PP Muslimat Hidayatullah dan PP Muslimat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Siap Berkolaborasi dan Bersinergi
- Silaturrahim Sinergi
- calendar_month 9 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – PP Muslimat Hidayatullah melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (1/10/2026). Agenda tersebut dilakukan untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi dakwah dan program keummatan.
Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., mengungkapkan kebahagiaannya dapat bersilaturahim ke lingkungan Dewan Dakwah. Ia menyebut kunjungan tersebut terasa seperti kembali ke rumah sendiri. “Senang dan bahagia bisa berkunjung ke kantor Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Rasanya seperti pulang ke rumah sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, silaturahim tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi ruang untuk mengenal lebih dekat Muslimat Dewan Dakwah sekaligus memperluas peluang kolaborasi dalam berbagai program keummatan.
Kedatangan PP Muslimat Hidayatullah untuk bersilaturahmi dan saling bertukar informasi mengenai program masing-masing organisasi sehingga terbuka ruang kerja sama yang konkret. “Jalan dakwah ini membutuhkan teman seperjalanan untuk saling menguatkan,” katanya.
Ketua PP Muslimat Dewan Dakwah, Hartini Dg Saido, menyambut hangat kedatangan jajaran PP Muslimat Hidayatullah. Ia melihat terdapat irisan visi-misi dan semangat dakwah yang kuat antara kedua organisasi.
Menurut Hartini, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mengubah kedekatan yang selama ini terjalin dalam berbagai forum menjadi kolaborasi program yang lebih terstruktur.
“Kita sudah sering bertemu dalam berbagai acara. Saya melihat Muslimat Hidayatullah sangat related dengan Muslimat Dewan Dakwah. Silaturahim kali ini bisa menjadi penyatuan dua organisasi untuk mewujudkan program-program yang dapat dikolaborasikan,” ujar Hartini.
Ia menilai kerja sama antar lembaga Muslimat menjadi penting untuk memperluas kontribusi perempuan dalam gerakan dakwah dan penguatan kehidupan umat.
Salah satu hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan membentuk panitia bersama untuk mempersiapkan Multaqa Daiyah, yakni forum pertemuan dai dan dai’yah dari negara-negara Asia Tenggara.
Agenda tersebut sebelumnya telah dicanangkan Muslimat Dewan Dakwah dan diharapkan dapat direalisasikan pada periode kepengurusan saat ini. Multaqa Daiyah diharapkan menjadi ruang perjumpaan, pertukaran pengalaman, penguatan jejaring, serta sinergi gerakan dakwah perempuan di kawasan Asia Tenggara.
Kesepakatan membentuk panitia bersama menjadi langkah awal untuk menerjemahkan semangat silaturahim menjadi kerja kolaboratif yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Silaturahim juga diwarnai tausiyah dan wejangan dari Penasehat Muslimat Dewan Dakwah, Aisyah Asrijah Natsir. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara aktivitas dakwah dan tanggung jawab dalam keluarga.
“Kiprah seorang aktivis perempuan tidak boleh mengabaikan peran dan kewajibannya di dalam rumah tangga. Dukungan keluarga, khususnya keridhaan suami, menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan aktivitas dakwah, terangnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa aktivitas dakwah dan kehidupan keluarga bukan dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan perlu dikelola secara seimbang agar keduanya dapat berjalan beriringan.
Silaturahim Muslimat Dewan Dakwah dan PP Muslimat Hidayatullah ditutup dengan komitmen memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi lebih luas. Dari pertemuan tersebut, kedua organisasi berharap lahir lebih banyak kerja bersama yang memberi dampak nyata bagi umat, sekaligus memperkuat jejaring dakwah perempuan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
- person

Saat ini belum ada komentar