light_mode
light_mode

PP Muslimat Hidayatullah Kecam Pelarangan Jilbab di Azerbaijan, Desak Perlindungan Terhadap Kebebasan Menjalankan Syariat Islam

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengurus Pusat (PP) Muslimat Hidayatullah mengecam kebijakan Pemerintah Azerbaijan yang berdampak pada pelarangan penggunaan jilbab di lingkungan sekolah negeri. Kebijakan tersebut dinilai mengancam kebebasan beragama, mengabaikan hak asasi manusia, serta membatasi hak para muslimah dalam menjalankan ajaran agamanya. PP Muslimat Hidayatullah mendesak Pemerintah Azerbaijan untuk segera mencabut kebijakan tersebut dan menjamin agar setiap warga negara dapat menjalankan keyakinan agamanya tanpa diskriminasi.

Sebagaimana diberitakan, kebijakan ini berkaitan dengan amandemen peraturan yang disetujui pada September 2026 mengenai penerapan standar berpakaian seragam di sekolah negeri di Azerbaijan, mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah atas. Meskipun ketentuan tersebut tidak secara eksplisit menyebut pelarangan jilbab, penerapannya dilaporkan berdampak pada siswi dan guru perempuan yang mengenakan jilbab. Sejak dimulainya tahun ajaran baru pada September–Oktober 2026, sejumlah siswi dilaporkan menghadapi pembatasan akses ke lingkungan sekolah dan dihadapkan pada pilihan untuk melepas jilbab atau tidak mengikuti kegiatan pendidikan.

PP Muslimat Hidayatullah memandang bahwa kebijakan yang membatasi penggunaan jilbab atas nama penegakan prinsip sekularisme tidak sejalan dengan upaya internasional untuk memerangi islamofobia, menghapus diskriminasi, dan melindungi kebebasan beragama. Negara semestinya hadir sebagai pelindung hak setiap warga negara, termasuk dalam menjamin kebebasan menjalankan ajaran agama yang diyakininya. Prinsip penataan kehidupan bernegara tidak seharusnya menjadi alasan untuk meniadakan ekspresi keyakinan yang merupakan bagian mendasar dari kehidupan beragama seseorang.

Bagi PP Muslimat Hidayatullah, jilbab bukan sekadar persoalan pakaian, melainkan bagian dari identitas, hak asasi, dan kewajiban syar’i seorang Muslimah. Dalam ajaran Islam, kewajiban menutup aurat bagi perempuan Muslim yang telah baligh memiliki landasan dalam Al-Qur’an, antara lain Surah Al-Ahzab ayat 59 dan Surah An-Nur ayat 31. Bagi Muslimah yang meyakini dan menjalankan ajaran tersebut, mengenakan jilbab merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tidak dapat dipandang semata-mata sebagai pilihan fashion atau atribut sosial. Karena itu, kebijakan yang memaksa seorang muslimah melepas jilbab demi memperoleh akses pendidikan merupakan persoalan serius yang mencederai kebebasan beragama dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Sehubungan dengan hal tersebut, PP Muslimat Hidayatullah mendesak Pemerintah Azerbaijan untuk segera mencabut kebijakan yang berdampak pada pelarangan jilbab serta menjamin hak siswi dan guru untuk mengenakan jilbab tanpa diskriminasi maupun pembatasan akses pendidikan. PP Muslimat Hidayatullah juga meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk membuka komunikasi melalui jalur diplomatik dengan Pemerintah Azerbaijan guna mendorong pencabutan kebijakan tersebut dan memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta kebebasan menjalankan ajaran agama. 

