aslamiyah, S Ag Waka Kandepag Kebumen, acara kemudian diisi oleh pembicara pertama, Ibu Irawati istadi, sekjen PP Mushida yang sekaligus penulis dan praktisi pendidikan. Berikutnya dilanjutkan pembicara kedua, Bp Drs Hamim Thohari, M Si , sekretaris dewan Syura Hidayatullah yang juga penulis dan konsultan keluarga. Acara berlangsung meriah, lebih dari 400 peserta memadati ruangan dan bertahan hingga acara selesai, dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.</p>
<p>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2010/04/seminar-pendidikan-akbar-di-kebumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Batam Semarak dengan Seminar Pendidikan</title>
		<link>http://mushida.org/2010/03/batam-semarak-dengan-seminar-pendidikan/</link>
		<comments>http://mushida.org/2010/03/batam-semarak-dengan-seminar-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 21:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Kampus Batam yang menyediakan layanan pendidikan mulai dari Kelompok Bermain, TK hingga SMA, senantiasa ramai dan semarak jika mengadakan kegiatan kajian dan seminar bertema pendidikan. Kali ini seminar pendidikan digelar kembali oleh PW Riau Kepulauan, dengan tema MENDIDIK ANAK MENJADI JUARA. Diselenggarakan pada tanggal 27 februari 2010, dihadiri oleh tak kurang dari 350 peserta. 
Kegiatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mushida.org/wp/files/2010/05/JJJJJJJ.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-172" title="JJJJJJJ" src="http://mushida.org/wp/files/2010/05/JJJJJJJ.jpg" alt="" width="160" height="106" /></a>Kampus Batam yang menyediakan layanan pendidikan mulai dari Kelompok Bermain, TK hingga SMA, senantiasa ramai dan semarak jika mengadakan kegiatan kajian dan seminar bertema pendidikan. Kali ini seminar pendidikan digelar kembali oleh PW Riau Kepulauan, dengan tema MENDIDIK ANAK MENJADI JUARA. Diselenggarakan pada tanggal 27 februari 2010, dihadiri oleh tak kurang dari 350 peserta. <span id="more-171"></span></p>
<p>Kegiatan ini diisi oleh tokoh parenting dari Jakarta, ibu Dra. Leny Syahnidar, yang selain sebagai Ketua Bidang Sosial dan Pendidikan, juga menjabat sebagai Ketua BPPKBTK (Badan Penelitian dan Pengkajian Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak)  di jajaran PP Mushida. Peserta begitu bersemangat menerima ilmu-ilmu baru, hingga tanya jawab pun tak hanya berlangsung sepanjang acara saja, bahkan terus berlanjut berkepanjangan tanya jawab dan konsultasi via email.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2010/03/batam-semarak-dengan-seminar-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jogjakarta Mengkader</title>
		<link>http://mushida.org/2010/03/jogjakarta-mengkader/</link>
		<comments>http://mushida.org/2010/03/jogjakarta-mengkader/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 21:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Jogjakarta Mengkader
Giliran PW Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) menggelar marhalah Wustha, kali ini diisi oleh Ibu Dra. Reni Susilowati, M Pd I, dan Ibu Ir. Emi Pitoyanti, keduanya dari Pengurus Pusat Mushida, Jakarta. Kegiatan berlangsung di  Jogjakarta, pada tanggal 26-29 Februari 2010. Di tengah sejuknya udara yang menambah akrab dan meriahnya suasana, sejumlah 46 peserta mengikuti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jogjakarta Mengkader</p>
<p>Giliran PW Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) menggelar marhalah Wustha, kali ini diisi oleh Ibu Dra. Reni Susilowati, M Pd I, dan Ibu Ir. Emi Pitoyanti, keduanya dari Pengurus Pusat Mushida, Jakarta. Kegiatan berlangsung di  Jogjakarta, pada tanggal 26-29 Februari 2010. Di tengah sejuknya udara yang menambah akrab dan meriahnya suasana, sejumlah 46 peserta mengikuti kegiatan pengkaderan ini. Para peserta tersebut berasal dari Kebumen, Cilacap, Sragen dan daerah-daerah lain yang berada di bawah koordinasi PW DIY.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2010/03/jogjakarta-mengkader/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jakarta Mulai Trend Baru</title>
