light_mode
light_mode

Dudung Amadung Abdullah Raih Penghargaan MUI

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Dudung Amadung Abdullah sebagai salah satu dari 10 besar penerima Apresiasi Penegakan Hukum Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada individu dan lembaga yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperjuangkan akses keadilan, khususnya bagi masyarakat dhuafa dan kelompok rentan.

Penghargaan itu diumumkan dalam rangkaian Mudzakarah Hukum Nasional Pra-Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) bertema “Penguatan Misi Keumatan dan Sinergitas MUI dengan Penegak Hukum untuk Advokasi dan Perlindungan Hukum Bagi Kelompok Dhuafa dan Masyarakat Miskin”. Malam penganugerahan berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam daftar resmi yang diterbitkan Komisi Hukum MUI, Dudung Amadung Abdullah menempati peringkat kelima dari 27 penerima apresiasi yang terdiri atas 19 penerima kategori perorangan dan 8 kategori lembaga. Posisi tersebut menempatkannya dalam jajaran 10 besar penerima apresiasi, bersama sejumlah tokoh nasional, praktisi hukum, organisasi bantuan hukum, dan institusi penegak hukum.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hukum, Dr. Ihsan Tanjung, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara independen dengan menggunakan sejumlah indikator yang terukur. Menurutnya, integritas dan kepatuhan terhadap kode etik profesi menjadi indikator dengan bobot penilaian tertinggi, disusul rekam jejak pendampingan kepada masyarakat dhuafa, jejaring antarlembaga, serta kemitraan dengan lembaga amil zakat.

“Dari scoring perorangan itu, yang mendapatkan nilai paling tinggi adalah Bapak Busyro Muqoddas. Semua juri sepakat memberikan nilai tertinggi kepada beliau karena rekam jejaknya,” ujar Ihsan.

Ia menambahkan, proses penilaian melibatkan dewan juri lintas sektor yang berasal dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), BPHN Kementerian Hukum dan HAM, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga perwakilan media nasional seperti TV One, Metro TV, Kompas TV, dan Tempo TV untuk melakukan penelusuran rekam jejak para kandidat.

“Kami melibatkan media massa karena tahu mereka pasti bisa menjejaki rekam jejak orang-orang ini. Kalau kandidat tersebut dianggap bermasalah atau tidak layak, maka otomatis tidak akan diusulkan,” tegasnya.

Menurut Ihsan, apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada para penegak hukum dan pegiat bantuan hukum yang selama ini bekerja secara konsisten memperjuangkan keadilan bagi masyarakat miskin, meski sering kali tidak mendapatkan perhatian publik.

“Ada para penegak hukum yang senantiasa berbuat baik, tetapi mereka tidak terlihat. Mereka tulus membantu masyarakat miskin. Namun karena ada sebagian oknum yang berbuat tidak tepat, kemudian semua penegak hukum ikut dihujat. Padahal sesungguhnya ada hal-hal baik yang perlu kita apresiasi,” katanya.

Meski dilakukan pemeringkatan untuk menentukan penerima dengan skor tertinggi, seluruh 27 penerima tetap memperoleh piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat dhuafa dan kelompok rentan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengusulkan saya sebagai nominator. Terima kasih kepada DPP Hidayatullah yang telah memberikan rekomendasi, jaringan Hidayatullah di seluruh Indonesia, Muslimat Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, LBH Hidayatullah, Muslimat Dewan Dakwah, MUI Papua Barat Daya, IKADI Maluku Utara, STIE Hidayatullah, Cordova Peradaban Mulia Tangerang, Kibar Cendekia Muda Bandung, Ulil Amri Kupang, Mahad Aisyah, Serikat Pekerja Nasional, serta para tokoh dari berbagai daerah di Indonesia yang telah memberikan dukungan,” ujar Dudung.

Masuknya Dudung Amadung Abdullah dalam jajaran 10 besar penerima Apresiasi Penegakan Hukum MUI 2026 menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam bidang advokasi dan penegakan hukum yang berpihak kepada masyarakat. Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara ulama, lembaga hukum, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan hukum bagi kelompok yang membutuhkan.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Gerak Jalan Sehat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jalan sehat olahraga cukup ringan dan mudah, bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja. Semua orang bisa melakukannya setiap hari dan merasakan manfaat kesehatannya. Jalan kaki memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Aktivitas ini mendorong sirkulasi darah sehingga jantung menjadi lebih kuat. Rasulullah bersabda, “Orang beriman yang kuat lebih dicintai Allah, daripada orang beriman yang […]

  • Menjadi Hamba yang Pandai Bersyukur

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Part II Harri Ash Shiddiqie, dalam bukunya yang berjudul “Fanshob, Jangan Hanya Diam”, mengklasifikasi beberapa jenis sikap manusia terkait rasa syukur. Ada yang mengerti ilmu bersyukur dan mau bersyukur. Ada yang mengerti ilmu bersyukur tapi menunda bersyukur. Ada yang faham ilmu bersyukur tapi tidak mau bersyukur. Ada yang tak pernah bersyukur tapi merasa telah banyak […]

  • Khadijah Masa Kini, Solusi Inspirasi Wanita Berani Beraksi

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Pernah menjalankan profesi sebagai asisten rumah tangga bukan berarti tidak bisa menjadi orang  yang hebat. Pekerjaan yang sederhana ini tidak menutup kemungkinan akan mengantarkan jalan kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Erlyanie. Memulai sesuatu tidak apa-apa meski harus jatuh bangun dan gagal, karena kalau kita tidak memulai kita pernah bisa merasakan proses mencapai kesuksesan. Hal tersebut […]

  • Rakerwil Mushida Kalimantan Tengah Satukan Langkah Memperkuat Jati Diri

    Rakerwil Mushida Kalimantan Tengah Satukan Langkah Memperkuat Jati Diri

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA — Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 14-15 Mei 2026 di Kampus Madya Hidayatullah Palangka Raya sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun arah perjuangan ke depan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat jati diri organisasi, serta merumuskan program kerja yang realistis dan bermanfaat bagi umat. Rakerwil […]

  • PAUD Terpadu Hidayatullah Bontang

    PAUD Terpadu Hidayatullah Bontang

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Nama Sekolah: PAUD Terpadu Hidayatullah Alamat :Jl. Imam Bonjol RT 04 Kel. Api-Api Kec. Bontang Utara Kota Bontang Visi :Mewujudkan Pendidikan unggul, generasi qur’ani, cerdas dan berkarakter Misi :🌷 Memberikan pelayanan pendidikan yang unggul dan berkualitas🌷 Mengintegrasikan ketauhidan di setiap pembelajaran dan mengaitkan dengan dalil qur’an🌷 Melaksanakan bina baca Al-Qur’an dengan metode Alhidayah🌷 Mengenalkan dan […]

  • Menguatkan Proses Tahapan Penerapan Syariat pada Anak

    Menguatkan Proses Tahapan Penerapan Syariat pada Anak

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SAAT ini begitu banyak orangtua yang sudah melek syariat. Mereka banyak mendapat kajian itu baik melalui majelis taklim, halakah-halakah, tablig akbar, seminar, bahkan melalui media online semisal youtube yang menyiarkan kajian para dai kondang yang bertebaran di media sosial. Hal ini membuat para orang tua makin sadar betapa pentingnya penerapan syariat ini pada putraputri mereka. […]

expand_less