light_mode
light_mode

Rantai Kebaikan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kicauan burung-burung walet mengangkasa, gelombang ombak pantai Mattirotasi bergulung melambat ke tepian, embusan angin pagi menerpa lembut nan sejuk di wajah.

Masih suasana pagi, setelah mengamalkan salah satu nawafil wirid pagi, nada dering telepon seluler bersahut, ternyata dari salah satu tim departemen sosial, mengabarkan bahwa distribusi sedekah Jum’at hari ini sekitar pukul 08.00 WITA.

Sebenarnya, salah satu permasalahan belum ketemu titik temunya dari kemarin, mengingat beberapa teman sedang ada jadwal mengajar, yang mahir mengendarai roda dua hanya beberapa dan bertepatan sedang adanya amanah yang lain. Sambil memberikan alternatif apabila tidak bisa distribusi kepada masyarakat sekitar, maka upayakan distribusi di sekitar pondok saja yaitu serahkan kepada santri dan para tukang yang sedang bekerja.

Hasil musyawarah satu pekan yang lalu, yaitu berupaya mendistribusikan Sedekah Jum’at (Semat) di pagi hari untuk sarapan bagi saudara sekitar, mereka sudah meninggalkan rumah mencari nafkah,  memungkinkan belum sempat sarapan. Dengan harapan melalui sedekah pagi ini bisa melepas dahaga dan rasa lapar sehingga diberi kekuatan untuk melaksanakan sholat Jum’at bagi yang laki-laki. Kami pun mempersiapkan beberapa kotak nasi kuning, anggaran dari hasil urunan ummahat, rela menyisihkan hartanya untuk lebih bermanfaat antar sesama.

Selang beberapa waktu, masih dalam kegundahan, penanggungjawab distribusi pun menginformasikan, “Alhamdulillah, salah satu pengurus yayasan siap membantu mengantar kita untuk distribusi pagi ini naik mobil, bersiap ya, nanti kami jemput,” terangnya.

Alhamdulillah, setiap niat baik, yakin bahwa Allah Subhana wa Ta’ala akan selalu mengiringinya dengan kemudahan setelah ada perasaan sulit yang dilalui. Janji Allah itu pasti. Melalui momen ini, Allah mentarbiyah kami, bahwa apa yang kami niatkan dan lakukan merupakan wujud dari implementasi iman, mendedikasikan diri menjadi kurir kebaikan, mengantarkan rejeki hamba-Nya kepada orang-orang yang sudah Dia tetapkan bagiannya. Maka Allah yang akan memberikan jalan, dan itu sangat mudah bagi Allah apabila senantiasa mengembalikan pada-Nya segala urusan.

 اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S Al-Insyirah [94] : 6)

Kami pun menyusuri jalan tepian pantai, mengamati yang sangat memungkinkan untuk kami berikan sekotak nasi kuning dengan lauk sederhana. Ada rasa keterpanggilan hati ke mana jalan yang mesti dilalui, hingga bertemu tukang parkir, tukang becak dan sekawanan petugas sampah yang sedang merapikan tumpukan sampah di atas truk di lokasi pembuangan sampah rumah tangga.

Hingga menyusuri titik terakhir di sudut lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, tepat di sekitaran monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun, ke arah barat akan di temui Kantor Pos Indonesia, museum Habibie, dan pelabuhan Nusantara. Tepat di perempatan jalan dekat tiang lampu lalu lintas, berdiri salah seorang bapak di samping becaknya sambil menunggu penumpang. Kami pun menghampiri lalu mengeluarkan kotak beserta air minum dan menyerahkannya, tangannya pun bersambut, menamati raut wajah dan kulit keriputnya tergambarkan bahwa usianya tidak lagi muda, tidak lupa ia meminta satu kotak lagi untuk kawannya sesama tukang becak yang sedang tidak di tempat. Kedua tangannya membawa kotak nasi tersebut yang di atasnya terletak segelas air kemasan, tangan yang mulai gemetar saat mengangkat beban yang sebenarnya tidak cukup berat. Beberapa yang lain pun berdatangan, alhamdulillah masih mendapat bagian.

