Munas VI Muslimat Hidayatullah Teguhkan Peran Muslimah Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, mushida.org – Perkumpulan Muslimat Hidayatullah (Mushida), sebagai organisasi pendukung Ormas Hidayatullah, kembali akan menggelar agenda lima tahunan Musyawarah Nasional (Munas) yang telah diamanahkan dalam Pedoman Dasar Muslimat, khususnya Pasal 31. Tahun ini, Munas memasuki pelaksanaan ke-6 dan menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih serta menetapkan kepengurusan Mushida periode 2026–2030.
Munas VI Mushida mengusung tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.” Tema ini sejalan dengan visi besar Muslimat Hidayatullah, yaitu Membangun Keluarga Qur’ani Menuju Peradaban Islam, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam mengokohkan institusi keluarga.
Dalam pelaksanaannya, Munas VI dirancang untuk mencapai tiga tujuan strategis, yaitu: Transformasi dan konsolidasi ideologi, organisasi, serta wawasan, Evaluasi dan restrukturisasi organisasi, Musyawarah penetapan ketua pengurus pusat Mushida periode mendatang.
Ketahanan Keluarga Menjadi Sorotan
Isu ketahanan keluarga menjadi landasan penting pengambilan tema Munas tahun ini. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat dihadapkan pada berbagai persoalan seperti tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, serta konflik keluarga yang berujung pada ranah hukum.
Mushida menilai bahwa keluarga yang kuat adalah pondasi lahirnya masyarakat dan negara yang tangguh. Ketahanan keluarga menjadi indikator awal bagi terbangunnya bangsa yang maju dan memiliki daya saing. Karena itu, Muslimat Hidayatullah menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat peran muslimah sebagai penjaga nilai, pendidik generasi, sekaligus pilar utama ketahanan keluarga.
Upaya mewujudkan ketahanan keluarga tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama lintas organisasi dan komunitas perempuan yang memiliki visi serupa. Menyadari hal tersebut, Muslimat Hidayatullah menggandeng berbagai organisasi perempuan dalam rangkaian Pra Munas sebagai bentuk sinergi dan dukungan menuju tercapainya tujuan bersama.
Kolaborasi ini diharapkan memperluas jangkauan dakwah dan penguatan peran perempuan di berbagai sektor, sekaligus memperkokoh jaringan kerja antarorganisasi demi kebermanfaatan yang lebih luas.
Munas VI Muslimat Hidayatullah akan diselenggarakan pada 27–29 November 2025. Semoga Munas tahun ini berlangsung dengan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, serta mendapat ridha Allah SWT dalam setiap langkah menuju penguatan organisasi dan ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas.*/Lusia Eksi
- person


Saat ini belum ada komentar