		<link>http://mushida.org/2010/01/jakarta-mulai-trend-baru/</link>
		<comments>http://mushida.org/2010/01/jakarta-mulai-trend-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 09:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[PD Jakarta Timur membuat terobosan baru dengan mengadakan training parenting yang kini mulai nampak menjadi trend kebutuhan para professional muda, khususnya di kota-kota besar. Kegiatan dikemas dalam bentuk ‘Training Be A Smart Moslem &#38; Parenting Workshop’, dilaksanakan pada tanggal 9 – 10 Januari 2010 di Aula Masjid Baitul Karim, kompleks perkantoran DPP Hidayatullah yang berlokasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PD Jakarta Timur membuat terobosan baru dengan mengadakan training parenting yang kini mulai nampak menjadi trend kebutuhan para professional muda, khususnya di kota-kota besar. Kegiatan dikemas dalam bentuk ‘Training Be A Smart Moslem &amp; Parenting Workshop’, dilaksanakan pada tanggal 9 – 10 Januari 2010 di Aula Masjid Baitul Karim, kompleks perkantoran DPP Hidayatullah yang berlokasi di Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.</p>
<p>Kegiatan dakwah bernuansa perenting ini diisi oleh Ibu Emi Pitoyanti, Ibu Sarah Zakiyah dan Ibu Irawati Istadi. Peserta tidak saja dating dari wilayah Jakarta saja, tetapi bahkan ada yang berasal dari Ciputat hingga Karawang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2010/01/jakarta-mulai-trend-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sunatan Massal di Ambon</title>
		<link>http://mushida.org/2009/11/sunatan-massal-di-ambon/</link>
		<comments>http://mushida.org/2009/11/sunatan-massal-di-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Bakti Sosial digelar di perkantoran sekretariat Hidayatullah Ambon oleh Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Maluku bekerjasama dengan DPW Hidayatullah Maluku, beserta Poltekes setempat. Bakti Sosial berupa sunatan massal ini diikuti sekitar 60 anak, dilaksanakan pada tanggal 8 November 2009. Kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya ini dirangkai juga selama dua hari berikutnya dengan kegiatan pengobatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bakti Sosial digelar di perkantoran sekretariat Hidayatullah Ambon oleh Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Maluku bekerjasama dengan DPW Hidayatullah Maluku, beserta Poltekes setempat. Bakti Sosial berupa sunatan massal ini diikuti sekitar 60 anak, dilaksanakan pada tanggal 8 November 2009. Kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya ini dirangkai juga selama dua hari berikutnya dengan kegiatan pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan. Masyarakat dengan antusias berdatangan menuju lokasi, karena tak hendak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2009/11/sunatan-massal-di-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semarak Kegiatan dari Ujung Timur Indonesia</title>
		<link>http://mushida.org/2009/07/semarak-kegiatan-dari-ujung-timur-indonesia/</link>
		<comments>http://mushida.org/2009/07/semarak-kegiatan-dari-ujung-timur-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 08:28:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Wilayah Papua, selama ini termasuk daerah yang tergolong sulit dijangkau oleh kunjungan langsung pengurus pusat, kali ini mendapat penghormatan khusus dengan kehadiran Ibu Ketua Umum Mushida, Dra. Sabriati Abd Aziz, M PdI, yang didampingi Ibu dra. Reni Susilowati, M PdI sebagai Kabid Dakwah,Pembinaan dan Pengkaderan PP Mushida. Kehadiran para tokoh Mushida ini adalah dalam rangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mushida.org/wp/files/2009/07/web-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-165" title="web 