light_mode
light_mode

PW Mushida Kaltim Lakukan Safari Silaturrahim ke Kuaro Sekaligus Hadiri Marhalah Uula

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUARO – Pengurus Wilayah Mushida Kaltim baru saja menuntaskan tugas dakwah ke Kuaro, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia.

Dengan perjalanan yang lumayan mendebarkan bagi teman seperjalanan yang mengaku baru kali ini menyeberang lautan dengan menggunakan speedboat yang karena begitu lajunya hanya menempuh waktu 15 menit yang biasanya ditempuh hingga 30 menit dari pelabuhan Balikpapan.

“Rasanya belum sempat saya bernafas sangking tegangnya tau-tau sudah sampai,” kata Ustadzah Maftuhah, salah satu instruktur mengungkapkan.

Rombongan PW Mushida Kaltim ini dalam rangka menghadiri acara Marhalah Uula yang digelar Pengurus Ranting Muslimat Hidayatullah Kuaro.

Marhalah Uula ini digelar karena melihat beberapa kader baru yang butuh spirit Sistematika Wahyu, dan wawasan spirit kelembagaan pada tanggal 23-24 September 2017.

Dengan Jumlah peserta 23 orang yang berasal dari Penajam Paser Utara, Kuaro dan Batu Kajang, acara dibuka oleh Ketua DPD Hidayatullah Kuaro Ustadz Musoddiq.

Beliau menyampaikan beberapa poin motivasi diantaranya bagaimana kita belajar sakit dalam memperjuangkan Islam dari potret keluarga Yasir yang mengalami penyiksaan, dari Bilal seorang budak yang tetap teguh meski di siksa, Khadijah sang istri tercinta Rasulullah saw, yang tersibghah dengan wahyu rela menanggalkan semua hartanya demi agama.

Beliau juga mengungkapkan rasa bahagianya dengan datangnya beberapa ibu-ibu pembimbing yang menaruh perhatian dengan kedatangan beliau-beliau dan juga menghadirkan spirit bagi teman-teman di daerah.

Beliau melanjutkan, jika kita sampai saat ini merasakan nikmatnya berlembaga itu sebab kesabaran dan keikhlasan para orangtua kita yang mengawali berdirinya Pesantren Hidayatullah.

“Kalau beliau-beliau ini tidak sabar dan ikhlas maka selesailah sudah pesantren ini dari awal,” katanya.

Ada 4 Instruktur yang mendapat SK dari PP Mushida untuk terjun dalam kegiatan ini diantaranya: Bapak Ustadz Anwari Hambali, Ustadzah Maftuhah, Ustadzah Mahdiyah dan Ustadzah Muhalisa.

“Alhamdulillah, kami dapat suntikan luar biasa dan pemahaman yang memuaskan tentang manhaj Sistematika Wahyu dan kami berharap akan ada lagi kegiatan-kegiatan seperti ini untuk lebih mencerahkan kami karena kami selalu butuh pencerahan,” ujar salah satu peserta ketika menyampaikan pesan dan kesannya.

Yang pastinya semoga kegiatan ini menambah keimanan dan kecintaan kita pada Rabb yang Maha Agung. (PW Mushida Kaltim)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan yang Tepat Ialah yang Mengantar Pada Pencapaian Visi Organisasi

    Perubahan yang Tepat Ialah yang Mengantar Pada Pencapaian Visi Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Seorang pemimpin harus bersikap visioner dan melihat jauh ke depan. Ia harus melihat dan mendengar dari berbagai sisi, tidak boleh mendengar dari satu sisi saja.  Hal ini dikatakan oleh Direktur Hidayatullah Institute, Ust. Muzakkir Usman, M.Ed., dalam Training Leadership pada rangkaian acara Rakernas Muslimat Hidayatullah pada Sabtu, 27/03/2021 yang digelar secara virtual dengan pusat kegiatan […]

  • Teman Sejati, Kini Ia Bahagia Menghadap Ilahi Rabbi

    Teman Sejati, Kini Ia Bahagia Menghadap Ilahi Rabbi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Kabar wafatnya begitu menghentakkan jiwa dan hati kami. Beberapa pengurus senior pusat mengatakan bahwa sebelum hari beliau wafat, beliau masih menjawab sapaan kami yang dikirim di grup WhatsApp. 

  • Gelar Rakernas, Muslimat Hidayatullah Optimalkan Peran Dakwah

    Gelar Rakernas, Muslimat Hidayatullah Optimalkan Peran Dakwah

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Organisasi wanita Islam nasional Muslimat Hidayatullah (Mushida) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar di Kota Depok, Jawa Barat, 8-10 April 2016 mendatang. Rakernas Muslimat Hidayatullah tahun 2016 kali ini mengusung tema “Optimalisasi Kerja Dakwah, Sukseskan Program Membangun Peradaban Islam”. Ketua Panitia Pelaksana, Sarah Zakiyah, mengatakan tema yang diangkat tersebut merupakan derivat program […]

  • Tunjukkan Solidaritas, PW Mushida DKI Jakarta Gelar Hari Solidaritas Jilbab Dunia

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Hari Solidaritas Jilbab Dunia yang diperingati setiap tanggal 4 September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di […]

  • Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah yang merupakan organisasi otonom pendukung (orpen) Hidayatullah, menyelenggarakan Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) III Tahun 2019 di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Jawa Timur, yang dibuka pada Selasa (19/3/2019). Pada Rakernas ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Mainstream Tarbiyah Dakwah Muslimat dalam Mendukung Ketahanan Keluarga Indonesia”. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), […]

  • Peran Muslimat dalam Kepemimpinan Keluarga

    Peran Muslimat dalam Kepemimpinan Keluarga

    • calendar_month Senin, 14 Des 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sulastri* BERBICARA tentang wanita sebagai individu dan sebagai istri. Kadangkala peran wanita sering mengalami tumpang tindih karena keduanya pada satu waktu bisa berjalan bersamaan. Dan, kedua hal tersebut, seringkali tidak disadari oleh para wanita. Disinilah letak kehebatan wanita dimana kemampuan generik itu tak dimiliki oleh umumnya lelaki. Maka disinilah dibutuhkan kedewasaan dan kemampuan kaum […]

expand_less