light_mode
light_mode

Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Hadiri World Peace Forum di Jakarta

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mushida.org – Deklarasi berdirinya Global Forum of Muslim Women (GFMW) menjadi salah satu capaian bersejarah dari perhelatan World Peace Forum (WPF) ke-9 yang diselenggarakan pada 9–11 November 2025 di Jakarta.

Organisasi internasional ini lahir sebagai wadah kolaboratif perempuan Muslim dunia untuk berkontribusi dalam pembangunan peradaban Islam global melalui pemberdayaan, pendidikan, dan kemanusiaan.

Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Dr. Sabriati Aziz, M.Pd., dalam kegiatan World Peace Forum (WPF) ke-9 di Jakarta menggarisbawahi peran perempuan dalam membangun perdamaian global. Ia menegaskan, wasathiyah sejatinya berarti empowering, memberdayakan.

Menurutnya, dunia hari ini tengah dilanda krisis keseimbangan baik secara moral, sosial, maupun spiritual. Dalam situasi seperti ini, peran perempuan Muslim sangat strategis sebagai pihak yang menghadirkan kesejukan dan solusi.

“Wasathiyah dalam Islam adalah menjadi penengah, menghadirkan harmoni dan solusi di tengah perbedaan. Muslimah yang wasathiyah adalah mereka yang bisa diterima oleh semua kalangan, hadir untuk kemaslahatan umat,” jelasnya.

Presidium BMIWI 2018-2023 ini menambahkan, perempuan Muslim yang berjiwa wasathiyah adalah sosok yang membawa rahmat bagi semesta (raḥmatan lil-‘ālamīn). Mereka tidak hanya selamat secara pribadi, tetapi juga membawa keselamatan sosial menghadirkan balancing, harmony, dan tawāzun dalam kehidupan masyarakat global.

Dalam konteks organisasi, ia mendorong agar ormas-ormas Muslimah di Indonesia memperkuat budaya syura (musyawarah), sinergi, dan kolaborasi lintas komunitas. Baginya, sinergi adalah bentuk nyata dari wasathiyah yang hidup, bukan sekedar slogan.

“Muslimat Hidayatullah hadir untuk menjadi pelopor Islam yang diterima semua kalangan. Kita ingin menghadirkan wajah Islam yang damai, inklusif, dan solutif,” tegasnya.

World Peace Forum ke-9 yang digelar di Jakarta mempertemukan tokoh-tokoh lintas agama dan budaya dari berbagai negara. Di antaranya muslimah dari Indonesia, Belanda, Inggris, Paris, Magribi, Mesir, Thailand, Jepang, Rusia, Malaysia.

Di dalam forum tersebut, Sabriati menilai kehadiran Muslimat Hidayatullah menjadi penting sebagai representasi Islam moderat yang aktif membangun peradaban dan perdamaian global.

Forum dua tahunan ini mengusung tema besar “Considering Wasatiyyat and Tionghoa for Collaboration”, yang menggali kontribusi nilai Islam Wasatiyyat dan tradisi pemikiran Tionghoa dalam membangun kehidupan global yang adil dan harmonis.

Penyelenggaraan forum merupakan kolaborasi antara Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) dan Cheng Ho Multi Culture and Education Trust, dan Muhammadiyah.

World Peace Forum ke-9, resmi dibuka di gedung Nusantara V Kompleks Parlemen. Pembukaan itu dilakukan oleh tiga lembaga tertinggi negara. Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi PP Mushida dan Hidayatullah Institute Gelar Training Leadership Muslimat Hidayatullah Se-Indonesia

    Sinergi PP Mushida dan Hidayatullah Institute Gelar Training Leadership Muslimat Hidayatullah Se-Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Daiyah memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarkan ajaran Islam dalam membimbing umat, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks dan tantangan dakwah yang semakin beragam. Dengan meningkatnya peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan, keberadaan daiyah muda yang berwawasan luas, terampil, dan berdedikasi tinggi sangatlah dibutuhkan. Muslimat Hidayatullah merasa terpanggil untuk mendukung […]

  • Penutupan Rakernas Muslimat Hidayatullah Tekankan Kemandirian dan Transformasi Organisasi

    Penutupan Rakernas Muslimat Hidayatullah Tekankan Kemandirian dan Transformasi Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ainuddin Chalik
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Hidayatullah merupakan forum strategis yang memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi. Melalui Rakernas, dilakukan proses sinkronisasi program antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, serta unit-unit pendidikan seperti PAUD Kampus Induk dan Kampus Utama. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesinambungan dan keselarasan gerak organisasi secara nasional. Rakernas Muslimat Hidayatullah […]

  • Bersama Keluarga Qur’ani Tinggikan Martabat Bangsa

    Bersama Keluarga Qur’ani Tinggikan Martabat Bangsa

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PRESS ROOM – Musyawarah Nasional ke-IV Muslimat Hidayatullah mengusung tema “Bersama Keluarga Qur’ani Tinggikan Martabat Bangsa”. Munas ini digelar di Kampus Arrohmah Putri Pesantren Hidayatullah Batu, Kota Malang, Jawa Timur selama 3 hari (7-9/01/2016). Tema tersebut dipilih sekaligus untuk meneguhkan concern gerakan Muslimat Hidayatullah sebagai penopang pembangunan umat menuju bangsa yang bermartabat. Ketua Steering Committee […]

  • Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUNCI menjadi seorang Muslim adalah mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat). Yaitu berucap asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyahadu anna muhammadan rasuulullah. Ketika kalimat tauhid telah dilisankan, setelahnya segala konsekuensi syahadat harus dipenuhi oleh orang beriman.Mulai dari implementasi syahadat yang paling ringan yaitu menyingkirkan gangguan yang menghalangi suatu jalan hingga berperang di jalan agama (jihad […]

  • Tambatan Hati

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tahukah engkau rasanya hidup dalam ruang-ruang kegelisahan? Ketika setiap pikiran yang saling bertentangan berkecamuk dalam kepala. Berusaha untuk saling mengalahkan. Mencari cara untuk saling menggilas, dan melakukan strategi untuk saling menjatuhkan. Maka di sanalah aku, seiring perjalanan dalam menemukan tambatan hati. *** Semilir angin menggerakkan daun-daun bakau dengan anggun. Ombak laut di kejauhan hanya menampakkan […]

  • Berpulangnya Sang Guru, yang Petuahnya Selalu Ditunggu

    Berpulangnya Sang Guru, yang Petuahnya Selalu Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ustadz Asih Subagyo dalam Kenangan Satu bulan yang lalu, 16 November 2024, kami bersama beberapa Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menjenguk di beliau di salah satu ruang Wisma Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Cipinang, Jakarta, saat acara Leadership Training Muslimat Hidayatullah. Sambil berbaring di atas tempat tidur, suaranya terdengar bersemangat menceritakan proses perjalanan beliau saat berobat ke […]

expand_less