Pada Rangkaian Rakernas 2026, Muslimat Hidayatullah Meluncurkan Mushida Halal Centre

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Jakarta, Mushida.org) – Muslimat Hidayatullah meluncurkan Mushida Halal Centre dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026/19 Syawal 1447 H.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPH Hidayatullah, Muhammad Faisal, S.S., S.H., M.H., yang memberikan sosialisasi mengenai arah penguatan ekosistem produk halal di Indonesia. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan infrastruktur ekonomi umat yang berlandaskan prinsip kepatuhan syariat serta standar profesional dalam pengelolaan industri halal.
Muhammad Faisal menyampaikan bahwa pendirian Mushida Halal Centre merupakan langkah strategis dan relevan di tengah perkembangan industri halal yang semakin kompetitif secara global. Ia menegaskan bahwa LPH Hidayatullah berperan dalam mendukung penguatan integritas produk halal melalui mekanisme pemeriksaan dan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“LPH Hidayatullah berkomitmen sepenuhnya mendukung visi Indonesia menjadi pusat industri produk halal dunia,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa LPH Hidayatullah telah ditetapkan sebagai Lembaga Pemeriksa Halal Utama dengan akreditasi resmi dari otoritas terkait. Status tersebut menjadi landasan dalam menjalankan fungsi pemeriksaan halal terhadap berbagai produk yang beredar di masyarakat.
Lebih lanjut, Faisal menekankan pentingnya peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga, khususnya melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam kerja sama ini, LPH Hidayatullah akan memberikan layanan pemeriksaan halal secara profesional guna mendukung kepastian hukum bagi konsumen sekaligus memastikan produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan syariat.
Ruang lingkup layanan LPH Hidayatullah mencakup pemeriksaan dan pengujian kehalalan berbagai jenis produk, mulai dari makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik, hingga produk kimia, biologi, rekayasa genetik, serta berbagai barang gunaan lainnya.
Saat ini, LPH Hidayatullah menempati peringkat kedua secara nasional dalam layanan pemeriksaan halal. Capaian tersebut menjadi dasar bagi lembaga ini untuk terus memperluas jaringan kerja sama serta meningkatkan kualitas layanan, baik dalam audit lapangan maupun pengujian laboratorium.

Peluncuran Mushida Halal Centre semakin diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama LPH Hidayatullah pada Kamis, 9 April 2026/21 Syawal 1447 H.
Ketua Departemen Ekonomi PP Mushida, Ina Sriwahyuni, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha di lingkungan Mushida untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memenuhi standar halal yang dibutuhkan konsumen.
“Melalui kerja sama ini, diharapkan pelaku usaha yang tergabung dalam Mushida dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus memenuhi standar halal yang dibutuhkan oleh konsumen,” ujarnya.
Kolaborasi antara Mushida Halal Centre dan LPH Hidayatullah juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem halal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat secara lebih luas.
- person


Saat ini belum ada komentar