light_mode
light_mode

Sabriati Aziz Raih Gelar Doktor Pendidikan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Muslimat Hidayatullah, Sabriati Aziz, dikukuhkan secara resmi sebagai Doktor Pendidikan Islam oleh Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Senin, 23 Rabiul Awwal 1437 H (04/01/2016).

Sebelumnya Sabriati berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kurikulum Pendidikan Adab Bagi Keluarga Muslim (Analisa Pemikiran Para Mufassir Terhadap QS. Al-Tahrim [66]: 6)” di hadapan dewan penguji yang diketuai langsung oleh Rektor UIKA, Dr. H. Ending Bahruddin.

Hadir pula pada kesempatan itu para promotor dan penguji, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, Dr. Adian Husaini, Dr. Ulil Amri Syafri, Dr. Abas Mansur Tamam, dan Dr. Hendri Tanjung selaku promotor dan penguji.

Sidang terbuka tersebut mengantarkan Sabriati meraih doktor pendidikan ke-106 di kampus UIKA dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Dalam penelitiannya, Sabriati mengungkap, saatnya keluarga muslim memiliki kurikulum pendidikan yang baku dalam mendidik anggota keluarganya. Terlebih ibu atau keluarga adalah sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.

“Dalam hal ini, kami secara khusus menggali pemikiran para ulama tafsir mengenai kurikulum pendidikan adab yang terdapat dalam surah al-Tahrim ayat keenam,” ucap Sabriati.

Menurut Sabriati, selain kurangnya pemahaman orang tua, ketiadaan kurikulum pendidikan yang baku disebutkan menjadi salah satu faktor hilangnya ruh pendidikan dalam sebuah keluarga Muslim.

“Selama ini kurikulum hanya dikenal berlaku di sekolah dan lembaga pendidikan formal. Padahal rumah adalah institusi terpenting dalam pendidikan kepribadian anak dan seluruh anggota keluarga,” papar muslimah yang juga Ketua Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI).

Dalam kesempatan sama, Adian Husaini menyambut baik dan mengapresiasi disertasi Sabriati yang dimenurutnya sebagai sebuah terobosan baru dalam meretas persoalan pendidikan keluarga. Sebab di saat yang sama konspirasi kesetaraan gender kian marak menyerang kaum muslimah.

“Ini semua tantangan buat bapak dan ibu, bagaimana memberikan pendidikan terbaik dalam menjaga keluarga, khususnya pendidikan adab dan membentuk kepribadian,” terang Ketua Program Doktor Pendidikan Islam UIKA tersebut.

Lebih jauh Adian menjelaskan adanya kekeliruan sebagian orangtua yang memahami bahwa pendidikan itu hanya berada di sekolah. Sedang orangtua seolah hanya bertugas mencari uang untuk membiayai sekolah anak-anak mereka.

“Ini pemahaman keliru, sebab yang diperintahkan untuk menjaga keluarga dari neraka itu orangtua, bukan orang lain,” imbuh Adian.

Sementara itu, prestasi akademik Sabriati ini bagi Muslimat Hidayatullah, menjadi kado tersendiri jelang digelarnya helatan akbar, Musyawarah Nasional (Munas) ke-IV Mushida 26-28 Rabiul Awal 1437 H/ 7-9 Januari 2016 di Kota Malang, Jawa Timur. Munas Mushida 2016 tersebut mengusung tema “Bersama Keluarga Qur’ani Tinggikan Martabat Bangsa”. (Masykur)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Vitalisasi Pendidikan Inklusi

    Muslimat Hidayatullah Vitalisasi Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang memegang amanah pengelolaan institsui pendidikan tingkat usia dini dan dasar di lingkungan ormas dan Pesantren Hidayatullah, berkomitmen untuk terus meningkatkan peran pendidikan yang inklusif sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan pemerintah. Sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam yang integral, Muslimat Hidayatullah memandang penerapan dan pengembangan pendidikan inklusi adalah tuntutan yang harus terus ditingkatkan. […]

  • Kunjungan PP Mushida ke Sulawesi Tengah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Palu – Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah melaksanakan kunjungan wilayah ke Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi, Ustadzah Dede Agustina, A.Md. dan Ketua Departemen Keputrian, Ustadzah Mutia Najwati, S.H.I., M.Pd. di Pondok Pesantren Hidayatullah Palu, Sulawesi Tengah. Ketua PW Mushida Sulawesi Tengah, Ustadzah Khadijah menyambut baik dan merasa bahagia dan terharu dengan adanya momentum […]

  • PP Mushida Ikuti Festival Halal Indonesia

    PP Mushida Ikuti Festival Halal Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Festival Halal Indonesia (FHI), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Gelaran yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 BPJPH ini berlangsung pada Rabu-Jumat, 14-16 Desember 2022.   Dalam Pembukaan Festival Halal Indonesia 2022 tersebut turut hadir duta besar perwakilan dari berbagai […]

  • Ketum PP Mushida: Sistematika Wahyu sebagai Pijakan Ketahanan Keluarga

    Ketum PP Mushida: Sistematika Wahyu sebagai Pijakan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Minggu, 29 Jul 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka membangun ketahanan keluarga dalam rangka membangun peradaban bangsa, Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (Mushida) Dra Reni Susilawati mengatakan Sistematika Wahyu yang merupakan manhaj dakwah Hidayatullah bisa menjadi solusinya. “Sistematika Wahyu yang memuat lima surah Al Qur’an yang pertama kali turun merupakan pijakan sistemik yang menjadi paradigma  dasar membangun ketahanan keluarga […]

  • Ramadhan Ceria Anak-anak Kita

    Ramadhan Ceria Anak-anak Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    WAKTU masih menunjukan pukul 15.00, Koko sudah duduk di meja makan. Matanya terus memperhatikan jam di dinding kamar. Tangannya mengelus ngelus perut yang dari tadi keroncongan. “Ma… jamnya kok jalannya lambat sekali, kapan maghribnya? Koko sudah lapar sekali nih!”         Sang ibu hanya menggeleng kepala sambil tersenyum. Memang Ramadhan tahun ini ia melatih […]

  • Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) Dra H Sabriati Aziz mendukung gerakan Koin Untuk Jilbab Polwan. Dia pun mendesak Polri tidak mengada-ada soal jilbab ini. BMOIWI adalah lembaga yang menghimpun puluhan organisasi wanita Muslimah di Indonesia. “Pembolehan menggunakan jilbab bagi  polwan ditunda karena terkait dengan anggaran itu juga alasan mengada-ada. Dan […]

expand_less