light_mode
light_mode

Pentingnya Sinergi Peran Kepengasuhan Ayah dan Bunda

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANAK harus dekat dengan ayah, juga ibunya. Jika memungkinkan porsi kedekatan dengan ayah dan ibunya harus sama. Kedekatan yang menciptakan anak-anak kita agar jauh lebih dekat dengan Rabb-Nya.

Ketika suami sedang emosi tinggi kepada anaknya, seorang ibu seharusnya menjadi tempat berlabuh anaknya ketika si anak sedang labil juga emosinya.

Dan ketika sang ibu sedang emosi kepada anaknya, maka sang ayahlah yang berperan menjadi tempat curhat bagi anaknya. Bukan orangluar, bukan tetangga, bukan temannya, apalagi curhat di sosial media.

Ketika sang ibu sedang emosi kepada anaknya, seharusnya ada ayah yang mendengarkan keduanya. Ketika sang ayah yang khilaf emosi, kemana ibu yang seharusnya mendampingi.

Namun jangan hanya ibu yang setia berperan mendampingi. Kemana sang ayah pergi? Akhirnya anak hanya dekat pada ibunya, tak mau dekat dengan ayahnya. Akhirnya hanya ibu yang menjadi sosok idolanya, ayahnya hanya menjadi sosok “ada dan tiada, maka sama saja”.

Dan pula jangan hanya ayah yang dianggap idola bagi anaknya. Akhirnya anak menjadi tidak betah di rumah tersebab ibunya.

Ketika ayah tegas…
Peran ibu seharusnya lembut….
Ketika ibu yang tegas…
Ayah harus lembut…

Agar anak bisa belajar bahwa tak semua masalah manusia bisa di selesaikan dengan cara lembut kadang harus tegas, begitupun sebaliknya.

Agar orangtua adalah hakim yang paling bijak untuk semua persoalan anak …
Tak menghakimi…
Tak mudah tersulut emosi…
Tak memaksakan kehendak…
Namun semua bisa terselesaikan dengan cara bijak…

Bukan hanya ibu yang bijak. Ayah juga bijak. Sehingga anak-anaknya di kemudian hari juga menjadi pribadi yang bijak. Bukan sosok yang memaksakan kehendak.

Jadi orangtua, jangan pernah mencari alasan ketika di nasehati anak. Jika salah, maka bilang saja salah. Jika benar, bilanglah benar.

Jangan sampai di kemudian hari anak-anak kita mencari cari alasan ketika salah, akhirnya berusaha mencari pembenaran, karena tanpa sadar, sesungguhnya orangtuanya sendiri yang  mengajarkannya.

Katakan padanya. Salah dan benar adalah manusiawi. Ketika benar jangan tinggi hati merasa akan benar terus. Ketika salahnya ketahuan, mintalah maaf secara gentle, tak perlu malu, bertobatlah.

Bilang juga padanya. Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Justru lebih penting mengalah ketika sebenarnya kita mampu untuk menang jika itu demi sebuah kebaikan. Jangan menjatuhkan kehidupan oranglain jika hanya untuk memperturunkan Ego dan emosi.

Satu lagi…

Jika kita mampu mengerjakan sesuatu, kita pun harus faham bahwa oranglain pun bisa jadi lebih mampu, agar kelak kita tak menjadi sosok bahwa “hanya kitalah yang paling bisa dan mampu, paling baik, paling tau, paling faham, paling pintar, paling cerdas”.

Padahal, semua hal tersebut orang pun berproses agar bisa melakukannya untuk menjadi mampu dan bisa. Semoga kita tak menjadi pribadi yang merugikan oranglain di masa-masa mendatang.

