light_mode
light_mode

Membangun Karakter Anak dengan Berkisah Melalui Sirah Nabawiyah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ACEH – Dari segi terminologi, berkisah adalah berita-berita mengenai permasalahan dalam masa-masa yang saling berkait dan terjadi secara berturut-turut.

Sedangkan berkisah dalam Al-Qur’an adalah pemberitaan Al-Qur’an mengenai hal ikhwal ummat yang telah lalu, nubuwat (kenabian) yang terdahulu dan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, seperti yg disebut dalam firman Allah surat Yusuf ayat 111. 
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang berakal” (QS. Yusuf: 111). 
Dalam hal ini kegiatan berkisah merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh seorang pencerita kepada pendengar (audience) dengan menggunakan gaya, gerak dan mimik yang bermacam-macam, ditambah lagi dengan alunan dan intonasi suara yang berbeda-beda, sehingga pendengar menjadi takjub dan terpesona mendengarnya.

Begitulah kegiatan yang sering dilakukan oleh Pak Ari Prabowo atau yang akrab dipanggil dengan sebutan kak Ari di setiap event yang diselenggarakannya di berbagai daerah, termasuk di Aceh. 
Kehadiran kak Ari di Banda Aceh pad 17 Februari 2020/23 Jumadil Akhir 1441 H di Kampus Putri Hidayatullah Lhoknga, Aceh Besar, merupakan serangkaian kegiatan acara, mulai dengan seminar, workshop dan pelatihan tentang berkisah melalui Sirah Nabawiyah. 
Melalui event tersebut, kak Ari mendorong para pendidik, guru TK/PAUD, SD, ustadz/ustadzah pada umumnya dan kepada orang tua khususnya, untuk dapat mendidik anak atau generasi penerus dengan berkisah melalui kisah kisah yang telah tertulis dalam Al-Qur’an. Karena banyak sekali surat surat atau ayat Al-Qur’an yang menceritakan tentang kisah para nabi, para sahabat, tokoh tokoh Islam dan lainnya. 
Namun dalam hal ini, tentunya kita semua mengetahui bahwa tidak semua Nabi dan Rasul itu disebutkan kisahnya di dalam Al Qur’an. Nabi dan Rasul yang disebutkan dalam Al Qur’an hanyalah 25 orang, dimulai dari Nabi Adam As sampai dengan Nabi Muhammad SAW. 
Kemudian dari 25 orang ini, secara garis besar dilihat dari sisi panjang atau singkatnya kisahnya, dapat dijadikan menjadi tiga kelompok, yaitu:
1. Kisah para Nabi dan Rasul Terdahulu                   
Kisah yang disebutkan dengan panjang lebar, kisah yang masuk dalam kategori ini adalah kisah dari Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Yusuf, Musa dan Harun, Daud dan Sulaiman, serta Isa ‘alaihimu al-salam. Namun diantara yang lainnya, kisah Nabi Yusuf adalah kisah yang paling panjang, karena diceritakan dengan lengkap, mulai dari masa kecilnya sampai menjadi penguasa di mesir dan dapat berkumpul dengan Bapak dan Saudara-saudaranya.
Kisah yang disebutkan dengan sedang, kisah yang masuk dalam kategori ini adalah kisah dari Nabi Hud, Luth, Shaleh, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, Zakariya dan Yahya ‘alaihimu al-salam.
Kisah yang disebutkan dengan sekilas, kisah yang masuk dalam kategori ini adalah kisah dari Nabi Idris, Ilyasa’ dan Ilyas. Sedangkan kisah dari Nabi Muhammad SAW, bisa dikategorikan kedalam bagian yang pertama (diceritakan secara panjang lebar), Karena diceritakan kisah Nabi Muhammad SAW beberapa peristiwa yang terjadi pada zaman beliau, seperti peristiwa yang yang dialami beliau waktu kecil, permulaan dakwah, hijrah, dan beberapa perang yang dialami serta beberapa gambaran kehidupan keluarga beliau.                              
2. Kisah ummat, tokoh, atau pribadi (bukan Nabi) dan peristiwa-peristiwa masa lalu
Tokoh yang pertama kali kisahnya diceritakan dalam Al Qur’an adalah dua orang putra Nabi Adam sendiri yaitu Qabil dan Habil. Al Qur’an menceritakan kisah ketika Qabil membunuh saudaranya sendiri Karena akibat dari sifat dengkinya. Inilah pembunuhan pertama yang terjadi dalam sejarah umat islam. Dan masih banyak lagi kisah-kisah seorang tokoh yang diceritakan dalam Al Qur’an, sebagian dari kisah ini antara lain :
  • Kisah Qarun yang hidup pada zaitun Nabi Musa As
  • Kisah peperangan antara Jalut dan Thalut
  • Kisah tentang Ashabul Kahfi
  • Kisah Raja Dzul Qarnain
  • Kisah kaum Ashabul Ukhdud
  • Kisah Maryam yang diasuh oleh Nabi Zaharanur 
  • Dan beberapa kisah lain yang tidak bisa disebutkan oleh penulis secara lengkap.

3. Kisah-kisah yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW
Beberapa kisah yang terjadi pada masa Nabi Muhammad juga disebutkan dalam Al Qur’an, salah satunya yaitu ketika sebelum Nabi lahir Tentara Bergajah melakukan penyerbuan ke Makkah yang bertujuan untuk menghancurkan Ka’bah, yang dipimpin oleh Raja Abrahah. 
Diceritakan pula kisah Nabi Muhammad waktu kecil dengan statusnya sebagai anak yatim yang miskin dan belum mendapat bimbingan wahyu dengan bahasa yang singkat dan puitis.
Dan juga peristiwa setelah beliau diangat menjadi Rasul, yaitu peristiwa Isra’ dan Mi’raj, hijrah, perang Badar, perang Uhud, perang Ahzab atau perang Khandaq, dan perang Hunain, juga kisah-kisah seputar fathu makkah dan peristiwa lainnya yang juga tidak bisa disebutkan oleh penulis secara lengkap.                
Dengan demikian, kegiatan berkisah menjadi suatu hal yang sangat menarik dan menyenangkan bagi para anak anak, apalagi ditambah dengan intonasi suara dan mimik wajah pencerita yang aneh aneh dan lucu.

