light_mode
light_mode

Pengayaan Daurah Marhalah Ula PP Mushida: Meneguhkan Tauhid, Menguatkan Keluarga, Menumbuhkan Peradaban

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Bidang RPAP Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Pengayaan Daurah Marhalah Ula dengan tema “Meneguhkan Tauhid, Menguatkan Keluarga, Menumbuhkan Peradaban.” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Ahad, 20 September 2026/8 Rabiul Akhir 1448 H ini diikuti oleh 470 partisipan yang merupakan alumni Daurah Marhalah Ula Muslimat Hidayatullah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia membahas kembali rukun syahadatain sebagai bagian penting dalam penguatan pemahaman tauhid.

Ustadzah Hani menjelaskan bahwa dalam syahadat terdapat konsep nafiy dan itsbat. Nafiy berarti peniadaan, sedangkan itsbat berarti penetapan. Keduanya memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan dalam memahami makna syahadat.

“Nafiy dan itsbat adalah peniadaan dan penetapan. Menolak yang lain dan menetapkan satu,” jelasnya.

Ia kemudian menguraikan bahwa rukun nafiy terdapat pada kalimat “لَا إِلٰهَ” yang berfungsi membatalkan kesyirikan dalam berbagai bentuk dan macamnya. Adapun rukun itsbat terdapat pada kalimat “إِلَّا اللهُ”, yang menetapkan bahwa hanya Allah yang berhak diibadahi.

“Rukun nafiy terdapat pada kata لَا إِلٰهَ. Rukun ini membatalkan kesyirikan dengan segala bentuk dan macamnya,” ungkap Ustadzah Hani.

“Sedangkan rukun itsbat terdapat pada kata إِلَّا اللهُ. Rukun ini menetapkan bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah dan ada kewajiban untuk mengamalkannya,” lanjutnya.

Selain membahas tauhid kepada Allah, Ustadzah Hani juga menjelaskan kedudukan Rasulullah ﷺ dalam syahadat. Frasa “عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ” mengajarkan seorang muslim untuk menempatkan Rasulullah secara tepat, tidak berlebihan dan tidak pula meremehkan.

“Dalam menyikapi Rasulullah, kita harus meniadakan sifat ifrath dan tafrith. Ifrath adalah bersikap berlebihan kepada Rasul, sedangkan tafrith adalah bersikap lalai dan meremehkan beliau,” jelasnya.

Menurutnya, pemahaman tauhid tidak cukup hanya berada pada tataran keyakinan, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Tauhid yang benar akan memberikan pengaruh terhadap karakter, akhlak, dan perilaku seseorang.

“Tauhid yang benar seharusnya tercermin dalam akhlak dan perilaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan penguatan tauhid dengan pembangunan keluarga dan peradaban. Tauhid yang kokoh akan melahirkan pribadi yang kokoh. Dari pribadi yang kokoh, diharapkan tumbuh keluarga yang kuat sebagai salah satu pondasi bagi lahirnya peradaban yang maju dan bermartabat.

“Tauhid melahirkan pribadi yang kokoh. Pribadi yang kokoh membangun keluarga yang kuat yang bisa menjadi pondasi lahirnya peradaban yang maju dan bermartabat,” paparnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kualitas keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan penting dalam membentuk kualitas individu yang akan menjadi bagian dari masyarakat.

“Keluarga yang sehat menghasilkan individu yang lebih siap menghadapi kehidupan. Memperbaiki keluarga berarti memperbaiki kualitas manusia,” tuturnya.

Dalam perspektif tersebut, pembangunan peradaban tidak hanya berkaitan dengan kemajuan fisik dan material. Peradaban yang kuat membutuhkan manusia yang memiliki kualitas iman dan karakter.

“Peradaban tidak hanya dibangun oleh gedung, teknologi, dan ekonomi. Peradaban dibangun oleh manusia berkualitas,” ujarnya.

Pada akhirnya, penguatan tauhid diharapkan melahirkan karakter yang menjadi bekal seorang muslimah dalam menjalankan perannya. Di antaranya adalah ikhlas dalam beramal karena Allah, amanah, jujur, sabar, tawakal, dan adil.

