light_mode
light_mode

BMOIWI: MPR Harus Peduli Kepentingan Umat Islam

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI), Sabriati Aziz, mendesak lembaga negara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) untuk bisa aktif mengawasi pemerintah dalam segi kebijakan. Terutama beliau menekankan dalam kasus pemblokiran situs media islam belum lama ini.

Sabriati mengatakan pihaknya mengaku prihatin dengan kebijakan pemerintah yang gegabah dalam memblokir situs media Islam yang dilakukan sepihak tanpa melibatkan elemen umat Islam yang sangat berkaitan dengan masalah tersebut.

Padahal faktanya, kata Sabriati, sejumlah situs Islam tersebut tidak terbukti melakukan terorisme atau bersimpati pada masalah terorisme, malah sebaliknya aktif melakukan kontra terorisme.

“Malah menjadi pencerah umat, karena selama ini banyak warga yang belajar melalui website seperti itu,” ujar Sabriati saat menghadiri sosialisasi empat pilar oleh MPR di Gedung Nusantara V, seperti dikutip laman Republika, Rabu (15/4).

BMOIWI aktif menyuarakan kepentingan umat Islam termasuk kepada Wapres RI, Jusuf Kalla, belum lama ini.

Sabriati mengatakan nantinya pemerintah harus lebih teliti dan transparan dalam menilai dan membuat sebuah kebijakan. Salah satu kelemahan dari kasus ini adalah tidak adanya payung hukum yang bisa melindungi media Islam. Sehingga dalam kesempatan sosialisasi 4 pilar tersebut, pihaknya meminta MPR/ DPR aktif mengawal berbagai draft regulasi yang berkaitan langsung dengan umat Islam sebelum benar-benar diputuskan.

Dalam kasus situs Islam, misalnya, kata dia, selama ini media Islam kerap mendapat stigma sebagai pihak yang radikal dan penyebar peperangan. Sabriati meminta MPR selaku wakil rakyat menyampaikan suara mereka dan tetap membawa umat muslim sebagai umat yang berjaya.

“Ini harus kami sampaikan sebab umat Islam merupakan konstituen mayoritas dari berbagai regulasi-regulasi yang diputuskan oleh pemerintah. Dan sebenarnya semangat empat pilar arahnya ke sana yakni untuk kepentingan rakyat,” pungkas ibu yang juga mantan Ketum PP Muslimat Hidayatullah ini.

Sebanyak 32 organisasi massa Islam wanita yang tergabung dalam Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu 15 April 2015. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara (narasumber) dalam sosialisasi ini. BMOIWI sendiri merupakan federasi dari 32 organisasi Islam wanita yang didirikan pada 12 Juli 1967.* (ain/cha)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil TK As-Sakinah Kuaro

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Nama sekolah : TK As-Sakinah KuaroAlamat sekolah : Jl. Jendral Ahmad Yani RT. 08, Kelurahan Kuaro Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser Kalimantan Timur, 76281 VISI :“Excellent With Qur’an“ Misi :Mengacu pada visi sekolah di atas, maka misi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :a. Mewujudkan peserta didik yang memiliki Pemahaman Aqidah sesuai dengan Al-Qur’anb. Mewujudkan peserta […]

  • Kajian Peradaban: Tips Menggapai Ketenangan Jiwa

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah, Korps Mubaligh Hidayatullah (KMH) bersama Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerja sama dengan Muslimat Hidayatullah mengadakan Kajian Peradaban bertajuk “Tips Menggapai Ketenangan Jiwa, Keluarga Bahagia Bersama Al-Qur’an”. Acara digelar di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jl. Cipinang Cempedak, Otista, Polonia, Jakarta, Rabu, 17 Rabi’ul Awal 1447 (10/9/2025). Kajian […]

  • Profil TK Al-Amin Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    VisiMenjadikan generasi berakhlakul karimah, cerdas, kreatif, dan mandiri MisiMemberikan pendidikan secara integral dalam seluruh aspek tumbuh kembang anakMeletakkan dasar keislaman dan keimanan dengan ikhtiar menuju insan kamilMengasah dan mengembangkan imajinasi anak untuk menjadikan anak kreatif dan inovatif TujuanMendidik anak-anak muslim sehingga mempunyai dasar-dasar keimanan, ibadah, syariah, akhlak, ilmu, dan keterampilan sebagai bekal menuju terbentuknya insan […]

  • Tebarkan Dakwah, Mushida Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

    Tebarkan Dakwah, Mushida Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Dalam rangka mendukung kerohanian kepada para warga binaannya, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Jakarta menyelenggarakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta dengan Stakeholder Pelayanan Kerohanian. Muslimat Hidayatullah menjadi salah satu dari 23 Stakeholder Pelayanan Kerohanian yang bekerja sama dengan Lembaga tersebut. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilaksanakan pada […]

  • Sepenuh Jiwa Mendidik Dengan Cinta dan Keteladanan

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Sudah menjadi fitrah bahwa siapapun pasti menyukai kelembutan dan sikap simpatik. Hal ini sudah menjadi tabiat manusia, mereka lebih menyenangi sosok-sosok yang penampilannya sejuk nan indah. Cerminan implemenatsi kasih-sayang ini telah dicontohkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ “Barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.” […]

  • Perjalanan Meniti Keikhlasan

    Perjalanan Meniti Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Namaku Hikmah. Sebenarnya salah satu keinginanku adalah bersekolah di sekolah negeri layaknya anak zaman sekarang, hanya saja kedua orang tuaku sangat berkeinginan agar aku sekolah di pesantren saja, itu artinya keinginanku dan keinginan kedua orang tuaku sangat bertolak belakang. “Ummi, Hikmah sekolah di luar saja yah, kan waktu SMP udah mondok, capek kalau mondok lagi.” […]

expand_less