light_mode
light_mode

Mengenal Rasulullah: Kunci Meneladani Manhaj Nabawi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta – Mengenal Rasulullah merupakan langkah awal dalam memahami ajaran Islam secara utuh. Pesan inilah yang disampaikan Ustadzah Amalia Husna Bahar, Anggota Majelis Mudzakarah Muslimat Hidayatullah, saat memberikan pembinaan kepada jajaran Pengurus Daerah Mushida Sangatta, Rabu (9/6).

Dalam pemaparannya, Ustadzah Amalia menegaskan bahwa manhaj Nabawi merupakan metode pendidikan yang Allah SWT tetapkan melalui Rasulullah. Sebelum membimbing umat manusia, Rasulullah terlebih dahulu dididik dan dipersiapkan langsung oleh Allah.

“Memahami Sistematika Wahyu tidak akan sempurna jika kita belum mengenal Rasulullah. Manhaj Nabawi dimulai dari bagaimana Allah mendidik Rasul-Nya sebelum beliau menerima amanah menyampaikan risalah kepada umat,” ungkapnya.

Beliau menjelaskan bahwa sebelum diangkat menjadi Nabi, Rasulullah telah berada dalam penjagaan Allah SWT. Meski belum menerima wahyu, beliau dijauhkan dari berbagai bentuk kemusyrikan dan kebiasaan buruk masyarakat Arab pada masa jahiliah. Akhlaknya yang mulia menjadikan beliau dikenal luas dengan gelar Al-Amīn, sosok yang jujur dan dapat dipercaya.

Dalam kajian tersebut, Ustadzah Amalia juga mengisahkan perjalanan Rasulullah bersama pamannya, Abu Thalib, menuju negeri Syam. Saat rombongan singgah di Busra, seorang pendeta bernama Bahira atau Jarjis melihat tanda-tanda yang tidak biasa pada diri Muhammad muda. Bahira menyaksikan awan yang menaungi perjalanan Rasulullah dan kemudian mengundang seluruh rombongan untuk memastikan firasatnya.

Setelah berbincang dengan Rasulullah dan melihat tanda kenabian di punggung beliau, Bahira semakin yakin bahwa anak tersebut adalah nabi yang telah disebutkan dalam kitab-kitab terdahulu. Ia pun berpesan kepada Abu Thalib agar segera membawa Muhammad kembali ke Makkah demi menjaga keselamatannya.

Ustadzah Amalia juga mengutip salah satu peristiwa yang menunjukkan kesucian fitrah Rasulullah. Ketika seseorang mengawali pembicaraan dengan bersumpah atas nama berhala Lata dan Uzza, Rasulullah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap ucapan tersebut. Peristiwa itu menjadi bukti bahwa Allah telah menjaga beliau dari segala bentuk kesyirikan bahkan sebelum diangkat menjadi nabi.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengaku mencintai Rasulullah, tetapi juga berusaha mengenal kehidupan, perjuangan, dan akhlak beliau melalui kajian sirah Nabawiyah.

“Mengenal Rasulullah akan membuat kita memahami tujuan hidup. Ibarat seseorang yang membawa lentera di tengah kegelapan, semakin dekat kita kepada Rasulullah, semakin jelas jalan yang harus ditempuh. Ketaatan kepada Allah tidak dapat dipisahkan dari ketaatan kepada Rasul-Nya,” tuturnya.

Menurutnya, Rasulullah adalah teladan terbaik yang menunjukkan jalan menuju ridha Allah. Karena itu, harapan untuk mendapatkan syafaat beliau di akhirat harus diiringi dengan kesungguhan dalam mempelajari sirah, mencintai sunnah, dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan ini, Ustadzah Amalia berharap semangat mempelajari sirah Nabawiyah semakin tumbuh di kalangan pengurus Mushida. Dengan mengenal Rasulullah lebih dekat, diharapkan lahir pribadi-pribadi muslimah yang kokoh dalam iman, benar dalam ibadah, dan mampu meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Hasyim: “Biarkan Saja Polwan Berjilbab!”

    KH Hasyim: “Biarkan Saja Polwan Berjilbab!”

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Polemik penggunaan jilbab bagi anggota Polisi Wanita (Polwan), mendapat tanggapan dari mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. Usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Kodam IV Diponegoro di Auditorium Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Selasa (3/12), dia menyatakan pimpinan Polri tak perlu melarang anggotanya yang Muslimah mengenakan seragam dinas berjilbab. […]

  • Webinar Kesehatan dan Kecantikan Keputrian PW Mushida DKI Jakarta: Beauty Inside, Beauty Outside of Muslimah

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta kalian, tapi melihat hati dan amal kalian” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah) Departemen Keputrian Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah DKI Jakarta Alhamdulillah telah sukses melaksanakan kegiatan Webinar Kesehatan dan Kecantikan Keputrian DKI Jakarta yang bertema “Beauty Inside, Beauty Outside of Muslimah” pada hari Ahad, 28 November 2021. […]

  • Kunjungan Pengurus Pusat Mushida ke Sulawesi Barat

    Kunjungan Pengurus Pusat Mushida ke Sulawesi Barat

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menggelar kunjungan wilayah ke Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju, Sulawesi Barat, pada 26 Juli 2025. Kegiatan bertema “Sinergi Organisasi dan Spirit Juang dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah” ini dihadiri peserta dari berbagai jenjang kepengurusan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Kunjungan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah Pusat, Hani Akbar, M.Pd., […]

  • Muslimat Hidayatullah Peserta KUII VII Tahun 2020 di Bangka Belitung

    Muslimat Hidayatullah Peserta KUII VII Tahun 2020 di Bangka Belitung

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BABEL – Organisasi wanita Islam perempuan pendukung Hidayatullah, Muslimat Hidayatullah (Mushida) menjadi peserta aktif Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII Tahun 2020 yang diwakili oleh Ketua Umum Reni Susilawati dan Sekretaris Jenderal Leny Syahnidar Djamil yang digelar di  Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung selama 4 hari  Rabu-Sabtu, 26-29 Februari 2020. […]

  • Semarakkan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia, PW Muslimat Hidayatullah Gorontalo Tebar 1500  Jilbab Gratis

    Semarakkan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia, PW Muslimat Hidayatullah Gorontalo Tebar 1500 Jilbab Gratis

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Gorontalo, mushida.org) Semarakkan Hari Solidaritas Jilbab Internasional Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Gorontalo bersama Lembaga Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZNAS BMH) menebarkan 1.500 jilbab secara gratis kepada kaum Muslimah di Gorontalo, Ahad, 04 September 2023. Kegiatan ini menggandeng Kerukunan Keluarga Muslim Bone (KKMB) Gorontalo, Marinis Hijab Store beserta Fadila Hijab. Setiap tahun, pada tanggal […]

  • Doa, Cinta dan Orientasi

    Doa, Cinta dan Orientasi

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    ILUSTRASIIstri:”Hubbii…pengen tau donk, ada doa khusus yang hubbii panjatkan untukku ga?, boleh tau, apa ya?”Suami:”ada laah…, mo tau banget apa mo tau ajah?”I:”Kasi tau, donk…”S:”Ga usah ah, nanti ge-er”I:”Jangan minta supaya aku tegar diduakan ya, hubbii…”S:”Kalo iya, mang napa?”I:”(cemberut)—— Pernahkah, bertanya pada pasangan, istri atau suami tentang doa yang ia panjatkan pada Allah, khusus untuk […]

expand_less