light_mode
light_mode

Pentingnya Peran Wanita sebagai Tonggak Kokohnya Peradaban

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat Huidayatullah Dr. (Cand) Reny Susilowati, M.Pd mengatakan, pentingnya untuk terus meneguhkan kedudukan dan peran wanita sebagai pilar peradaban sebuah bangsa. 

“Selain sebagai madrasatul ulaa, wanita adalah ‘Imaad al-bilaad,” kata Reny Susilowati, M.Pd sebagai narasumber pertama dalam webinar series 3 bertema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam” pada Sabtu (05/12/2020). Hadir juga sebagai narasumber tokoh perempuan asal negeri Jiran, Dr. Suriani Sudi.

Webinar yang dimoderatori oleh Ani Chaerani, S.Pd.I, narasumber mengungkapkan bahwa wanita adalah pilar yang berfungsi mengokohkan sebuah bangunan. Sebagaimana rumah yang memiliki pilar untuk menguatkan agar tak runtuh, demikian juga seorang wanita. Ia memiliki peran yang besar untuk mengokohkan keluarga.

“Mengapa hadits menyebutkan An-Nisaa’ ‘Imaad al-‘bilaad, bukan Ar-Rijaal ‘Imaad al-Bilaad?,” tanya Pengurus Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) ini di hadapan ribuan audience pada webinar yang disiarkan secara live streaming pada kanal Youtube Hidayatullah ID.

Dia menjelaskan, tentu di balik itu semua ada alasannya. Dalam Islam, dia menerangkan, wanita dipilih untuk mengokohkan keluarga karena dengan kelembutan, kesungguhan, ketekunan dan keikhlasannya, ia mampu menghadirkan surga dan memberi kebahagiaan bagi keluarganya.

“Tugas peradaban menjadi beban seorang muslimah, karena ia bertanggung jawab terhadap kualitas generasi,” tegas anggota Inter Moslem Women’s Union (IMWU) 2013-2015 ini. 

Maka, dia menegaskan, muslimah yang akan mengokohkan pilar-pilar peradaban melalui generasi yang dilahirkan. Kiatnya yaitu menanamkan visi yang lurus terhadap anak, dan memiliki profil yang baik sebagai role model bagi keluarga.

Reny memaparkan bagaimana profil muslimah berdasarkan urutan turunnya wahyu yang menjadi manhaj Hidayatullah pada webinar yang disiarkan melalui TV Pertiwi Malaysia.

Surah pertama yang turun merupakan pengejawantahan terhadap eksistensi Rabb sebagai Sang Pencipta dan Penguasa. Berdasarkan surah Al-‘Alaq ayat 1-5, seorang muslimah harus ber-Iqra’, membaca segala ciptaan-Nya baik fenomena, masalah, atau musibah dengan paradigman iman.

“Membaca segala kekuasaan-Nya dengan bismirabbik. Jika seorang muslimah memiliki cara pandang dan perspektif yang benar, maka anak-anak kita akan memiliki tauhid yang lurus,” tuturnya.

Muslimah harus menjadikan Al-Qur’an sebagai visi dan cita-cita tertinggi. “Output dari seseorang yang menjadikan Al-Qur’an sebagai visi hidupnya ialah akhlak mulia yang ada dalam dirinya. Akhlak yang baik akan menghindarkan seseorang dari perilaku maksiat,” terang Reny dengan mengutip surah Al-Qalam ayat 1-7.

Menjadikan Al-Qur’an sebagai khittah dan cita-cita bukan sesuatu yang mudah. Terlebih iman seseorang yang kadang naik turun. Untuk itu, seorang muslimah membutuhkan bekal ruhani sebagaimana yang termaktub dalam surah Al-Muzammil ayat 1-10. Yaitu sholat malam, tilawah Al-Qur’an dan dzikirullah. 

Dia mengungkapkan, ibadah tersebut akan menjadi nutrisi yang menguatkan diri dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan sholat yang didirikan, sesungguhya seorang hamba telah menginginkan kehidupan akhirat.

Dengan bekal ruhani tersebut, maka seorang muslimah layak menjalankan tugas sebagai khalifah Allah untuk amar ma’ruf nahi mungkar. Peran dakwah dan tarbiyah ini tersirat dalam surah Al-Mudatsir ayat 1-7, imbuhnya.

Sedangkan profil berdasarkan surah Al-Fatihah adalah menjadi muslimah yang siap hidup berjama’ah dan siap dipimpin. Surah Al-Fatihah menyebutkan nama lain atau asmaul husna. 

