Peringati Hari Solidaritas Jilbab Sedunia, Mushida Makassar dan Mushida Palopo Gelar Aksi Dakwah dan Kepedulian Sosial
- Uncategorized
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAKASSAR — Dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Jilbab Sedunia (HSJD), Muslimat Hidayatullah di sejumlah daerah Sulawesi Selatan menggelar berbagai kegiatan yang memadukan dakwah, penguatan identitas muslimah, serta kepedulian sosial, Jum’at, 4 September 2026.
Di Kota Makassar, Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Makassar menyelenggarakan kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Hijrah, BTP Blok AD.
Rangkaian kegiatan diisi dengan seminar dan sosialisasi mengenai makna serta pentingnya mengenakan jilbab bagi perempuan muslimah. Selain memberikan penguatan pemahaman tentang jilbab sebagai bagian dari identitas dan ketaatan seorang muslimah, Mushida Makassar juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum.
Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan.
Masyarakat sekitar Masjid Nurul Hijrah menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Salah seorang peserta, Ibu Rohana, mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Alhamdulillah, bisa periksa tensi dan gula darah tanpa biaya, apalagi dokternya ramah,” ujarnya.
Ketua Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Makassar mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sesama muslimah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran perempuan untuk berjilbab semakin meningkat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” tuturnya.
HSJD Mushida Palopo
Semangat memperingati Hari Solidaritas Jilbab Sedunia juga hadir di Kota Palopo. Muslimat Hidayatullah Palopo menggelar kegiatan berbagi jilbab yang dirangkaikan dengan program Sedekah Jumat atau Semat Hidayatullah Palopo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Lorong Kartini, Jalan Kartini, Kota Palopo, dan pelataran Masjid Agung Kota Palopo.
Di Lorong Kartini, kegiatan menyasar para ibu yang berada di sekitar kawasan tersebut. Sementara di pelataran Masjid Agung Kota Palopo, sasaran kegiatan adalah ibu-ibu pelaku usaha UMKM yang beraktivitas di sekitar masjid serta sejumlah jamaah.
Dalam kegiatan tersebut, Muslimat Hidayatullah Palopo membagikan jilbab, gamis, dan mukena kepada masyarakat. Melalui program Sedekah Jumat, panitia juga membagikan kue-kue yang telah dikemas dalam kotak untuk dinikmati dan dibagikan kepada masyarakat.
Para pengurus Muslimat Hidayatullah Palopo turun langsung menyapa dan berbagi dengan para ibu di kedua lokasi tersebut.
Ketua Muslimat Hidayatullah Palopo, Wardah, mengatakan bahwa peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia menjadi momentum untuk tidak hanya mengajak masyarakat memahami jilbab sebagai bagian dari identitas dan ketaatan seorang muslimah, tetapi juga menghadirkan kepedulian melalui aksi nyata.
“Peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia menjadi momentum bagi Muslimat Hidayatullah Palopo untuk tidak hanya mengajak masyarakat memaknai jilbab sebagai bagian dari identitas dan ketaatan seorang muslimah, tetapi juga menghadirkan kepedulian melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Mushida Palopo ingin terus mendorong para muslimah agar bangga mengenakan jilbab.
“Kami mendukung muslimah untuk bangga berjilbab, karena jilbab bukan pembatas, melainkan jalan menuju ridha Allah,” katanya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Makassar dan Palopo, peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya jilbab, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Mulai dari edukasi, pemeriksaan kesehatan gratis, berbagi jilbab, hingga Sedekah Jumat, Muslimat Hidayatullah berupaya menghadirkan dakwah yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat solidaritas, kepedulian, dan kebanggaan dalam menjaga identitas muslimah, sekaligus memperkuat peran muslimah dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi keluarga, masyarakat, dan umat.
- person

Saat ini belum ada komentar