light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Jawa Timur Teguhkan Komitmen Bangun Kemandirian Ekonomi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALANG — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Jawa Timur resmi dibuka pada Jumat, 15 Mei 2026 di Kota Batu, Malang. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka konsolidasi organisasi, penyusunan program kerja, serta penguatan arah gerak Muslimat Hidayatullah Jawa Timur ke depan.

Mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh,” Rakerwil dihadiri oleh 120 peserta yang terdiri dari Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah se-Jawa Timur.

Mewakili Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah, Ketua Departemen Ekonomi PP Mushida, Ina Sriwahyuni, S.Pd., menyampaikan bahwa Rakerwil merupakan forum tertinggi di lingkungan Mushida yang memiliki nilai penting dalam melakukan konsolidasi jati diri organisasi.

Menurutnya, jati diri Hidayatullah berakar pada landasan tauhid, risalah kenabian, serta komitmen terhadap amar ma’ruf nahi munkar.

“Sejak awal berdiri, Hidayatullah menekankan pembinaan aqidah dan pendidikan berbasis Al-Qur’an sebagai sarana pembentukan kader. Karena itu, konsolidasi jati diri harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan jati diri menjadi fondasi penting agar organisasi tetap istiqamah dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat di tengah perubahan zaman yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum Rakerwil merupakan momentum yang sangat berharga karena akan menentukan arah dan masa depan Muslimat Hidayatullah Jawa Timur.

Menurutnya, penyusunan program kerja tidak hanya sebatas membuat agenda kegiatan, tetapi harus memperhatikan ketepatan program dan kesesuaian sasaran.

“Program yang disusun harus tepat dan sesuai dengan kebutuhan sasaran agar dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tarbiyah tidak hanya dimaknai sebagai pendidikan formal, tetapi mencakup proses pengkaderan secara menyeluruh dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan perjuangan organisasi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh program kerja dengan mainstream perjuangan Hidayatullah agar arah gerak organisasi lebih fokus, terukur, dan memberikan hasil nyata bagi umat.

Menurutnya, fokus terhadap garis perjuangan organisasi akan memperkuat peran Muslimat Hidayatullah dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, ia juga mengajak seluruh unsur organisasi, mulai dari DPW, PW, hingga PD, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan cita-cita perjuangan bersama.

Pada penutupan acara, Ketua Bidang Pendidikan PP Mushida, Hapseni, S.H.I., menegaskan pentingnya sikap adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kita harus memiliki kemampuan untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, artificial intelligence (AI), dan perubahan global yang terjadi sangat cepat. Hari ini kita hidup di era digital, di mana hampir semua aktivitas sudah menggunakan teknologi,” urainya.

Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pengurus Mushida perlu meningkatkan kemampuan dalam penggunaan teknologi informasi, media digital, dan berbagai platform komunikasi.

“Dakwah hari ini tidak cukup hanya dilakukan di ruang-ruang pertemuan, tetapi juga harus hadir di ruang digital yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda,” imbuhnya.

Mushida harus terus melahirkan cara-cara baru yang lebih efektif dalam dakwah, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan umat.

Inovatif berarti berani membaca perubahan, melihat peluang, dan menciptakan solusi baru tanpa meninggalkan prinsip dasar perjuangan.

Rakerwil ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program yang strategis, terukur, dan berdampak bagi penguatan organisasi Muslimat Hidayatullah Jawa Timur di masa mendatang.

Selain agenda konsolidasi dan presentasi program kerja, rangkaian Rakerwil juga diisi dengan kegiatan kunjungan peserta ke Malang Strudel & Farm di Kota Batu, Malang. Salah satu daya tarik utama di lokasi ini adalah fasilitas Live Kitchen. Melalui fasilitas tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung proses pembuatan berbagai produk Malang Strudel yang dibuat secara segar dan higienis.

Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan dan inspirasi kepada peserta mengenai pengembangan usaha kreatif, manajemen produksi, serta pentingnya inovasi dalam membangun kemandirian ekonomi organisasi dan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman dan motivasi untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di wilayah masing-masing, sehingga semangat kemandirian yang menjadi visi organisasi dapat diwujudkan secara nyata di tengah masyarakat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempuran Pornografi Dalam Perspektif Dari Kota Singa

    Gempuran Pornografi Dalam Perspektif Dari Kota Singa

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Puan Suriati Abdullah, tokoh muslimah dari Singapura menjadi salah satu pembicara di ajang Perwanis 2016 di Malaysia. Beliau berbicara panjang lebar mengenai kondisi pornografi di Singapura, dan bagaimana upaya membentengi keluarga muslim Singapura dari tantangan tersebut. Berikut adalah ulasan dari presentasi beliau. Budaya pornografi atau ‘porn culture’ adalah budaya yang lumrah ditemui di Barat, termasuk […]

  • Bachtiar Nasir Ajak Peserta Silatnas Bangun Keluarga Berkualitas

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) Seminar keluarga yang menjadi salah satu acara di rangkaian acara Silatnas Hidayatullah 2023 ini dilaksanakan di Masjid Ar-Riyadh, Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan pada 25/11/2023 dengan tema, “Ayah Bunda Kompak, Keluarga Berkualitas, Indonesia Maju Beradab” Seminar yang menghadirkan Bachtiar Nasir, Lc., M.M sebagai narasumber ini diikuti oleh lebih dari 3.000 pasangan suami […]

  • Kader Penggerak Roda Organisasi

    Kader Penggerak Roda Organisasi

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Sebuah lembaga atau organisasi yang memiliki kurikulum bagus, program berkualitas, fasilitasnya lengkap, tapi jika tidak memiliki sosok rijaal, maka itu akan sia-sia. Rijaal dalam bahasa arab artinya laki-laki. Maknanya, sosok kader yang merupakan sumber daya manusia yang menjadi penerus sebuah lembaga atau organisasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PP Mushida, Siti Sarah Zakiyah, pada […]

  • Ustadzah Reni Susilowati Narsum Webinar Nasional Parenting

    Ustadzah Reni Susilowati Narsum Webinar Nasional Parenting

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) Ustadzah Dra. Reny Susilowati, M.Pd.I menjadi narasumber dalam acara Webinar Series 02 Pra Munas V Hidayatullah bertajuk “Mengokohkan Jatidiri Keluarga Sebagai Basis Peradaban Islam”, Sabtu (19/09/2020). Webinar ini juga menghadirkan narasumber lainnya yaitu Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) Dr Hj Sabriati Aziz, Ketua Umum […]

  • Mushida Sumatera Selatan Teguhkan Komitmen Aktif dalam Bidang Dakwah dan Sosial

    Mushida Sumatera Selatan Teguhkan Komitmen Aktif dalam Bidang Dakwah dan Sosial

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Sumatera Selatan, mushida.org – Musyawarah memasuki hari kedua pelaksanaan di Baitul Quran Adibatussumayah, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (3/1). Melalui sidang pleno yang berlangsung secara khidmat dan musyawarah mufakat, Muswil menetapkan susunan Dewan Murabiyyah Wilayah (DMW) serta Pengurus Wilayah (PW) Mushida Sumsel untuk masa bakti 2025–2030. Sekitar 25 peserta yang merupakan delegasi Pengurus Daerah (PD) dari Banyuasin, Ogan Ilir, […]

  • Wanita Bahagia Negara Sejahtera, Oleh-oleh dari Konwanis 2018

    Wanita Bahagia Negara Sejahtera, Oleh-oleh dari Konwanis 2018

    • calendar_month Minggu, 2 Sep 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Zahratun Nahdhah* ADA adagium menyatakan, wanita adalah tiang negara. Jika tiangnya kuat, maka kuatlah bangunan negara. Tetapi jika tiangnya rapuh, maka rapuhlah bangunan negara tersebut. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk selalu menjaga wanita sebagai tiang negara. Wanita harus senantiasa bahagia dan dibahagiakan. Karena dengan ibu yang bahagia akan terlahir anak-anak yang bahagia. Dengan […]

expand_less