PW Muslimat Hidayatullah Jawa Barat Perkuat Sinergi dengan Fraksi PAN, Bahas Peluang Program dan Pengawalan Kebijakan
- Uncategorized
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung – Ketua PW Muslimat Hidayatullah Jawa Barat, Yushi Nurul Fatwa, mengikuti rapat koordinasi bersama Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Jumat, 4 September 2026 di Bandung. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh DPW Hidayatullah Jawa Barat dan Pemuda Hidayatullah Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Hidayatullah dengan unsur legislatif, sekaligus membahas berbagai peluang program dan dukungan bagi pengembangan dakwah, pendidikan, sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kelembagaan di Jawa Barat.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Fraksi PAN memiliki 7 anggota dewan yang berada di berbagai komisi, yakni Komisi 1, 2, 3, 4, dan 5. Keberadaan anggota Fraksi PAN di berbagai komisi tersebut menjadi salah satu peluang untuk memperluas komunikasi dan membangun sinergi program sesuai dengan bidang masing-masing.
Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah adanya dukungan dari Fraksi PAN agar Hidayatullah tidak hanya berfokus pada bidang dakwah, pendidikan, dan sosial, tetapi juga mulai mengambil peran lebih aktif dalam ranah politik dan kebijakan publik. Keterlibatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi Hidayatullah dalam memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat melalui ruang-ruang strategis dalam pengambilan kebijakan. Dengan demikian, politik dapat dipandang sebagai salah satu sarana untuk memperluas kemanfaatan dakwah dan perjuangan umat, tentunya dengan tetap menjaga nilai, prinsip, dan jati diri organisasi.
Pertemuan juga membahas sejumlah peluang yang dapat dikawal oleh Fraksi PAN untuk Hidayatullah, di antaranya hibah operasional organisasi kemasyarakatan melalui bidang Kesra, serta berbagai bentuk bantuan untuk pesantren dan yayasan. Peluang tersebut perlu dipahami sesuai dengan mekanisme dan kebijakan yang berlaku pada periode pemerintahan saat ini. Mekanisme bantuan juga dapat berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya, termasuk pada masa pemerintahan Ahmad Heryawan, Ridwan Kamil, maupun Dedi Mulyadi.
Fraksi PAN menyampaikan kesiapan untuk mengawal dan membantu mengkomunikasikan peluang bantuan tersebut, sementara pihak lembaga tetap memiliki tanggung jawab untuk memenuhi seluruh persyaratan dan prosedur yang ditetapkan.
Khusus bagi Mushida Jawa Barat, terdapat peluang untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan dan program yang diselenggarakan oleh dinas yang membidangi pemberdayaan perempuan dan keluarga. Beberapa bidang yang dapat menjadi ruang keterlibatan Mushida antara lain adalah pemberdayaan dan pengembangan UMKM, Pembinaan keluarga, Pelatihan dan peningkatan kapasitas perempuan, program pemberdayaan masyarakat, dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan perempuan dan keluarga.Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan Mushidauntuk memperluas kiprah dan kontribusinya di tengah masyarakat.
Hal yang menjadi perhatian bersama adalah perlunya DPW Hidayatullah Jawa Barat, Mushida Jawa Barat, dan Pemuda Hidayatullah Jawa Barat merapikan serta menyiapkan administrasi lembaga. Kesiapan administrasi menjadi sangat penting karena berbagai peluang bantuan pemerintah saat ini berjalan melalui alur, prosedur, dan sistem yang harus dipenuhi secara lengkap.
Oleh karena itu, masing-masing lembaga perlu memastikan dokumen, legalitas, administrasi organisasi, data lembaga, serta persyaratan lainnya telah tersedia dan diperbarui. Dengan demikian, ketika terdapat peluang bantuan, lembaga dapat segera mengikuti proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses tersebut, anggota dewan berfungsi untuk mengawal dan membantu membuka akses komunikasi terhadap peluang bantuan, sedangkan kelengkapan persyaratan tetap menjadi tanggung jawab lembaga. Apabila persyaratan tidak lengkap, maka proses pengajuan tidak dapat dilanjutkan karena sistem akan melakukan verifikasi berdasarkan kelengkapan dokumen dan persyaratan yang telah ditentukan.
“Rapat koordinasi pada 4 September 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Hidayatullah Jawa Barat, PW Mushida Jawa Barat, dan Fraksi PAN. Ke depan, ketiga unsur Hidayatullah di Jawa Barat tersebut diharapkan semakin siap secara kelembagaan, baik dari sisi program, administrasi, legalitas, maupun sumber daya manusia, sehingga berbagai peluang kerja sama dan program pemerintah dapat diikuti secara optimal,” ujar Yusni Nurul Fatwa, Ketua PW Mushida Jawa Barat.
Sinergi antara dakwah, pendidikan, sosial, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, serta kebijakan publik diharapkan mampu memperluas kontribusi Hidayatullah dalam memberikan kemanfaatan bagi umat dan mmasyarakat khususnya di Jawa Barat.
- person

Saat ini belum ada komentar