light_mode
light_mode

Muslimah Paham Hukum di Era Digital

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam era arus informasi dan teknologi yang masif saat  ini, semua lini masyarakat termasuk para muslimah harus cerdas dan paham akan koridor hukum ketika berkomunikasi khususnya di media sosial. Karena dampak media sosial jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan masalah sosial termasuk hukum.

Sumber Daya Insani PP Muslimat Hidayatullah menginisiasi kegiatan Webinar dengan tema “Muslimah Paham Hukum di Era Digital” pada Sabtu, 15 Januari 2022.

Ust. Dr. Dudung Amadung Abdullah sebagai narasumber pada acara tersebut menyebutkan perlunya advokasi atau membela dan memberi dukungan.

“Tujuan dari advokasi yaitu merubah kebijakan yang tidak adil dan mempertahankan kebijakan yang sudah adil. Bukan hanya digiatkan oleh lawyer, tetapi upaya advokasi juga bisa dilakukan oleh individu dan masyarakat,” ungkapnya.

Upaya advokasi dapat dilakukan dengan komunikasi yang baik, menyiapkan bukti berbasis data serta fakta, memiliki landasan hukum dan kekuatan fisik.

Membahas tentang era digital, tak dapat dipungkiri lagi media sosial saat ini marak digunakan masyarakat.

“Untuk itu, kita bukan hanya harus bisa mengoperasikan media sosial. Namun juga harus mengetahui aturannya sehingga tidak mudah didiskriminalisasi,” imbuh Ketua Departemen Hukum DPP Hidayatullah tersebut.

Menurutnya, era digital membuat arus informasi sangat deras hingga memenuhi ruang publik dan privasi seseorang. Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan informasi, bisnis, dan dakwah. Ketika penggunaan media sosial yang belum diiringi dengan pemahaman teknis mengenai hukum maka akan melahirkan ancaman delik hukum bagi masyarakat.

Demikian juga masyarakat harus memahami tentang UU ITE. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. 

“Dari masifnya arus informasi, kadang membuat masyarakat tidak lagi memperhatikan mana berita yang salah dan mana informasi yang benar yang dapat dipertanggungjawabkan,” lanjut pendiri Kantor Hukum DRDR ini.

Menurut salah satu sumber menyebutkan bahwa lebih dari 70% populasi penduduk Indonesia menggunakan internet.

“Kecanduan media sosial dapat menyebabkan seseorang masuk jerat hukum karena ketidakpahaman atas asas hukum dan aturan yang berlaku,” terang.

Akademisi sekaligus advokat ini juga menegaskan bahwa seorang muslimah memastikan media sosial digunakan untuk kebaikan bukan untuk menghinakan.

“Kita harus selektif dalam mencerna berita dan menghindari adu domba. Media sosial sebagai alat membangun jaringan, agar silaturahim berkembang,” ucapnya.

Untuk itu seseorang harus cerdas bermedsos dengan memahami aturan hukum, berinteraksi dengan etika yang baik, memastikan sumber rujukan yang otoritatif, saring informasi sebelum sharing, memperhatikan saat posting, dan berhati-hati dalam menanggapi informasi.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rantai Kebaikan

    Rantai Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Kicauan burung-burung walet mengangkasa, gelombang ombak pantai Mattirotasi bergulung melambat ke tepian, embusan angin pagi menerpa lembut nan sejuk di wajah. Masih suasana pagi, setelah mengamalkan salah satu nawafil wirid pagi, nada dering telepon seluler bersahut, ternyata dari salah satu tim departemen sosial, mengabarkan bahwa distribusi sedekah Jum’at hari ini sekitar pukul 08.00 WITA. Sebenarnya, […]

  • Muslimat Hidayatullah Hadiri Pembukaan Munas 6 Hidayatullah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah menghadiri Pembukaan Munas 6 Hidayatullah. Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah yang berlangsung di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, pada Selasa (21/10/2025). Dalam sambutannya, Nasaruddin memberi refleksi mengenai makna filosofis dari nama “Hidayatullah” serta pesan moral bagi seluruh warga Hidayatullah agar mampu menjadi pembawa petunjuk bagi umat. […]

  • Halal bi Halal BMIWI: Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dengan Mempererat Silaturahmi

    Halal bi Halal BMIWI: Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dengan Mempererat Silaturahmi

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) menyelenggarakan Halal bi Halal pada 26 Mei 2022/25 Syawal 1443 H dengan tema “Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dengan Mempererat Silaturahmi.” Kegiatan tersebut diadakan secara online dan offline. Muslimat Hidayatullah berkesempatan menghadiri kegiatan secara langsung yang bertempat di Sekretariat BMIWI Gedung Nyi Ageng Serang Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. […]

  • Pengayaan Alumni Daurah Marhalah Wustha, Mushida Perkuat Jati Diri dan Pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah

    Pengayaan Alumni Daurah Marhalah Wustha, Mushida Perkuat Jati Diri dan Pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta — Bidang Rekrutmen, Pembinaan, Anggota, dan Perkaderan (RPAP) Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Pengayaan Alumni Daurah Marhalah Wustha dengan tema pendalaman materi Jati Diri dan Ahlus Sunnah wal Jamaah, Ahad, 23 Agustus 2026/10 Rabiul Awwal 1448 H. Kegiatan ini diikuti oleh 469 anggota Muslimat Hidayatullah, alumni Daurah Marhalah Wustha di berbagai provinsi di Indonesia, […]

  • Kehadiran Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur Bangkitkan Semangat Bangun Keluarga Qur’ani

    Kehadiran Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur Bangkitkan Semangat Bangun Keluarga Qur’ani

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) – Hidayatullah sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang mainstream tarbiyah dan dakwah memiliki akar historis yang kuat dalam membangun masyarakat berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Mushida, Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., pada pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur pada Jumat, 1 Mei 2026/13 […]

  • Pentingnya Sinergi Peran Kepengasuhan Ayah dan Bunda

    Pentingnya Sinergi Peran Kepengasuhan Ayah dan Bunda

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    ANAK harus dekat dengan ayah, juga ibunya. Jika memungkinkan porsi kedekatan dengan ayah dan ibunya harus sama. Kedekatan yang menciptakan anak-anak kita agar jauh lebih dekat dengan Rabb-Nya. Ketika suami sedang emosi tinggi kepada anaknya, seorang ibu seharusnya menjadi tempat berlabuh anaknya ketika si anak sedang labil juga emosinya. Dan ketika sang ibu sedang emosi […]

expand_less