DEDE AGUSTINA

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Berikan Kiat Menjadi Muslimah Pengusaha Sesuai Perkembangan Zaman

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Depok, mushida.org) Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menggelar Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Ummahat Menuju Kemandirian dan Ketahanan Keluarga.” Pelatihan Kewirausahaan PP Mushida ini diselenggarakan secara hybrid di Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok pada 26 Agustus 2023/9 Shafar 1445 H. Ibu Siti Aisah (Penasihat Vanilla Hijab) sebagai narasumber dalam materi Motivasi Kewirausahaan menyebutkan bahwa seorang muslim […]

  • PP Mushida Nilai LGBT Perlu Penyelesaian Kolektif

    PP Mushida Nilai LGBT Perlu Penyelesaian Kolektif

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Upaya legalisasi perilaku kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) di Indonesia kian mengemuka. PP Muslimat Hidayatullah (Mushida) memandang persoalan LGBT tidak boleh dianggap sepele. “Keluarga yang kokoh akan hindari paparan LGBT. Muslimat Hidayatullah buka layanan konseling untuk LGBT yang mau taubat,” kata Sekretaris Jenderal PP Muslimat Hidayatullah, Leny Syahnidar dalam rilis yang diterima […]

  • Bachtiar Nasir Ajak Peserta Silatnas Bangun Keluarga Berkualitas

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) Seminar keluarga yang menjadi salah satu acara di rangkaian acara Silatnas Hidayatullah 2023 ini dilaksanakan di Masjid Ar-Riyadh, Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan pada 25/11/2023 dengan tema, “Ayah Bunda Kompak, Keluarga Berkualitas, Indonesia Maju Beradab” Seminar yang menghadirkan Bachtiar Nasir, Lc., M.M sebagai narasumber ini diikuti oleh lebih dari 3.000 pasangan suami […]

  • Daurah Marhalah Wustha Mushida Kalimantan Timur: Meneguhkan Jati Diri Kader Menuju Sukses Tarbiyah dan Dakwah

    Daurah Marhalah Wustha Mushida Kalimantan Timur: Meneguhkan Jati Diri Kader Menuju Sukses Tarbiyah dan Dakwah

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Balikpapan, Mushida.org) Muslimat Hidayatullah sebagai Organisasi Pendukung Hidayatullah telah berkomitmen penuh untuk mendukung terlaksananya program-program Tarbiyah dan Dakwah sebagai gerakan mainstream Organisasi. Untuk menyukseskan gerakan Tarbiyah dan Dakwah tersebut, diperlukan kader-kader yang kompeten, mumpuni dan dapat diandalkan untuk menjadi aktivis penggerak organisasi, murabbiyah serta daiyah. Untuk melahirkan kader-kader yang andal dan kompeten tersebut, diperlukan program-program […]

  • PW Mushida Sulbar Gelar Talkshow Pendidikan

    PW Mushida Sulbar Gelar Talkshow Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Sulawesi Barat, kembali mengadakan event dalam dunia pendidikan berupa takshow pendidikan anak usia dini (PAUD). Acara ini digelar sekaligus untuk mengisi liburan beberapa sekolah di bawah naungannya. Kali ini Pelatihan Pendidik Anak Usia Dini ini mengambil mengambil tema “Pendidikan Berkarakter Berdasarkan Manhaj Nabawi Mewujudkan Peradaban Islam”. Bekerja […]

  • Mushida Gunung Tembak Gelar Silaturrahim Muharram Kajian Refleksi Hijrah

    Mushida Gunung Tembak Gelar Silaturrahim Muharram Kajian Refleksi Hijrah

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pengurus Muslimat Hidayatullah Daerah Khusus Gunung Tembak menggelar acara Silaturrahim Muharram 1439 Hijriah dengan melakukan kajian refleksi hijrah. Acara ini mengangkat tema “Dengan Semangat Hijrah, Tingkatkan Kualitas Iman dan Ukhuwah Islamiyah Menuju Peradaban Islam”. Acara ini diselenggarakan di Aula Prasmanan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan yang beralamat di Jl. Mulawarman  Kelurahan Teritip […]

expand_less