Mushida Sumatera Utara Semarakkan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia Melalui Kegiatan Sosial

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara bersama Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (PD Mushida) Medan dan Deli Serdang turut menyemarakkan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia (HSJD) 2026 melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan di dua lokasi dan waktu yang berbeda.
Meskipun pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tempat dan tanggal yang berbeda, semangat yang dibawa tetap sama, yaitu menumbuhkan kepedulian, mempererat ukhuwah, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap nilai-nilai kemuliaan dan kehormatan perempuan melalui momentum Hari Solidaritas Jilbab Dunia.
Kegiatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia oleh PD Muslimat Hidayatullah Medan dilaksanakan pada 4 September 2026 di kawasan Medan Polonia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Muslimat Hidayatullah dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. Kehadiran para pengurus dan peserta turut memberikan warna positif dalam pelaksanaan kegiatan.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan tersebut. Interaksi dan keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan sosial yang membawa pesan kepedulian dan solidaritas mendapatkan sambutan yang baik.
Sementara itu, PD Muslimat Hidayatullah Deli Serdang melaksanakan kegiatan Hari Solidaritas Jilbab Dunia pada 26 September 2026, bertempat di Lapangan Desa Bandar Labuhan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Masyarakat turut menyambut kegiatan sosial tersebut dengan antusias, sehingga momentum HSJD tidak hanya menjadi kegiatan internal organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan kepedulian bersama masyarakat.
Pelaksanaan di Desa Bandar Labuhan menjadi bagian dari ikhtiar Muslimat Hidayatullah Deli Serdang untuk terus menghadirkan kegiatan yang memiliki manfaat sosial serta membangun kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Pelaksanaan HSJD di Medan Polonia dan Desa Bandar Labuhan memang berlangsung pada waktu dan tempat yang berbeda. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menghidupkan semangat solidaritas, kepedulian sosial, ukhuwah, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat yang terlihat dalam kedua kegiatan tersebut menjadi salah satu tanda bahwa program sosial yang dilakukan secara langsung dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara Muslimat Hidayatullah dengan masyarakat.
Bagi PW Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara, bersama PD Mushida Medan dan Deli Serdang, momentum Hari Solidaritas Jilbab Dunia menjadi pengingat bahwa gerakan perempuan tidak hanya hadir dalam ruang internal organisasi, tetapi juga dapat mengambil peran dalam memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan HSJD 2026 ini, Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
- person
- Penulis: Miftahul Husna

Saat ini belum ada komentar