“Dengan ar-Rahmaan dan ar-Rahiim, maka kita telah mengajarkan cinta dan menyebarkan cahaya dalam keluarga,” pungkasnya.

Demikian profil yang harus dimiliki oleh seorang muslimah dan hal tersebut menjadi bagian penting dalam paradigma hidup.

Sebagai informasi, Muslimat Hidayatullah dan Wanita ISMA telah melakukan penandatangan perjanjian kerjasama di bidang dakwah dan pertukaran informasi. Webinar kali ini merupakan follow up dari kerja sama yang terjalin antara kedua belah pihak.

Untuk diketahui, Muslimat Hidayatullah akan menggelar Musyawarah Nasional V secara virtual. Acara berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Kota Depok, Jawa Barat. Dengan dihadiri 33 peserta sebagai perwakilan tiap Pengurus Wilayah (PW) Mushida yang ada di berbagai provinsi. Webinar series 3 ini merupakan rangkaian acara Munas V Mushida.

Perhelatan akbar lima tahunan itu akan digelar pada 26-27 Desember 2020 dengan mengusung tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam”.*/Arsyis Musyahadah

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Departemen Ekonomi PP Mushida Selenggarakan Seminar Halal, Thoyyib, dan Berkah

    Departemen Ekonomi PP Mushida Selenggarakan Seminar Halal, Thoyyib, dan Berkah

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Departemen Ekonomi PP Muslimat Hidayatullah mempersembahkan “Seminar Halal, Thoyyib, dan Berkah” pada 06/08/2022 di Gedung Dakwah, Cipinang, Jakarta. Seminar ini disiarkan melalui kanal YouTube Mushida Official, dihadiri oleh peserta offline dan online yaitu peserta Daurah Murobbiyah Wustha Nasional II, Pengurus PP, PW, PD, dan Umum. Gaya hidup merupakan cara seseorang menjalani hidupnya sehari-hari yang dipengaruhi […]

  • Webinar Pendidikan PP Mushida: Kurikulum Integral Berbasis Tauhid Mampu Mewujudkan Tujuan Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Departemen Pendidikan PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar bertajuk “Kurikulum Integral Berbasis Tauhid dalam Pembelajaran” pada 11 Mei 2024/3 Dzulqa’dah 1445 H. “Kurikulum Integral Berbasis Tauhid adalah kurikulum yang bertujuan mengembangkan seluruh aspek ruhiyah, aqliyah, dan jismiyah dalam rangka membangun manusia menjadi hamba dan khalifah-Nya,” papar Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, sebagai pemateri pada acara […]

  • Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5) GEMETAR tubuh beliau menuruni bukit Tsur. Dekapan kuat malaikat Jibril yang menyerupai manusia masih beliau rasakan. Ayat-ayat suci kalam Allah yang baru diterimanya melalui malaikat Jibril memerintahkannya untuk membaca. Beliau […]

  • Ketika “Cieee” Tak Semata Candaan

    Ketika “Cieee” Tak Semata Candaan

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KATA “cieee” adalah frasa yang sudah terbilang mainstream dan sangat populer di masyarakat saat ini. Kata ini telah familiar dituturkan tidak saja anak muda, mahasiswa, pelajar, aktivis, tetapi juga sering terdengar di sudut-sudut dusun. Entah siapa memulainya, yang jelas kata “cieee” telah menjadi semacam selorohan untuk menggoda, bercanda, usil menjahili, atau sekedar ingin memuji. Namun, terkadang, yang […]

  • Tingkatkan Wawasan Keilmuan dan Spiritual, Muslimat Hidayatullah Adakan Pengayaan Pra Marhalah Ula

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Sebagai lembaga perjuangan dan dakwah, Hidayatullah senantiasa mengambil peran penting dalam upaya mencerahkan umat, ini dibuktikan dengan komitmen Hidayatullah dalam menyiapkan dan melahirkan kader-kader dakwahnya menjadi kader yang tangguh, memiliki integritas, keilmuan yang mumpuni yang sholihin dan mukhlishin fiisabiilillah. Proses pembinaan dan perkaderan yang tersistem dan terstandar merupakan sarana mewujudkan hal tersebut. Oleh karena itu […]

  • Tunjukkan Solidaritas, PW Mushida DKI Jakarta Gelar Hari Solidaritas Jilbab Dunia

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Hari Solidaritas Jilbab Dunia yang diperingati setiap tanggal 4 September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di […]

expand_less