PW Mushida Jawa Tengah Gelar Lailatul Ijtima’, Kuatkan Ruhiyah dan Jati Diri Kader
- Agenda Silaturrahim
- calendar_month 7 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Semarang — PW Muslimat Hidayatullah Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Lailatul Ijtima’, Silaturahim dan Halaqah Gabungan selama dua hari, Sabtu–Ahad, 24–25 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Semarang ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahim, menguatkan ruhiyah, serta menumbuhkan motivasi kader dalam menjalankan dakwah.
Mengusung tema “Merajut Cinta, Merawat Ukhuwah, Menjemput Kemenangan Dakwah”, kegiatan ini diikuti oleh tiga Pengurus Daerah (PD) Mushida, yaitu PD Semarang, PD Grobogan, dan PD Kendal.
Hadir sebagai narasumber, anggota Majelis Murabiyah Wilayah, Sanifah, S.Pd. Beliau menyampaikan materi tentang Jati Diri dan kajian manhaj. Materi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman kader mengenai jati diri dan nilai-nilai dasar organisasi, sehingga mereka memiliki kemantapan serta kepercayaan diri dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendakwahkannya di lingkungan sekitar.
Dalam pemaparannya, Sanifah menegaskan pentingnya keselarasan pemahaman kader dengan nilai-nilai dasar organisasi sebagai landasan transformasi diri dan sosial.
“Kader harus dipastikan memiliki detak jantung dan pemahaman yang selaras dengan nilai dasar organisasi. Dengan demikian, akan terjadi transformasi personal, yaitu terbentuknya karakter khas yang tangguh serta kepercayaan diri yang kuat sebagai kader Hidayatullah. Selain itu, diperlukan transformasi sosial yang salah satu indikatornya adalah lahirnya kepekaan yang tinggi sehingga kader mampu menjadi aktivis Islam sejati,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan ruhiyah melalui pelaksanaan Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH) serta pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Muzzammil.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Untuk menghadirkan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan, kegiatan dilaksanakan dengan metode moving class, baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor).
Lailatul Ijtima’ dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari penguatan ruhiyah melalui pelaksanaan salat wajib dan qiyamul lail berjamaah, pendalaman materi jati diri, hingga aktivitas fisik berupa senam dan berbagai permainan kebersamaan. Perpaduan kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah sekaligus membangun semangat dan kekompakan antarkader.
Salah seorang peserta dari PD Grobogan, Sri Susanti, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Lailatul Ijtima’ menjadi kesempatan berharga untuk bertemu dan berbagi pengalaman dengan saudara seperjuangan dari daerah lain, sekaligus meningkatkan motivasi dalam beribadah dan berdakwah.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan banyak pengalaman dari teman-teman daerah lain sehingga membuat saya semakin bersyukur dan termotivasi untuk menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Lailatul Ijtima’ perdana ini, PW Mushida Jawa Tengah berharap terbangun hubungan persaudaraan yang semakin erat, ruhiyah yang semakin kuat, serta semangat dakwah yang terus bertumbuh. Kegiatan ini diharapkan dapat diselenggarakan secara rutin sebagai sarana merajut cinta, merawat ukhuwah, dan bersama-sama menjemput kemenangan dakwah.
- person

Saat ini belum ada komentar