Muslimat Hidayatullah Maros, Berbagi Kebaikan dalam Momen HSJD

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Maros, Sulawesi Selatan — Dalam rangka menyemarakkan Hari Jilbab Sedunia (HSJD) yang diperingati setiap 4 September, PD Muslimat Hidayatullah Maros, Sulawesi Selatan, menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Jilbab” pada Sabtu, 13 September 2026.
Kegiatan ini menyasar masyarakat sekitar serta para santri putri di lingkungan Pesantren Darul Hijrah Hidayatullah Maros dan Pondok Darul Hijrah Putri. Sejak pagi, para pengurus Mushida Maros turun langsung menyapa masyarakat di jalanan, pemukiman warga, dan lingkungan pondok untuk membagikan jilbab besar yang syar’i kepada para muslimah.
Suasana hangat dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan tersebut. Bagi sebagian penerima, jilbab yang dibagikan menjadi pengalaman tersendiri, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mendapatkan jilbab besar yang nyaman dan sesuai dengan tuntunan syariat.
Salah seorang penerima, Nuryana Aliah, mengungkapkan rasa bahagianya atas kegiatan tersebut. Ia mengaku senang menerima jilbab yang dibagikan oleh Mushida Maros.
“Sangat senang jika ada kegiatan seperti ini. Saya juga sangat senang menggunakan jilbab besar yang diberikan Muslimat Hidayatullah Maros. Semoga berkah dan pahalanya terus mengalir,” tuturnya.
Ketua Mushida Maros, Ustazah Elpiana, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi jilbab merupakan salah satu bentuk dakwah yang dilakukan melalui aksi nyata. Menurutnya, mengajak kepada kebaikan dapat dilakukan dengan cara yang lembut, santun, dan penuh kasih sayang.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Ke depannya, semoga Mushida Maros selalu bersemangat dan istiqamah dalam menebarkan kebaikan kepada masyarakat sekitar. Jilbab bukan hanya identitas, tetapi juga wujud ketaatan dan kemuliaan seorang muslimah,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Melalui momentum Hari Jilbab Sedunia, Mushida Maros berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menutup aurat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan semangat berbagi di kalangan santri putri.
Semangat berhijab adalah semangat menjaga ketaatan dan kemuliaan diri. Melalui langkah sederhana ini, Mushida Maros berharap semakin banyak muslimah yang terinspirasi untuk mengenakan jilbab sesuai tuntunan syariat dan menjadikan berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
- person

Saat ini belum ada komentar