light_mode
light_mode

Profesor Euis Sunarti: Pancasila Kemanusiaan Adil dan Beradab Kunci Ketahanan Bangsa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Guru besar dan profesor di bidang ketahanan dan pemberdayaan keluarga Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB Prof Dr Euis Sunarti mengatakan Pancasila pada Sila Kedua sejatinya merupakan kunci kokohnya ketahanan untuk tegaknya peradaban bangsa.

“Menuju Indonesia beradab dimulai dari keluarga sebagai unit sosial terkecil dari suatu negara yang dipengaruhi dan mempengaruhi lingkungan,” katanya Euis dalam acara Seminar Negeri Serumpun diselenggarakan PP  Muslimat Hidayatullah di Auditorium Lantai II Perpusnas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Ahad (29/07/2018).

Euis menjelaskan, adab adalah kehalusan dan kebaikan budi pekerti atau kemajuan bangsa di dunia yang menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa. Perihal ini juga termuat di sila kedua Pancasila.

Menurutnya, destruksi adab bisa disebabkan banyak faktor diantaranya kegagalan internalisasi adab sejak dini, kegagalan edukasi dan internalisasi nilai agama dam kegagalan  internalisasi moral karater.

Karena itu, dia menegaskan, solusi untuk mengentaskan masalah tersebut adalah melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang ingin mereduksi adab sebagai pintu gerbang sebelum ilmu pengetahuan. Selain itu, penegakan adab harus bersifat hulu, dilakukan sejak dini yang pertama-tama oleh keluarga.  

“Kurang adab dan sifat buruk seseorang bukan berasal dari fitrah. Tetapi karena kurangnya penanaman adab sejak dini di keluarga dan lingkungan seseorang berada,” imbuh inisiator Penggiat Keluarga Indonesia (GIGA) ini.

Euis menegaskan, sekali terbentuk sifat atau akhlak buruk, semakin dewasa, semakin sulit meninggalkan sifat-sifat tersebut.

“Banyak orang dewasa menyadari kurang adab dan merasa ‘terjebak’ karena tidak mampu mengubahnya. Bahkan kurang adab dapat menular di lingkungan pertemanan dan kolega,” tukasnya.

Sebab itu menurut dia memutus mata rantai lingkaran setan tersebut harus dilakukan sedini mungkin melalui wahana yang tepat dan memdadai. Dalam konteks negara pun upaya tersebut sejalan dengan amanat konstitusi dalam rangka meneguhkan ketahanan keluarga.

Euis menyebutkan, konstitusi negara kita dalam UU Nomor 10 Tahun 1992/ UU Nomor 52 Tahun 2009 dinukil definis Ketahanan Keluarga yaitu: “Kondisi Dinamik Suatu Keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik material dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dan meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin”.

Ketahanan keluarga lanjutnya mencakup ketahanan fisik ekonomi, ketahanan sosial  dan ketahanan psikologi. Di dalamnya terbangun keberfungsian keluarga, pemenuhan peran dan  tugas, manajemen sumberdaya,  manajemen stress dan interaksi keluarga.

“Implementasi ketahanan keluarga melalui keberfungsian ekspresif dan pengasuhan anak khususnya melalui kelekatan agar anak beradab,” tukasnya.

Dalam pemaparannya, profesor Euis juga menyajikan hasil penelitian yang dilakukan pihaknya tahun 2017 tentang model pembangunan dalam wilayah rumah tangga dimana temukan sejumlah data menarik.

Diantaranya, dari keseluruhan populasi responden, didapati seluruh responden menyetujui bahwa keluarga dan masyarakat harus berpartisipasi membangun lingkungan, membangun
mekanisme untuk saling membantu, melindungi, dan mendorong keluarga bangun lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kondisi saat ini menjadikan pembangunan keluarga dengan semangat kolektifitas semakin penting dilakukan sebagai upaya peningkatan ketahanan keluarga. Di sisi lain pemerintah juga memiliki tanggungjawab membangun ketahanan dan perlindungan keluarga,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, upaya pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga selama ini masih belum optimal. Karena itu para keluarga dan masyarakat harus aktif berpartisipasi membangun lingkunganya dimana para keluarga perlu membangun mekanisme saling membantu dan melindungi.