Di sisi lain, kasus pelarangan jilbab di Azerbaijan ini menambah panjang daftar kasus serupa yang terjadi, tidak hanya di negara-negara dengan penduduk muslim minoritas, tetapi bahkan juga terjadi di beberapa negara mayoritas muslim. PP Muslimat Hidayatullah memandang sekularisme sebagai bahaya laten dan ancaman serius yang dapat merusak tatanan Islam. Islam pada hakikatnya mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik yang bersifat spiritual maupun sosial-politik (syamil wa kamil). Dalam konteks ini, pelarangan jilbab merupakan salah satu ekses negatif dari paham sekularisme yang cenderung memisahkan agama dari kehidupan publik. Ketika prinsip tersebut diterapkan dengan membatasi simbol-simbol keagamaan di ruang publik, termasuk di lembaga pendidikan dan instansi negara, para muslimah dapat kehilangan kebebasan untuk menjalankan ajaran agamanya. Oleh karena itu, PP Muslimat Hidayatullah mengimbau segenap komponen umat Islam untuk bersama-sama menjaga umat dari penyebaran paham sekularisme yang dapat merusak tatanan kehidupan umat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Munas IV Mushida dan Peradaban Islam

    Munas IV Mushida dan Peradaban Islam

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Dewi Maslikah ADALAH Khadijah binti Khuwailid. Beliau wanita mulia, istri dari manusia paling mulia sejagad raya, yang patut kita jadikan teladan sebagai Muslimah sejati. Khadijah dipilih Allah untuk mendampingi Rasulullah karena berbagai kelebihan yang dimiliki. Kemuliaan nasab dan akhlak, kedermawanan, ilmu dan pengorbanannya. Khadijah adalah wanita terbaik pada masa itu. Khadijah adalah penopang dakwah […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan Teguhkan Peran Strategis Muslimah

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan Teguhkan Peran Strategis Muslimah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Makassar, mushida.org) – Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, pada 1 Mei 2026 di Aula Kampus Utama Hidayatullah Makassar.   Lebih dari sekadar agenda tahunan, Rakerwil ini menjadi awal dari langkah besar dalam memperkuat peran dan kontribusi Muslimat Hidayatullah di […]

  • Training Leadership Talenta Muda Muslimat Hidayatullah Tekankan Pentingnya Membangun Komunikasi Efektif

    Training Leadership Talenta Muda Muslimat Hidayatullah Tekankan Pentingnya Membangun Komunikasi Efektif

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Leadership Training Talenta Muda Muslimat Hidayatullah yang digelar di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Cipinang, Jakarta, ini menghadirkan narasumber pegiat sosial, Yanti Lidiati, Ketua Yayasan PKBM An-Nur, dengan materi pentingnya komunikasi efektif dan networking, pada 17 November 2024/15 Jumadil Ula 1446 H. Sebagai informasi, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) An-Nur Ibun, yang terletak di […]

  • Mabit Muslimat Hidayatullah Kendari: Perkuat Ruhiyah, Pererat Ukhuwah

    Mabit Muslimat Hidayatullah Kendari: Perkuat Ruhiyah, Pererat Ukhuwah

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Kendari – Departemen Perkaderan PD Muslimat Hidayatullah Kendari melaksanakan kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa pada Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026, bertempat di Kampus Hidayatullah Putra Kendari. Kegiatan ini menjadi salah satu program Departemen Perkaderan dalam membangun kekuatan spiritual, mempererat ukhuwah, sekaligus meningkatkan kapasitas dan keterampilan para anggota Mushida. Mabit berlangsung rangkaian kegiatan yang dirancang tidak […]

  • Perkuat Ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad

    Perkuat Ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Perkuat ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah jalin silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad di kantor pusat PB Wanita Al-Irsyad Jl. Kalibata Utara II No. 84 Jakarta pada 20/07/2022. Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga Wulansari, A.Md., menyebutkan bahwa menjalin hubungan baik dengan sesama manusia merupakan salah satu tanda ketakwaan seorang hamba kepada Rabb-Nya.  Sebagai […]

  • Mabit Pengurus Tingkat Pusat Mushida: Menjalin Hati, Menguatkan Sinergi Menuju Keluarga Qur’ani

    Mabit Pengurus Tingkat Pusat Mushida: Menjalin Hati, Menguatkan Sinergi Menuju Keluarga Qur’ani

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Bogor — Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Mabit Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah pada 29–30 Agustus 2026, dengan mengambil tema, “Menjalin Hati, Menguatkan Sinergi Menuju Keluarga Qur’ani.” Kegiatan yang berlangsung di Villa Andreams, Cijeruk, Bogor, ini diikuti oleh 23 pengurus yang terdiri atas Majelis Penasihat, Majelis Mudzakarah, Majelis Murabbiyah Pusat, dan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah. […]

expand_less