light_mode
light_mode

Mengisi Energi Ruhiyah, Muslimat Hidayatullah Bontang Selenggarakan Lailatul Ijtima’

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bontang — “Bukan sekadar pindah tidur dan pergi sejenak meninggalkan suami dan anak-anak. Tapi, ini menjadi momentum recharging spirit ruh yang mungkin sudah lama mengering, untuk kembali disegarkan bersama-sama pengurus Mushida.”

Ungkapan tersebut disampaikan oleh pengurus Muslimat Hidayatullah Kota Bontang dalam kegiatan Lailatul Ijtima’, salah satu program kerja Bidang Sekretaris Mushida Kota Bontang yang dilaksanakan di Rumah Qur’an DPC Gunung Sintuk pada Sabtu sore, 15 Agustus – 16 Agustus 2026.

Senada dengan itu, Ustadzah Hijrah yang juga merupakan pengurus Mushida Kota Bontang berkelakar, “Nostalgia jadi santri lagi, sih, ini namanya.”

Suasana layaknya kembali menjadi santri memang terasa dalam kegiatan yang diikuti oleh 18 ummahat pengurus Mushida Kota Bontang tersebut. Seluruh peserta berkumpul dan menginap selama satu malam di Rumah Qur’an DPC Gunung Sintuk.

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana penguatan spiritual pengurus, yang diyakini menjadi salah satu kekuatan fundamental dalam menjalankan amanah keumatan dan dakwah.

Beragam rangkaian ibadah dan penguatan ruhiyah disusun secara terarah. Kegiatan diawali dengan salat berjamaah, wirid berjamaah, tilawah Al-Qur’an, serta sesi penguatan spiritual yang disampaikan oleh Ustadzah Afifah pada sesi pembukaan.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan salat tahajud berjamaah dan tahsin Surah Al-Fatihah pada waktu Subuh. Pagi harinya, kegiatan ditutup dengan Senam Peradaban sebelum peserta sarapan dan kembali ke rumah masing-masing.

Lailatul Ijtima’ kali ini mengusung tema “Meningkatkan Ibadah, Memperkuat Ukhuwah, Menguatkan Dakwah, dan Mengokohkan Organisasi.” Tema tersebut menjadi benang merah dari seluruh rangkaian kegiatan, bahwa kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui kerja-kerja struktural, tetapi juga melalui kekuatan ruhiyah dan eratnya ukhuwah para pengurus.

Menariknya, suasana kegiatan semakin terasa penuh warna ketika terjadi gangguan aliran air di lokasi. Kondisi tersebut mengharuskan para peserta menampung dan mengangkat air bersama-sama. Alih-alih menjadi kendala, situasi tersebut justru menghadirkan pengalaman yang mengingatkan kembali pada kehidupan para santri—sederhana, saling membantu, dan menikmati kebersamaan.

Dalam sesi penguatan spiritual, Ustadzah Afifah juga mengangkat kembali pengamalan GNH sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas hubungan seorang kader dengan Allah SWT. Menurutnya, apabila GNH benar-benar diseriusi dan diamalkan secara konsisten, ia dapat menjadi panduan yang begitu lengkap dalam menata ibadah keseharian.

GNH merangkum berbagai aspek ibadah yang menjadi bagian dari keseharian seorang Muslim. Dari sanalah sumber kekuatan ruhiyah dibangun, sehingga seorang pengurus mampu menjalankan amanah dakwah dan keumatan dengan lebih kokoh.

Lailatul Ijtima’ bukan sekadar agenda menginap bersama. Lebih dari itu, ia menjadi ruang untuk mengisi kembali energi ruhiyah, mempererat ukhuwah, merefleksikan amanah, dan menguatkan tekad untuk terus bergerak dalam dakwah serta pelayanan kepada umat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Sinergi Peran Kepengasuhan Ayah dan Bunda

    Pentingnya Sinergi Peran Kepengasuhan Ayah dan Bunda

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    ANAK harus dekat dengan ayah, juga ibunya. Jika memungkinkan porsi kedekatan dengan ayah dan ibunya harus sama. Kedekatan yang menciptakan anak-anak kita agar jauh lebih dekat dengan Rabb-Nya. Ketika suami sedang emosi tinggi kepada anaknya, seorang ibu seharusnya menjadi tempat berlabuh anaknya ketika si anak sedang labil juga emosinya. Dan ketika sang ibu sedang emosi […]

  • Menghargai Waktu, Memanfaatkan Setiap Detik yang Berlalu

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    “Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang bathil.” –Ibn Qoyyim Al-Jauziyah-

  • Orientasi Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Orientasi Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah diselenggarakan di Aula Orny Loebis, Kantor DPP Hidayatullah, Cipinang, Jakarta, pada 12 Sya’ban 1447 H / 31 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta dari Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah yang terdiri dari Majelis Penasihat, Majelis Mudzakarah, Majelis Murabbiyah Pusat, dan Pengurus Pusat. Orientasi mengusung tema […]

  • Halaqah Gabungan PW Mushida Sumatera Barat

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PW Mushida Sumatera Barat mengadakan kegiatan halaqoh gabungan bersama santri putri kampus Hidayatullah Mentawai di Pantai Mapadegat. Kegiatan halaqoh dilanjutkan dengan rihlah berlangsung dengan suka cita, yang dilaksanakan hari Ahad, 17 November 2024. Meski cuaca diawal pagi sedikit tidak bersahabat, namun doa-doa dari santri membuat halaqoh dan rihlah alhamdulillah berjalan lancar. Ketua Yayasan Pondok Pesantren […]

  • Traditional Food Day KB-TKIT Mardhatillah Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    KB-TKIT Mardhatillah Balikpapan Alamat: Jl. Sultan Alauddin No. 26 Rt. 01 Kel. Karang Jati Kec. Balikpapan Tengah Visi:  Excellent With Integral Character Misi: Tujuan: Membentuk siswa menjadi insan kamil dengan profil : Kegiatan Traditional Food Day Tanggal 15 September 2023, KB-TKIT Mardhatillah menggelar acara Traditional Food Day yang istimewa dengan peserta yang sangat istimewa, yaitu […]

  • Hijrah? Siapa Takut!

    Hijrah? Siapa Takut!

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Istilah hijrah dalam Al-Qur’an di antaranya: وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ. “dan perbuatan dosa tinggalkanlah,” وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيلًا. “Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.”  فَآمَنَ لَهُ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Maka Luth membenarkan (kenabian)nya. Dan berkatalah Ibrahim: “Sesungguhnya […]

expand_less