light_mode
light_mode

PW Papua Barat: Mushida Menjadi Wadah Bagi Kader Untuk Tumbuh dan Belajar Bersama

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

mushida.org — Gelombang semangat menuju Musyawarah Nasional (Munas) VI Muslimat Hidayatullah turut dirasakan kuat oleh jajaran PW Mushida Papua Barat. PW Mushida Papua Barat saat ini menaungi PD Manokwari, PD Manokwari Selatan, PD Teluk Bintuni, PD Fakfak, dan PD Kaimana. Kondisi geografis Papua Barat yang luas dan menantang menjadi faktor utama yang memengaruhi ritme komunikasi dan kunjungan ke daerah.

“Mengemban amanah ini bukan hal yang ringan. Kami sadar bahwa tugas ini menuntut integritas, komitmen, dan tanggung jawab yang tinggi. Tantangan internal maupun eksternal, terutama keterbatasan SDM dan jarak wilayah, membuat komunikasi dan silaturahmi antarorganisasi muslimah belum berjalan optimal,” ujar Nadrah AS.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ke daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang belum maksimal dilakukan. “Semangat kami tidak pernah padam. Insya Allah bertahap, maka semua bisa diselesaikan.”

Nadrah AS melihat bahwa Munas Mushida bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum titik balik (transformasi dakwah) bagi Mushida khususnya di Papua Barat.

“Munas VI dimaknai sebagai momentum titik balik (transformasi dakwah) dan penguatan ideologi dakwah serta kontribusi keumatan. Ini bukan sekadar formalitas organisasi, tetapi visi spiritual jangka panjang,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti bahwa konsolidasi ukhuwah kader juga bagian ruhiyah, karena menumbuhkan ikatan spiritual dan semangat bersama dalam dakwah dan pengabdian organisasi. Dalam draft jadwal Munas, tercantum kegiatan qiyamul Lail, yang dinilai menjadi bukti bahwa agenda ruhiyah disiapkan secara serius, bukan sekadar formalitas.

Nadrah AS juga mengingatkan pentingnya kesiapan jasadiyah. “Persiapan fisik sangat penting. Para peserta yang menjadi utusan harus menjaga kesehatan, olahraga, dan memperhatikan pola makan, supaya kuat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Munas di Jakarta,” ujarnya.

Harapan Besar untuk Mushida ke Depan

Menutup penyampaiannya, Nadrah AS menyampaikan harapan agar momentum Munas VI menjadi titik dorong bagi kemajuan organisasi. “Semoga Muslimat Hidayatullah terus maju dan berkembang, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menjadi wadah bagi para kader untuk tumbuh, belajar, dan berkhidmat bersama,” tutupnya.

Dengan semangat ruhiyah dan tekad dakwah yang semakin kuat, PW Mushida Papua Barat siap mengambil bagian dalam Munas VI sebagai wujud komitmen membangun ketahanan keluarga menuju Indonesia yang lebih baik.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Riau Siap Bertransformasi dan Perkuat Jati Diri

    Muslimat Hidayatullah Riau Siap Bertransformasi dan Perkuat Jati Diri

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    DUMAI — Muslimat Hidayatullah Riau menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 16 Mei 2026/ 28 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Dumai, Riau. Rakerwil ini menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi, menyelaraskan arah perjuangan, serta merumuskan program kerja yang adaptif terhadap tantangan zaman. Mengusung semangat penguatan jati diri dan transformasi organisasi, kegiatan ini […]

  • Sederhana Dalam Berbuka

    Sederhana Dalam Berbuka

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Beli es buah, bakso, gorengan, somay, cilok, dan fried chicken. Mungkin itu adalah sederet keinginan ketika kita ditempa rasa haus dan rasa lapar yang sangat, waktu siang hari pada bulan Ramadhan. “Aku nanti mau makan ini, aku mau minum itu, aku mau beli ini itu,” kata-kata itu menjadi rencana dalam benak seseorang ketika dia sedang […]

  • Menjaga Fitrah Anak, Menjadikannya Generasi Rabbani

    Menjaga Fitrah Anak, Menjadikannya Generasi Rabbani

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan pembinaan generasi penerus. Salah satunya ditegaskan oleh Allah dalam Alquran, surat An-Nisa ayat 9. Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang […]

  • Tunjukkan Solidaritas, PW Mushida DKI Jakarta Gelar Hari Solidaritas Jilbab Dunia

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Hari Solidaritas Jilbab Dunia yang diperingati setiap tanggal 4 September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di […]

  • Silaturrahim PW Mushida Kaltim ke Tanah Grogot

    Silaturrahim PW Mushida Kaltim ke Tanah Grogot

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2001
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Begitu ada peluang,langsung dimanfaatkan, begitulah ibaratnya. Ceritanya; setiap kali rapat pengurus PW Kaltim, selalu saja ada rencana kunjungan ke daerah. Masalahnya adalah, banyak pengurus PD yang terlambat memberikan responnya kalau kami menanyakan sesuatu, begitu keluh ketua PW. Ini membuat pengurus PW bingung, apa sebenarnya yang menjadi masalah di daerah. Akhirnya, tak ada jalan […]

  • Seminar Internasional Muslimat Hidayatullah di Jakarta

    Seminar Internasional Muslimat Hidayatullah di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ditulis oleh Zahratun Nahdhah* “PEREMPUAN itu tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, karena paling-paling pekerjaannya tidak jauh-jauh dari kasur, sumur dan dapur” “Perempuan itu tugasnya ya masak, nyuci, beres-beres rumah, ngurus anak dan suami”. Anda sering mendengar celetukan seperti itu? Sama, saya juga. Jika anda termasuk orang yang setuju dengan pendapat usang tersebut, persepsi anda pasti akan […]

expand_less