3" src="http://mushida.org/wp/files/2009/07/web-3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Wilayah Papua, selama ini termasuk daerah yang tergolong sulit dijangkau oleh kunjungan langsung pengurus pusat, kali ini mendapat penghormatan khusus dengan kehadiran Ibu Ketua Umum Mushida, Dra. Sabriati Abd Aziz, M PdI, yang didampingi Ibu dra. Reni Susilowati, M PdI sebagai Kabid Dakwah,Pembinaan dan Pengkaderan PP Mushida. Kehadiran para tokoh Mushida ini adalah dalam rangka mengisi kegiatan berupa Training Aqidah sekaligus Marhalah Wustha, yang dilaksanakan pada Juli 2009. <span id="more-133"></span></p>
<p>Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan secara parallel, dengan peserta Training Aqidah berjumlah tak kurang dari 150 orang dan Marhalah Wustha diikuti 46 orang kader. Seluruh peserta tampak antusias mendengar paparan, perenungan dan penyadaran dari para instruktur dalam kesempatan yang bagi mereka sangat berharga ini. Nampak di antara peserta tersebut, selain para pendatang mujahidah-mujahidah dari pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi yang ditugaskan berdakwah di Papua, juga diikuti oleh peserta yang warga asli Papua. Mereka pun tak kalah antusias dan bersemangat menggali pengetahuan dalam kesempatan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2009/07/semarak-kegiatan-dari-ujung-timur-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marhalah Wustho dan Marhalah Uula PW Jawa Tengah</title>
		<link>http://mushida.org/2009/02/marhalah-wustho-dan-marhalah-uula-pw-jawa-tengah/</link>
		<comments>http://mushida.org/2009/02/marhalah-wustho-dan-marhalah-uula-pw-jawa-tengah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 08:34:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mushida.org/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Pengkaderan anggota dilaksanakan oleh Pengurus Wilayah (PW) Jawa Tengah, dalam bentuk kegiatan Marhalah Uula sebagai pengkaderan tahap awal. Dilaksanakan di Semarang , tanggal 19- 22 Februari 2009.Kelas ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari berbagai daerah yang ada di bawah koordinasi PW Jawa Tengah. Ibu Nur Iryani dari Pengurus Pusat Mushida, Jakarta, berperan sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengkaderan anggota dilaksanakan oleh Pengurus Wilayah (PW) Jawa Tengah, dalam bentuk kegiatan Marhalah Uula sebagai pengkaderan tahap awal. Dilaksanakan di Semarang , tanggal 19- 22 Februari 2009.Kelas ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari berbagai daerah yang ada di bawah koordinasi PW Jawa Tengah. Ibu Nur Iryani dari Pengurus Pusat Mushida, Jakarta, berperan sebagai instruktur, bersama dengan Ust. Sholeh Hasyim dari Dewan Syura Hidayatullah. <span id="more-136"></span></p>
<p>Bersamaan dengan kegiatan tersebut dilaksanakan pula Marhalah Wustha, sebagai jenjang pengkaderan lebih lanjut. Diikuti oleh 18 orang peserta yang rata-rata adalah kader-kader muda, yang berasal dari Pati, Pekalongan, Purwodadi, Kudus dan Semarang sendiri. Sementara sebagai instruktur dihadirkan ust. Hanif Hannan dari Dewan Syura Hidayatullah, bersama Ibu Irawati Istadi dari PP Mushida, Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2009/02/marhalah-wustho-dan-marhalah-uula-pw-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Pleno Pengurus Pusat Mushida</title>
		<link>http://mushida.org/2008/02/rapat-pleno-pengurus-pusat-mushida/</link>
		<comments>http://mushida.org/2008/02/rapat-pleno-pengurus-pusat-mushida/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Untuk pertama kalinya, kegiatan Rapat Pleno Pengurus Pusat Mushida ini dilaksanakan. Hal ini dikarenakan bahwa untuk pertama kalinya pula, struktur kepengurusan PP Mushida memiliki personal pengurus yang tinggal di luar Jakarta, sehingga tidak seluruh pengurus pusat bisa aktif mengikuti rapat-rapat rutin.

