light_mode
light_mode

Rakerwil Mushida Bengkulu Perkuat Konsolidasi dan Transformasi Organisasi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKULU — Muslimat Hidayatullah memiliki posisi strategis sebagai subjek utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Penegasan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Bengkulu yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Hidayatullah Bengkulu pada Kamis (14/5/2026).

Kegiatan ini diikuti 25 peserta dari sejumlah Pengurus Daerah, di antaranya PD Benteng, PD Kepahiang, PD Rejang Lebong, PD Lebong, PD Kota Bengkulu, PD Seluma, PD Putri Hijau, dan PD Mukomuko.

Ketua PW Muslimat Hidayatullah Bengkulu, Kursiah, mengatakan forum tersebut menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan jati diri kader dalam menghadapi dinamika dakwah dan perubahan sosial yang terus berkembang.

Ia menyampaikan bahwa peran muslimah dalam keluarga dan organisasi membutuhkan kesiapan mental, spiritual, dan dukungan keluarga yang kuat.

“Sebagai seorang istri, ibu, dan pendidik bukanlah sesuatu yang mudah. Jika suami ridha, itu merupakan modal yang besar dalam berorganisasi,” ujarnya.

Ia berharap kebersamaan dalam Rakerwil menjadi penguat semangat dakwah dan pengabdian organisasi.

“Mudah-mudahan kebersamaan hari ini bisa membangkitkan semangat dalam menjalankan amanah,” tambahnya.

Transformasi Organisasi

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Arsyis Musyahadah, yang mewakili Ketua Umum, Hani Akbar, menekankan pentingnya transformasi organisasi agar tetap relevan menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan budaya.

“Perubahan sosial, ekonomi, dan budaya menuntut organisasi untuk adaptif. Transformasi bukan sekadar restrukturisasi, tetapi juga reorientasi strategi tarbiyah dan dakwah dalam mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi,” jelasnya.

Menurutnya, Muslimat Hidayatullah memiliki posisi penting dalam pembangunan keluarga, pendidikan, dan masyarakat sehingga organisasi harus memberi ruang yang luas bagi muslimah untuk menjalankan peran kepemimpinan dan dakwah secara mandiri.

“Muslimah memiliki peran sentral dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Transformasi organisasi harus memberi ruang bagi Muslimat Hidayatullah untuk tampil sebagai aktor mandiri dalam mengelola organisasi namun tetap menjaga kultur yang memegang teguh jati diri Hidayatullah,” ungkapnya.

Dalam sesi materi bertajuk Konsolidasi Jati Diri, Ketua DPW Hidayatullah Bengkulu, Ahmad Suhail, mengajak peserta meneladani sirah Nabi dalam menjalankan perjuangan Islam.

“Berislam harus mengikuti siroh Nabi. Sejak awal diturunkannya Surah Al-‘Alaq sudah mengandung semangat pembaharuan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Saat mengalami kesulitan dalam hidup, bacalah Al-Qur’an agar kita bisa berdialog dengan Allah,” katanya.

Menurutnya, penguatan ilmu, akhlak, dan kerendahan hati menjadi fondasi penting dalam menjaga keteguhan perjuangan.

“Jika ingin kokoh, bekali diri dengan ilmu dan akhlak. Jangan sampai kita lupa diri karena nikmat yang diberikan Allah,” pesannya.

Pada sesi penutupan, Bendahara Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Rahmah El-Halimiyah, menyampaikan bahwa Rakerwil merupakan titik awal pelaksanaan program organisasi secara konkret dan berkelanjutan.

“Rakerwil adalah titik awal menuju program kerja yang akan kita laksanakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap program organisasi harus diarahkan untuk membentuk muslimah yang salehah, berdaya, serta menghadirkan dakwah yang menenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW Mushida Jabar Mengadakan Pelatihan Pengurusan Janaiz

    PW Mushida Jabar Mengadakan Pelatihan Pengurusan Janaiz

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jawa Barat, mushida.org) Seorang muslim yang meninggal dunia punya hak yang harus ditunaikan oleh kaum muslimin yang masih hidup sebagai kewajiban kifayah.  Apabila sudah ditunaikan oleh sekelompok orang, maka akan menggugurkan kewajiban bagi yang lain. Kewajiban yang dimaksud adalah kewajiban memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan jenazah (orang yang meninggal). Namun pada kenyataannya, masih banyak dari […]

  • Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah yang merupakan organisasi otonom pendukung (orpen) Hidayatullah, menyelenggarakan Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) III Tahun 2019 di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Jawa Timur, yang dibuka pada Selasa (19/3/2019). Pada Rakernas ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Mainstream Tarbiyah Dakwah Muslimat dalam Mendukung Ketahanan Keluarga Indonesia”. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah DIY–Jawa Tengah Bagian Selatan Perkuat Arah Gerak Organisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah DIY–Jawa Tengah Bagian Selatan Perkuat Arah Gerak Organisasi

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Yogyakarta, mushida.org) — Muslimat Hidayatullah (Mushida) DIY–Jawa Tengah Bagian Selatan sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Jumat–Sabtu, 1–2 Mei 2026/13–14 Dzulqaidah 1447 H, bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh,” kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah gerak organisasi, […]

  • PP Mushida Hadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat

    PP Mushida Hadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    PP Muslimat Hidayatullah diwakili oleh Marsiti (Ketua Bidang Tarbiyah dan Mutiah Najwati (Ketua Departemen Keputrian) menghadiri Silaturahmi dan Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat pada Senin, 14 Juli 2025 di Daima Suites Margonda, Depok. Kegiatan ini diadakan dalam rangka ingin menyelamatkan keberadaan perempuan, dengan adanya fakta terjadinya banyak kekerasan yang dialami oleh banyak perempuan. Sebagaimana Undang […]

  • PW Mushida Sulut Siap Maksimalkan Peran Sebagai Daiyah

    PW Mushida Sulut Siap Maksimalkan Peran Sebagai Daiyah

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    PW Muslimat Hidayatullah Sulawesi Utara mengadakan Musyawarah Wilayah di Tasik Ria Resort Manado pada Sabtu, 13 Februari 2021/01 Rajab 1442 H. Acara tersebut dihadiri oleh Kepada TK/RA Yaa Bunayya, PW Mushida Sulawesi Utara, serta PD (Pengurus Daerah) Mushida se-Sulawesi Utara. Muswil Mushida Sulawesi Utara resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatulah Sulawesi Utara, Samsul Arifin. S.Sos. […]

  • Menjadikan Al Qur’an sebagai Spirit Asas Segala Aktifitas

    Menjadikan Al Qur’an sebagai Spirit Asas Segala Aktifitas

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    AWALI tahun baru Hijriyah dengan mengasaskan al-Qur’an dalam setiap pikiran, perasaan, dan seluruh pekerjaan yang ada. Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Hidayatullah Pusat Balikpapan, Ust Zainuddin Musaddad, dalam kegiatan Silaturahim Muharram,  belum lama ini dan ditulis pada Senin, (24/10/2016). “Dengan motivasi di atas, seluruh kegiatan seorang Muslim bisa terorientasi untuk menghidupkan dan […]

expand_less