light_mode
light_mode

Kunjungan PP Mushida ke Sulawesi Tengah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palu – Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah melaksanakan kunjungan wilayah ke Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi, Ustadzah Dede Agustina, A.Md. dan Ketua Departemen Keputrian, Ustadzah Mutia Najwati, S.H.I., M.Pd. di Pondok Pesantren Hidayatullah Palu, Sulawesi Tengah.

Ketua PW Mushida Sulawesi Tengah, Ustadzah Khadijah menyambut baik dan merasa bahagia dan terharu dengan adanya momentum berharga ini.

“Kunjungan wilayah ini adalah momentum memperkuat ukhwah dan tekad bersama dalam menunaikan tugas dakwah, teruslah berjuang tanpa keraguan. Kami harap program ini tidak berhenti sampai di sini akan tetapi dapat berkelanjutan,” ungkapnya dalam sambutan yang disampaikan.

Ustadzah Dede Agustina menyampaikan dalam sambutan pembukaan kegiatan ini kepada seluruh pengurus PW, PD dan beberapa undangan, bahwa jangan pernah merasa ditinggalkan Allah karena beberapa kejadian yang membuat hati kita lemah. Setiap kejadian pasti ada campur tangan Allah dari takdir terbaiknya.

“Bahwa skenario Allah adalah merupakan skenario terbaik yang tidak akan membuat kita merugi. Merasa rugi atas takdir Allah hanya dimiliki oleh mereka yang kurang mengimani Allah. Oleh karena itu, berinteraksi dan berkumpul dengan teman teman yang baik akan membuat kita semakin yakin bahwa takdir Allah selalu indah dalam setiap kondisi apapun,” tuturnya.

Pada kesempatan ini pula, Ustadzah Mutiah Najwati memberikan materi Tim Building sebagai penguatan. Ia menyampaikan bahwa dalam kehidupan ini, kerja sama dan kekompakan dalam sebuah tim bukan cuma sekadar strategi duniawi, tapi juga ajaran mulia dalam Islam. Allah dan Rasul-Nya sudah memberikan petunjuk yang jelas tentang hal ini.

Allah berfirman dalam Q.S Ash-Shaff ayat 4

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

“Ayat ini bukan hanya bicara soal perang secara fisik. Tapi juga menggambarkan betapa pentingnya barisan yang rapi, kerja tim yang solid, dan peran setiap orang yang terorganisir. Allah menyukai hamba-Nya yang bekerja bersama, bukan sendiri-sendiri. Seperti bangunan kokoh, yang bisa berdiri kuat karena tiap bata punya posisi dan fungsinya masing-masing, saling menopang,” urainya.

Begitu juga dalam hadits Rasulullah ﷺ

“Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan, di mana satu bagian saling menguatkan bagian lainnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kalau kita renungkan, ini sangat dalam maknanya. Sebuah bangunan tidak bisa kokoh hanya karena satu tiang. Ia butuh fondasi, dinding, atap, dan semua elemen bekerja bersama-sama. Begitu juga kita sebagai umat Islam. Kita bukan pesaing satu sama lain, tapi penopang dan penguat.

“Bayangkan, kalau jari kita tertusuk duri kecil saja, seluruh tubuh ikut merasa tak nyaman. Demikianlah seharusnya hubungan kita dalam tim dan masyarakat. Kalau satu orang sedang kesulitan, kita bukan malah menyalahkan atau menjauh, tapi ikut merasakan dan membantu,” imbuhnya.

Dan yang tak kalah penting, hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa, “Jika ada tiga orang yang keluar dalam perjalanan, hendaknya mereka mengangkat salah satu sebagai pemimpin.” (HR. Abu Dawud)

Ini menunjukkan bahwa dalam tim, harus ada struktur dan kepemimpinan. Bukan karena ingin mengatur-atur, tapi supaya arah kerja jelas dan tidak kacau. Pemimpin bukan berarti paling hebat, tapi dia yang bertanggung jawab menjaga kebersamaan dan mengarahkan langkah tim.

“Islam mengajarkan bahwa kerja tim adalah kekuatan. Tidak ada bangunan kokoh dari satu batu saja. Tidak ada tubuh sehat yang mengabaikan bagian tubuh lain. Dan tidak ada perjalanan sukses tanpa kepemimpinan dan kebersamaan. Mari kita belajar dari ayat dan hadits ini — bahwa kebersamaan, kerja sama, dan saling mendukung bukan sekadar strategi sukses, tapi bagian dari iman dan ketaatan kita kepada Allah dan Rasul-Nya,” tegasnya.

Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan halaqah gabungan yang dihadiri oleh anggota Muslimat Hidayatullah. Empat daerah yang dikunjungi oleh Pengurus Pusat, di antaranya Parigi, Donggala, Pantoloan, dan Huntap Hidayatullah Pengawu.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mushida Ajak Warga Binaan Lapas Untuk Meraih Ampunan di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta- Muslimat Hidayatullah bersinergi dengan Islamic Medical Service (IMS) dan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta mengadakan Tausiah dan Buka Bersama Warga Binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, DKI Jakarta, pada 4 Ramadhan 1443/6 April 2022. Kegiatan diawali dengan pelayanan hapus tato gratis, pemeriksaan kesehatan, dirangkai dengan tausyiah dan buka puasa bersama. Kegiatan […]

  • PP Mushida Selenggarakan Training of Trainer untuk Training Parenting I dan Training Bina Aqidah

    PP Mushida Selenggarakan Training of Trainer untuk Training Parenting I dan Training Bina Aqidah

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Dengan tersebarnya Mushida hampir seluruh daerah di Indonesia, maka Mushida berkewajiban memberikan tarbiyah untuk para ummahat dalam membina rumah tangganya. Mushida memiliki program Training Parenting I sebagai wadah pembinaan rumah tangga dan sekaligus mendukung Visi Mushida yaitu Membangun Keluarga Qurani menuju Peradaban Islam. Oleh karena itu, untuk menunjang program tersebut, maka Mushida melaksanakan program ToT […]

  • Semarak Seminar Mushida “Indonesia Bebas LGBT” di Majene

    Semarak Seminar Mushida “Indonesia Bebas LGBT” di Majene

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (PD Mushida) Kabupaten Majene bekerjasama dengan Komunitas Pecinta Keluarga (KIPIK) dan didukung Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar acara dialog dan seminar membahas masalah parenting untuk ketahanan keluarga yang mengusung tema besar “Kokohkan Keluarga Indonesia Bebas LGBT” di Kabupaten Majene, Ahad (24/04/2016). Dalam sambutannya Ketua penggerak PKK Kabupaten Majene, Dra.Hj Fatmawati […]

  • Pengurus Wilayah Mushida se-Indonesia Resmi Dilantik

    Pengurus Wilayah Mushida se-Indonesia Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah (Mushida) se-Indonesia resmi dilantik. Pelantikan pengurus tingkat wilayah ini dilakukan bertepatan dengan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2016 yang digelar di Kota Depok, Jawa Barat, 8-10 April 2016. Kendati ketua tertunjuk tak semua bisa hadir dalam arena Rakernas Mushida 2016 karena kendala syar’i, pelantikan ini tetap berjalan khidmat penuh […]

  • Musyawarah Nasional: Momentum Kebangkitan Kader

    Musyawarah Nasional: Momentum Kebangkitan Kader

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    mushida.org – Tahun ini menjadi tahun yang istimewa dalam perjalanan panjang gerakan Hidayatullah. Dua perhelatan besar organisasi— 𝗠𝘂𝗻𝗮𝘀 𝗛𝗶𝗱𝗮𝘆𝗮𝘁𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 dan 𝗠𝘂𝗻𝗮𝘀 𝗠𝘂𝘀𝗹𝗶𝗺𝗮𝘁 𝗛𝗶𝗱𝗮𝘆𝗮𝘁𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗩𝗜 —digelar dalam satu rentang waktu, dan keduanya berjalan 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀, 𝘁𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯, 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵 𝗲𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻. Ini bukan sekadar acara rutin lima tahunan. Ini adalah 𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗼𝗿𝗴𝗮𝗻𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗶𝗻𝗶 𝘀𝗲𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸𝗶 𝗯𝗮𝗯𝗮𝗸 […]

  • Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Lampung Meneguhkan Ketaatan dan Pengabdian

    Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Lampung Meneguhkan Ketaatan dan Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Bandar Lampung, mushida.org) — Musyawarah Wilayah (Muswil) Muslimat Hidayatullah Provinsi Lampung digelar pada Kamis, 2 Januari 2026/13 Rajab 1447 H di Pondok Pesantren Hidayatullah Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan kepemimpinan baru Muslimat Hidayatullah Lampung. Muswil dibuka dengan sambutan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Lampung, Ustadz Nur Yahya Asa. Dalam […]

expand_less