Perkembangan struktur baru ini dilengkapi dengan klasifikasi tingkatan pengurus pusat, sebagai berikut;
1. Tingkat Pengurus Inti, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk pertama kalinya, kegiatan Rapat Pleno Pengurus Pusat Mushida ini dilaksanakan. Hal ini dikarenakan bahwa untuk pertama kalinya pula, struktur kepengurusan PP Mushida memiliki personal pengurus yang tinggal di luar Jakarta, sehingga tidak seluruh pengurus pusat bisa aktif mengikuti rapat-rapat rutin.<br />
<span id="more-14"></span><br />
Perkembangan struktur baru ini dilengkapi dengan klasifikasi tingkatan pengurus pusat, sebagai berikut;<br />
1. Tingkat Pengurus Inti, yaitu terdiri dari jabatan inti, antara lain Ketua Umum, Ketua-ketua, Sekretaris Jendral, Bendahara I dan Ketua Badan Otonom<br />
2. Tingkat Pengurus Harian, adalah seluruh pengurus pusat yang berdomisili di Jakarta<br />
3. Tingkat Pengurus Pleno, yaitu seluruh pengurus pusat yang tinggal di luar Jakarta</p>
<p>Keberadaan pengurus pleno sebagai sebuah struktur baru, memerlukan tata laksana dan peraturan khusus sebagai landasan dari pola kerjanya ke depan. Untuk itulah, sangat diperlukan pertemuan rapat pleno yang dihadiri oleh seluruh personil pengurus pusat untuk menyusunnya.</p>
<p><strong>TEMPAT  &amp;  TANGGAL  PELAKSANAAN </strong><br />
Untuk pertamakalinya, Rapat Pleno Pengurus Pusat Mushida diselenggarakan di Cipinang Cempedak I / 14, Jakarta, pada tanggal â€¦â€¦â€¦</p>
<p><strong>PESERTA </strong><br />
Kegiatan ini diikuti oleh Ibu Aida Chered sebagai salah seorang penasehat, dan seluruh personil pengurus pusat kecuali dua orang yang berhalangan hadir karena sakit dan melahirkan. Jumlah total keseluruhan peserta adalah 28 orang. Pengurus PP yang tinggal di daerah berasal dari Surabaya, Balikpapan, Makassar, Jogjakarta, Malang dan Medan.</p>
<p><strong>HASIL  RAPAT  PLENO </strong><br />
Sebagai hasil dari rangkaian rapat yang berlangsung selama 2 hari ini, antara lain menyepakati:<br />
1. Pembagian tugas antar jabatan dan departemen dalam struktur kepengurusan yang baru<br />
2. Skema sistematika pembagian tugas dan wewenang pengurus pusat yang berdomisili di daerah<br />
3. Rencana penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2006 dengan metode yang akan disesuaikan dengan kondisi anggota yang memungkinkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2008/02/rapat-pleno-pengurus-pusat-mushida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rakernas 2006 di Makassar</title>
		<link>http://mushida.org/2006/04/rakernas-2006-di-makassar/</link>
		<comments>http://mushida.org/2006/04/rakernas-2006-di-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Terhitung sejak terpilihnya kepengurusan baru DPP Hidayatullah periode 2005 â€“ 2010, Hidayatullah memasuki sebuah babak baru dalam perjalanan perjuangannya. Pengurus baru DPP Hidayatullah yang dipimpin Dr Abdul Mannan menetapkan berbagai strategi dan arah kebijakan baru yang harus sesegera mungkin diikuti gerakannya oleh Muslimat Hidayatullah sebagai ortomnya.

