PD Muslimat Hidayatullah Kota Ternate Perkuat Pemahaman Fiqih Sholat Pada Kegiatan Taklim Jum’at

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ternate – Setiap muslim tentu berharap ibadah yang dikerjakan tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga diterima di sisi Allah. Karena itu, memahami ilmu tentang sholat menjadi hal mendasar yang perlu terus kita pelajari. Semangat inilah yang menjadi dasar kegiatan Taklim Jumat yang diselenggarakan oleh Departemen Dakwah Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Kota Ternate, pada Jum’at (30/10/2026), di Mushollah Pondok Putri Hidayatullah, Kalumata Puncak, Kota Ternate.
Mengangkat tema “Fiqih: Syarat Sahnya Sholat”, kajian ini menghadirkan Ustadz Imam Asyhary, pengajar Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate. Dengan merujuk pada pembahasan kitab fiqih, pemateri menguraikan tiga syarat wajib sholat dan lima syarat sah sholat.
Dalam kajian tersebut, peserta diajak memahami bahwa pelaksanaan sholat harus didasari ilmu, bukan sekadar kebiasaan. Memenuhi ketentuan syariat merupakan bagian penting dalam menyempurnakan ibadah, disertai keikhlasan dan kesungguhan dalam mengharap ridha Allah ‘azza wa jalla.
“Ada tiga syarat wajib sholat yang perlu diketahui setiap muslim. Pertama, Islam, artinya kewajiban sholat berlaku bagi setiap orang yang telah memeluk agama Islam. Kedua, baligh, yaitu telah mencapai usia dewasa menurut ketentuan syariat. Namun, anak-anak yang belum baligh tetap perlu dibiasakan dan dididik untuk melaksanakan sholat sejak dini. Ketiga, berakal, yakni memiliki akal yang sehat sehingga mampu memahami dan menerima ketentuan kewajiban ibadah,” jelasnya.
Selain syarat wajib, Ustadz Imam Asyhary juga menjelaskan lima syarat sah sholat yang harus diperhatikan agar pelaksanaan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat, yaitu suci dari hadats, suci badan, pakaian, dari tempat dari najis, menutup aurat, telah masuk waktu sholat, dan menghadap kiblat.
Kegiatan ini dihadiri Ketua MMW Mushida Maluku Utara beserta jajarannya, Pengurus Wilayah Mushida Maluku Utara, Pengurus Daerah Mushida Kota Ternate, para pengasuh santri putri, serta santri putri tingkat SMP dan Madrasah Aliyah Ulul Albaab. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi momentum belajar bersama sekaligus mempererat silaturahmi antargenerasi.
Melalui Taklim Jumat ini, Ketua Departemen Dakwah PD Muslimat Hidayatullah Kota Ternate berharap tumbuh kesadaran bahwa memperbaiki ibadah harus dimulai dengan memperbaiki pemahaman terhadap ilmunya. Sebab, setiap muslim tidak hanya dituntut untuk rajin beribadah, tetapi juga berupaya melaksanakannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan mengharapkan penerimaan amal dari Allah ‘azza wa jalla.
Bukan sekadar memperbanyak amal, tetapi juga memastikan ibadah dilakukan dengan ilmu, ikhlas, dan sesuai tuntunan syariat.
- person
- Penulis: Lellyanarf

Saat ini belum ada komentar