Profil Organisasi

Sekilas Mushida

Dalam sejarah perjuangannya, para muslimat Hidayatullah telah ada dan berkiprah dalam berjuang mensyiarkan Islam bersamaan dengan lahirnya Hidayatullah, yang didirikan oleh Ust. Abdullah Said (alm) di Balikpapan lebih tiga puluh tahun lalu.Sejak saat itu dan seterusnya, di setiap berdirinya cabang-cabang Hidayatullah di berbagai daerah, selalu tak bisa dilepaskan dari peran dan kiprah dakwah para Mushida-nya.

Namun secara nasional, organisasi Muslimat Hidayatullah (Mushida) baru terbentuk pada acara Musyawarah Nasional (Munas) I di Balikpapan, pada bulan Agustus th 2000. Maka sejak saat itu, para muslimat Hidayatullah di daerah yang sebelumnya berkiprah sendiri-sendiri secara kedaerahan, mulai menyamakan visi, misi dan strategi dakwah satu sama lain dan bahu membahu mensyiarkan Islam dalam gerak langkah yang seirama dan serempak.

Berdasarkan hasil Munas I itu pulalah, Mushida diakui sebagai organisasi otonom dari Hidayatullah. Maka dibentuklah kepengurusan pusat periode pertama, th 2000 sampai dengan 2005, yang dipimpin oleh Sabriati Abd. Aziz.

Kepengurusan periode pertama tersebut diakhiri dengan Munas II Mushida yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Agustus 2005,yang membuahkan dikukuhkannya jajaran kepengurusan pusat periode th 2005 – 2010 yang kembali mendaulat Sabriati Abd Aziz menjadi sumbu utamanya.

Hingga kini, Muslimat Hidayatullah telah memiliki 25 wilayah yang membawahi lebih dari 150 daerah. Masing-masing daerah mengembangkan kegiatan pelayanan umat sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah, walaupun seluruhnya tetap mengacu kepada program umum yang telah ditetapkan dari pusat.