Dipilihnya semboyan â€˜Membangun Peradaban Islamâ€™ sebagai ikon perjuangan, juga pencanangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terhitung sejak terpilihnya kepengurusan baru DPP Hidayatullah periode 2005 â€“ 2010, Hidayatullah memasuki sebuah babak baru dalam perjalanan perjuangannya. Pengurus baru DPP Hidayatullah yang dipimpin Dr Abdul Mannan menetapkan berbagai strategi dan arah kebijakan baru yang harus sesegera mungkin diikuti gerakannya oleh Muslimat Hidayatullah sebagai ortomnya.<br />
<span id="more-13"></span></p>
<p>Dipilihnya semboyan â€˜Membangun Peradaban Islamâ€™ sebagai ikon perjuangan, juga pencanangan beberapa program unggulan baru seperti Grand MBA (Mengajar Belajar Al Qurâ€™an) dan pembentukan MTQ (Majelis Taâ€™lim Qurâ€™an) di daerah, memerlukan sosialisasi intensif agar dapat segera diaplikasikan menjadi sebuah program kerja nyata. Sosialisasi intensif tak bisa dilakukan hanya melalui media cetak maupun komunikasi telepon semata, melainkan harus melalui sebuah pertemuan besar bertajuk Rapat Kerja Nasional. Inilah landasan utama dilaksanakan Rakernas Mushida 2006 ini.</p>
<p><strong>TEMPAT &amp; TANGGAL  PELAKSANAAN </strong><br />
Dilaksanakan tanggal 8, 9 dan 10 April 2006 di Pondok Madina, Bumi Sudiang, Makassar, dihadiri oleh hampir 200 peserta yang terdiri dari pengurus PW dan PD seluruh Indonesia.</p>
<p><strong>RANGKAIAN  KEGIATAN </strong><br />
1. PEMBUKAAN<br />
Acara pembukaan Rakernas Mushida 2006 dilaksanakan tanggal 8 April 2006 dengan diawali oleh sambutan ketua umum Mushida, ibu Sabriati Abd. Aziz. Dilanjutkan kemudian oleh sambutan dari Ketua DPP Hidayatullah, Dr Abdul Mannan. Berikutnya secara formal, kegiatan Rakernas ini pun dibuka oleh Bpk. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, mewakili Bpk. Gubernur yang berhalangan hadir.</p>
<p>2. WORKSHOP  PARENTING<br />
Masih dalam rangkaian kegiatan Rakernas Mushida 2006, digelar sebuah workshop parenting yang juga dibuka untuk umum, dihadiri tak kurang dari 300 peserta. Workshop parenting ini dilaksanakan dalam 3 bagian secara parallel, sehingga masing-masing peserta dipersilakan mengikuti salah satu dari tiga materi yang disediakan. Ketiga materi parenting tsb adalah :<br />
Kelompok 1  :  â€˜Merawat Tali Kasih Suami Istriâ€™, bersama Sabriati Abd. Aziz, ketua umum Mushida<br />
Kelompok 2  : â€˜Mendisiplin Anak Tanpa Teriakanâ€™, bersama Irawati Istadi, sekretaris jendral PP Mushida<br />
Kelompok 3  : â€˜Melejitkan Daya Ingat dengan The Best Memoryâ€™ bersama Ida S Widayanti, instruktur The Best Memory</p>
<p>3. RAKERNAS MUSHIDA 2006<br />
Berikutnya siding-sidang Rakernas Mushida 2006 dimulai tanggal 8 April usai Isya, dilanjutkan hingga tanggal 9 dan 10 April. Materi-materi yang dibicarakan antara lain:<br />
1. Kebijakan dan strategi dakwah baru Hidayatullah<br />
2. Visi,misi dan khittah Mushida<br />
3. Sosialisasi Peraturan Organisasi<br />
4. Program kerja departemen pendidikan, dakwah, social, badan otonom pengembangan SDM serta divisi An Nisa<br />
5. Program kerja keuangan, secretariat dan humas</p>
<p>Sebagai penyemarak Rakernas, diadakan lomba daâ€™iyah, diikuti oleh 6 peserta, yang dimenangkan oleh ibu Amin Rahayu dari Surabaya sebagai juara pertama. Juga diselenggarakan lomba mencipta motto untuk Mushida, yang pengumuman pemenangnya akan diumumkan menyusul melalui media komunikasi yang ada. Sementara dari bidang social juga diadakan lomba kebersihan per kamar. Dan dalam kesempatan pertemuan ini diedarkan kaleng infaq untuk musibah yang menimpa Mushida di PD Bima, NTB, yang sedang mengalami musibah tanah longsor yang merusakkan fasilitas milik Hidayatullah di DPD Bima.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mushida.org/2006/04/rakernas-2006-di-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->