Ada rasa yang berkecamuk, semoga apa yang kami berikan terbilang layak di hadapan Allah Sang Pemberi Rejeki, dan kelak kami kembali dan bisa berbagi dalam jumlah yang lebih banyak, menjadi kurir kebaikan menyerahkan rejeki makhluk-Nya dari arah yang tidak disangka-sangka, ada kedamaian ketika mereka mendoakan kebaikan dan dimudahkannya rejeki buat kami dari lisan-lisan tulusnya.

Semoga program kebaikan Muslimat Hidayatullah ini berantai dan terus berjalan tanpa putus, berbagi dari apa yang kita miliki tidaklah pernah rugi. Walau masih diawali dengan nominal kecil Rp10.000 per orang, cukup mengumbar senyuman pada mereka yang menerima, dan menyusupkan rasa bahagia ke dalam jiwa kami, “Insya Allah, kami akan kembali,” tekadku. Semoga Allah menghindarkan kami dari sifat pelit nan kikir, melapangkan hati-hati kami dalam fastabiqul khairat, perasaan cukup dari harta yang dimiliki dan semoga Allah limpahkan keberkahan.

Kalamullah sebagai spirit untuk terus bergerak, berbagi, serta bagian akan pembuktian iman bahwa Muslimat Hidayatullah akan turut andil, mengambil peran untuk kemaslahatan umat.

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗۗ وَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗۚ وَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

“Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Q.S Saba’ [34] : 39).

*/Sahlah al-Ghumaishaa’

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Kaltara Tekankan Keseimbangan Peran Muslimah

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Kaltara Tekankan Keseimbangan Peran Muslimah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah dilaksanakan sebagai upaya menyosialisasikan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas), menyusun program kerja, serta mewujudkan Tri Konsolidasi bagi fungsionaris Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah. PW Muslimat Hidayatullah Kalimantan Utara resmi membuka Rakerwil pada 1 Mei 2026/13 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Bulungan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. […]

  • Kehadiran Ayah Biologis dan Ideologis dalam Pembentukan Karakter Anak

    Kehadiran Ayah Biologis dan Ideologis dalam Pembentukan Karakter Anak

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pada webinar kedua pra Munas V Muslimat Hidayatullah yang berlangsung Sabtu, 28 November 2020, Ustadz Bachtiar Nasir, Lc., M.M, yang juga dikenal dengan sebutan UBN, memberikan pemaparan tentang pentingnya peran orangtua dalam membentuk ketaqwaan dan iman seorang anak. Beliau adalah pembicara kedua dalam webinar yang mengusung tema ‘Kekuatan Figur Ayah dan Ibu sebagai […]

  • Mushida Papua Gaungkan Sinergi dan Kolaborasi Untuk Kemajuan Bangsa

    Mushida Papua Gaungkan Sinergi dan Kolaborasi Untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Halima, Humas Mushida Papua
    • 0Komentar

    JAYAPURA — Muslimat Hidayatullah Papua sukses melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung di Aula Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Holtekamp, Kota Jayapura, pada Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh.” Rakerwil tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah […]

  • Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tak terasa perjalanan waktu bulan Ramadhan telah sampai pada rentang waktu 10 hari terakhir. Dalam rentang waktu inilah disediakan oleh Allah Ta’ala satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam lailatul qadar. Siapapun yang masih hidup diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan lailatul qadar. Siapapun yang beribadah di dalamnya maka dia mendapatkan […]

  • Sadari, Sebelum Ia Beranjak Pergi

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Dia yang katanya istimewa, kabar akan kedatangannya sudah ku dengar bahkan jauh-jauh hari. Mengapa aku hanya biasa saja menanggapinya, seolah yang datang tidaklah istimewa di hati. Hingga hari kedatangannya pun tiba, euforia malah nampak dari orang-orang di sekelilingku, tapi tidak denganku. Pintu pun akhirnya kubuka, tampak senyum yang terkembang seraya berkata, “Izinkan aku menemanimu sementara […]

  • Berpulangnya Sang Pejuang

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Mendengar berita berpulangnya Ustadz Jamaluddin Nur sangat menghentak semua jamaah Hidayatullah dan bahkan semua orang yang mengenalnya. Tak terasa air mata mengalir mengenang beliau. Ingin rasanya segera terbang ke Batam, tempat beliau berjuang selama ini, sekaligus tempat mengakhiri misi kehidupannya di dunia ini. Sangat ingin rasanya menghantarkan janazah menuju alam barzakhnya. Tapi kondisi tidak memungkinkan. […]

expand_less