Orang tua juga harus bisa berkisah kepada anak-anaknya dengan hati riang dan senang, sambil memberikan pelajaran berharga untuk anak-anaknya. Seorang ayah harus bisa berkisah dgn anak-anaknya dengan mencontoh kisah nabi agar tumbuh jiwa kepatrotiatan dalam pikiran anaknya. 
Seperti kisah nabi Yusuf yang panjang lebar diceritakan dalam Al-Qur’an, meskipun ia dibully oleh orang terdekatnya, ditipu, dimasukkan dalam sumur tua, diperjualbelikan, hidup sebatang kara dan difitnah oleh siti Zulaikha. Namun Yusuf masih memiliki akhlak dan budi pekerti yang santun, tidak dendam dengan orang yang pernah berbuat buruk kepadanya dan tetap mengingat orangtuanya. Hal ini semua adalah hasil didikan orangtuanya yangg bijaksana, yaitu Nabi Ya’kub.
    
Dengan berkisah, maka diharapkan anak-anak dapat mengetahui kisah-kisah para nabi, para sahabat dan juga tokoh tokoh Islam, serta tidak berdongeng tentang kisah-kisah yang tidak jelas sumbernya.*/Ifataliasari, Sekretaris PW Muslimat Hidayatullah Aceh
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarah Nasional: Momentum Kebangkitan Kader

    Musyawarah Nasional: Momentum Kebangkitan Kader

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    mushida.org – Tahun ini menjadi tahun yang istimewa dalam perjalanan panjang gerakan Hidayatullah. Dua perhelatan besar organisasi— 𝗠𝘂𝗻𝗮𝘀 𝗛𝗶𝗱𝗮𝘆𝗮𝘁𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 dan 𝗠𝘂𝗻𝗮𝘀 𝗠𝘂𝘀𝗹𝗶𝗺𝗮𝘁 𝗛𝗶𝗱𝗮𝘆𝗮𝘁𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗩𝗜 —digelar dalam satu rentang waktu, dan keduanya berjalan 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀, 𝘁𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯, 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵 𝗲𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻. Ini bukan sekadar acara rutin lima tahunan. Ini adalah 𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗼𝗿𝗴𝗮𝗻𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗶𝗻𝗶 𝘀𝗲𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸𝗶 𝗯𝗮𝗯𝗮𝗸 […]

  • Penerbangan Terakhir dan Pesan Yang Tersurat

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Pemulangan jenazah almarhum Laendra Rahmat Kartolo tiba di bandara Soekarno-Hatta pada Jum’at (22/10) sekitar pukul 13.10. Jenazah diterbangkan dengan pesawat Etihad bernomor EY474. Ikut dalam kepulangan tersebut, Ustadzah Rita Sahara, istri almarhum, dan Suci Oktaviani, Pengatur Perjalanan Tim Departemen Pendidikan Dasar Menengah DPP Hidayatullah ke Turki. Setelah melalui prosedur pemulangan jenazah dan mendapat hasil PCR […]

  • Memaksimalkan Potensi Muslimah Dalam Berbisnis

    Memaksimalkan Potensi Muslimah Dalam Berbisnis

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Dewasa ini, peran muslimah dalam aspek pemberdayaan ekonomi semakin berkembang, terbukanya ruang-ruang bisnis baik barang dan jasa membuka mata lintas gender untuk bisa mengambil peran menopang ekonomi keluarga tanpa menafikan aspek syariat. Akses keuangan syariah juga mudah dijangkau oleh siapapun termasuk muslimat. Dalam sejarah Islam, sosok yang dapat menjadi uswah dan penyemangat dalam menjalankan bisnis […]

  • Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Depok, mushida.org – Sebagai seorang muslimah di masa kini, kita tidak hanya dituntut untuk berakhlak mulia namun juga cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan akhlak yang baik kita akan memiliki arah hidup yang benar. Dengan kecerdasan finansial, kita akan menjadi muslimah mandiri dan berdaya. Dalam rangka gebyar Munas 6, Keputrian Muslimat Hidayatullah menggelar Seminar Kemandirian Finansial […]

  • Perkuat Kompetensi SDM, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Knowledge Sharing dan Coaching

    Perkuat Kompetensi SDM, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Knowledge Sharing dan Coaching

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menggelar kegiatan Knowledge Sharing dan Coaching di Kantor PP Mushida pada 30 Juni 2026/15 Muharram 1448 H. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Nikmatul Afiyah dan diikuti oleh jajaran pengurus harian PP Mushida sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas kepemimpinan organisasi. Dalam arahannya, Ketua Umum PP Muslimat […]

  • Perkuat Ukhuwah, PP Mushida dan PP Wanita Islam Jalin Silaturahmi

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Perkuat ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah dan PP Wanita Islam jalin silaturahmi pada 5 November 2022/10 Rabiul Akhir 14441 H di Kramat Jati, Jakarta. Ketua PP Wanita Islam Dra. Hj. Marfuah Musthofa M.Pd mengungkapkan rasa syukurnya atas silaturahmi yang terlaksana. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa saat ini Wanita Islam sedang menggiatkan Optimalisasi Digitalisasi Ekonomi […]

expand_less