light_mode
light_mode

Kokohkan Jati Diri, PP Mushida Selenggarakan Webinar Pengayaan Jati Diri Kader Muslimat Hidayatullah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengayaan Jati Diri merupakan salah satu program Departemen Perkaderan PP Muslimat Hidayatullah, dengan sasaran peserta secara spesifik ialah para kader alumni Daurah Marhalah Wustha.

Sebagaimana yang diketahui, Hidayatullah memiliki enam jati diri yang menjadi khittah, prinsip, identitas dan ciri khas Hidayatullah, yang menjadi rujukan dalam pola gerak, pola tarbiyah dan pola dakwah Hidayatullah selama ini.

Jati diri ini juga yang membedakan Hidayatullah dengan harakah-harakah yang lain. Keenam jati diri ini tentunya harus benar-benar dipahami, dan mewarnai setiap langkah dan gerak laku kader dalam berjuang di lembaga Hidayatullah.

Departemen Perkaderan PP Muslimat Hidayatullah mengadakan Webinar Pengayaan Jati Diri dengan tema “Mengapa Hidayatullah Memilih Sistematika Wahyu sebagai Manhaj Gerakan?” pada Ahad, 2 Februari 2025. Webinar ini dihadiri oleh lebih dari 560 peserta kader Muslimat Hidayatullah di seluruh provinsi Indonesia.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Dr. Nashirul Haq, Lc., M.A dalam materinya menyampaikan bahwa Allah mengutus Rasulullah dengan al-huda dan al-haq. Rasulullah berhasil mengemban risalah yang diamanahkan oleh Allah secara sempurna untuk mewujudkan peradaban Islam. Inilah yang memicu inspirasi pendiri Hidayatullah Ustadz Abdullah Said dalam membawa misi Rasulullah untuk mengembalikan kejayaan Islam.

“Beliau meyakini bahwa tidak cara atau metode yang bisa dilakukan yakni dengan kembali meniti pola yang diterapkan Rasulullah dalam dakwahnya. Semua kaum muslim punya komitmen kembali pada Al- Qur’an dan sunnah. Namun bagaimana mengawali semua itu?” urainya.

Allah berfirman

“Dan Kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Quran itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.” (QS. Al-Israa: 105)

Ustadz Abdullah Said melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap Tafsir Sinar. Sebagaiman firman Allah menyebutkan bahwa ajaran yang benar harus dibawakan dengan cara yang benar pula. Bagaimana metode untuk memperjuangkan Al Qur’an mulai dari mengajarkan sampai mengamalkan.

“Dalam memperjuangkan Islam, harus menggunakan manhaj yang benar, metode, cara dan konsep yang telah dicontohkan Rasulullah. Dengan melatarbelakangi hal tersebut maka lahirlah Sistematika Wahyu yang dimulai dari surah Al-‘Alaq, Al-Qolam, Al-Muzammil, Al-Mudatsir, Al-Fatihah. Penggalan awal surah Sistematika Wahyu mengandung ajaran Islam secara keseluruhan,” ungkapnya.

Allah berfirman

“Al-Qur’an Kami turunkan berangsur-angsur agar engkau (Nabi Muhammad) membacakannya kepada manusia secara perlahan-lahan dan Kami benar-benar menurunkannya secara bertahap.” (QS. Al-Israa: 106)

Inti dari Sistematika Wahyu ialah memperjuangkan dan mengamalkan harus dengan cara yang benar. Sesuai dengan ayat tersebut bahwa Al-Qur’an diturunkan berangsur-angsur dan tahap demi tahap. Hal ini pula yang menginspirasi Ustadz Abdullah Said bahwa cara yang benar adalah mengamalkan Al Qur’an secara bertahap dimulai dari hal yang sangat prinsip.

Kegiatan ini diharapkan menjadi penyegaran bagi kader Muslimat Hidayatullah untuk dapat mengokohkan, menajamkan pemahaman mengenai jati diri Hidayatullah sehingga dapat dengan mudah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tak terasa perjalanan waktu bulan Ramadhan telah sampai pada rentang waktu 10 hari terakhir. Dalam rentang waktu inilah disediakan oleh Allah Ta’ala satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam lailatul qadar. Siapapun yang masih hidup diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan lailatul qadar. Siapapun yang beribadah di dalamnya maka dia mendapatkan […]

  • Muslimah Bekerja, Begini Pandangan Islam

    Muslimah Bekerja, Begini Pandangan Islam

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MERUPAKAN pemandangan yang jamak di era modern ini, seorang wanita bekerja atau berkarier di luar rumah. Bekerja menuntut para wanita meninggalkan rumah dan anak-anak mereka hingga berjam-jam. Pulang larut malam karena bekerja juga bukan hal aneh lagi. Bahkan, tak sedikit wanita bekerja di ‘dunia’ laki-laki. Sebut saja misalnya, menjadi pilot, sopir, atau kernet bus. Di […]

  • Apakah Cantik itu Harus Putih?

    Apakah Cantik itu Harus Putih?

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2008
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    C-A-N-T-I-K. Satu kata yang terdiri dari enam huruf ini, begitu memesona kaum perempuan. Yup, perempuan mana yang tidak ingin disebut cantik? Cantik identik dengan sesuatu yang enak dilihat atau dipandang. Cantik dalam pengertian awam yang kemudian didoktrinisasi kaum kapitalis adalah perempuan yang bertubuh langsing, rambut hitam lurus berkilauan, hidung mancung, bibir seperti delima merekah, mata […]

  • Departemen Perkaderan PP Mushida Selenggarakan Pengayaan Manhaj Seri 2

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Departemen Perkaderan PP Mushida menyelenggarakan Webinar Pengayaan Manhaj Seri 2 dengan tema “Menyempurnakan Tauhid dengan Menjauhi Syirik dan Menguatkan Al-Wala’ dan Bara” pada 28 April 2024. “Menyempurnakan tauhid direaliasikan dengan cara menetapkan tiga macam tauhid, meyakininya, dan mengamalkan konsekuensinya. Tiga macam tauhid yaitu tauhid rubuhiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa sifat.” Hal tersebut disampaikan […]

  • Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat: Perbarui Niat Untuk Konsisten Berkhidmat

    Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat: Perbarui Niat Untuk Konsisten Berkhidmat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Mamuju, mushida.org – Musyawarah Wilayah (Muswil) Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat diikuti oleh 24 peserta, resmi dibuka pada 10 Januari 2026/21 Rajab 1447 H di Hotel Tomborang, Mamuju, Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Ketua PW Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat, Ibu Salbiana, S.Pd.I., menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang untuk saling menguatkan, belajar, dan […]

  • Mushida Jabodebek Gelar Daurah Marhalah Ula

    Mushida Jabodebek Gelar Daurah Marhalah Ula

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Jabodebek menggelar acara pelatihan bina aqidah kekaderan atau daurah Marhalah Ula yang berlangsung selama 3 hari di Kampus Hidayatullah Depok, Jawa Barat, belum lama ini. Acara yang diikuti oleh segenap perwakilan Muslimat Hidayatullah dari daerah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi yang berlangsung penih kekhidmatan yang mendalam dengan […]

expand_less