Melalui Pengayaan Daurah Marhalah Ula ini, PP Mushida berupaya memperkuat kembali pemahaman para alumni terhadap fondasi tauhid sekaligus menghubungkannya dengan peran strategis muslimah dalam membangun keluarga. Dari keluarga yang kuat dan individu yang berkualitas, diharapkan lahir generasi yang mampu mengambil bagian dalam menumbuhkan peradaban yang maju dan bermartabat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Kerja Wilayah Jawa Timur Teguhkan Jati Diri Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Surabaya, mushida.org) Gelaran Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah PW Jawa Timur dilaksanakan pada hari Jum’at, 26 Januari 2024 di Gedung pertemuan Hidayatullah Surabaya. Acara ini bertema “Konsolidasi Jati Diri, Organisasi dan Wawasan Menuju Terwujudnya Standarisasi, Sentralisasi dan Integrasi Sistemik.” Retno Setyo Utami sebagai Ketua Muslimat Hidayatullah Jawa Timur memberikan sambutannya. Beliau menyebutkan acara Rakerwil di […]

  • Mushida Sultra Gelar Silaturrahim Daiyah, Teguhkan Gerakan Dakwah dan Tarbiyah

    Mushida Sultra Gelar Silaturrahim Daiyah, Teguhkan Gerakan Dakwah dan Tarbiyah

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar acara musyawarah silaturrahim daiyah se-Sultra di digelar 3 hari di Kota Kendari, pada 26-28 Agustus 2016. Musyarawah ini diadakan dalam rangka memperkokoh ikatan ukhuwah antar kader dan pengurus serta mengevaluasi program program dakwah pasca Rakerwil Mushida Sultra. Musyawarah yang mengambil tema “Satu Tekad Sukses Tarbiyah […]

  • Merawat Jiwa, Membangun Peradaban: Mushida Bali Perkuat Jati Diri dan Wawasan Kader Muslimah

    Merawat Jiwa, Membangun Peradaban: Mushida Bali Perkuat Jati Diri dan Wawasan Kader Muslimah

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Abdul Ghofar Hadi
    • 0Komentar

    DENPASAR — Suasana hangat mengiringi langkah puluhan kader dan pimpinan Muslimat Hidayatullah (Mushida) Bali yang berkumpul di Kampus Hidayatullah Bali pada Sabtu sore (29/08/2026). Di tengah suasana petang yang teduh, para muslimah dan jajaran keputrian Hidayatullah Bali berpadu dalam agenda penguatan jati diri dan wawasan, menyegarkan kembali komitmen mereka dalam menjaga fondasi keluarga sekaligus menggerakkan […]

  • Siaran Pers: Muslimat Hidayatullah (Mushida) Siap Gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Virtual

    Siaran Pers: Muslimat Hidayatullah (Mushida) Siap Gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Virtual

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    DEPOK- Muslimat Hidayatullah (Mushida) siap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan. Acara ini diikuti oleh Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, perwakilan PW Mushida dari 34 Provinsi se- Indonesia, dan Kepala PAUD/ TK Muslimat Hidayatullah Kampus Utama. Di antara protokol yang diterapkan yaitu setiap peserta yang akan datang ke arena acara, wajib […]

  • Bunda, Yuk Tetap Tenang Menghadapi si Kecil yang Tantrum

    Bunda, Yuk Tetap Tenang Menghadapi si Kecil yang Tantrum

    • calendar_month Sabtu, 24 Mar 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Evie Hidayati* PADA anak usia prasekolah, terkadang anak sering berteriak–teriak, meraung, menangis, menjatuhkan badan ke lantai, bahkan memukul benda-benda yang ada di sekitarnya. Kejadian itu disebut “temper tantrum” pada anak yang sering dialami oleh anak usia 15 bulan hingga 4 tahun yaitu dimana usia anak prasekolah. Biasanya, di usia ini sebagain ibunda kerap kali […]

  • Perkuat Kompetensi SDM, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Knowledge Sharing dan Coaching

    Perkuat Kompetensi SDM, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Knowledge Sharing dan Coaching

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menggelar kegiatan Knowledge Sharing dan Coaching di Kantor PP Mushida pada 30 Juni 2026/15 Muharram 1448 H. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Nikmatul Afiyah dan diikuti oleh jajaran pengurus harian PP Mushida sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas kepemimpinan organisasi. Dalam arahannya, Ketua Umum PP Muslimat […]

expand_less