“Selain pemerintah perlu mendorong keluarga dan masyarakat membangun lingkungan yang aman dan nyaman, masyarakat harus memelihara kekokohan struktur keluarga, menguatkan keberfungsiang keluarga, melakukan perlindungan, jauhkan ancaman, turunkan kerentanan,” pungkasnya.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadikan Al Qur’an sebagai Spirit Asas Segala Aktifitas

    Menjadikan Al Qur’an sebagai Spirit Asas Segala Aktifitas

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    AWALI tahun baru Hijriyah dengan mengasaskan al-Qur’an dalam setiap pikiran, perasaan, dan seluruh pekerjaan yang ada. Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Hidayatullah Pusat Balikpapan, Ust Zainuddin Musaddad, dalam kegiatan Silaturahim Muharram,  belum lama ini dan ditulis pada Senin, (24/10/2016). “Dengan motivasi di atas, seluruh kegiatan seorang Muslim bisa terorientasi untuk menghidupkan dan […]

  • Karena Kita Bunda yang Hebat

    Karena Kita Bunda yang Hebat

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SUATU hal yang paling penting dalam proses pembangunan umat manusia adalah pendidikan. Oleh karenanya pendidikan takkan pernah kering dengan habisnya permasalahan-permasalahan seputar pendidikan. Salah satu permasalahan itu adalah mendidik anak. Anak merupakan generasi penerus pertumbuhan dan perkembangan umat manusia. Sehingga tujuan manusia menjadi seorang khalifah di bumi tercapai. Karena itu lingkungan keluarga sebagai tempat anak […]

  • Perkenalkan Produk Unggulan, PP Mushida Ikuti Bazar Murah UMKM Kemenag

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Kementerian Agama menggelar Bazar Murah Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Pameran Eselon I pada 13 Januari 2023. Kegiatan ini digelar di halaman kantor pusat Kemenag, Jl. Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi membuka acara bazar yang digelar sebagai rangkaian Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama berlangsung dua hari, 13-14 […]

  • PW Mushida Sulut Siap Maksimalkan Peran Sebagai Daiyah

    PW Mushida Sulut Siap Maksimalkan Peran Sebagai Daiyah

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    PW Muslimat Hidayatullah Sulawesi Utara mengadakan Musyawarah Wilayah di Tasik Ria Resort Manado pada Sabtu, 13 Februari 2021/01 Rajab 1442 H. Acara tersebut dihadiri oleh Kepada TK/RA Yaa Bunayya, PW Mushida Sulawesi Utara, serta PD (Pengurus Daerah) Mushida se-Sulawesi Utara. Muswil Mushida Sulawesi Utara resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatulah Sulawesi Utara, Samsul Arifin. S.Sos. […]

  • Mujahidah Bercahaya dari Nusa Tenggara Timur

    Mujahidah Bercahaya dari Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal dengan sebutan FLOBAMORA, Flobamora  merupakan gabungan dari nama-nama pulau utama di NTT: yakni pulau Flores, Sumba, Timor, dan Alor. Di bumi Flobamora yang penuh warna, tepatnya di pulau Timor di Desa Silu Kabupaten Timor Tengah Selatan lahirlah seorang mujahidah tangguh bernama Syamsiah Taneo — sosok yang dikenal bukan hanya karena kecerdasannya dalam ilmu agama, tetapi juga karena kelembutan hatinya dan keteguhan […]

  • Sebarkan Jilbab Gratis, PW Mushida Riau Manfaatkan Momen Hari Solidaritas Hijab Internasional

    Sebarkan Jilbab Gratis, PW Mushida Riau Manfaatkan Momen Hari Solidaritas Hijab Internasional

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut kegiatan Silaturahmi Nasional Hidayatullah November mendatang, Mushida PW Riau melakukan aksi menyebarkan hijab. Aksi ini juga sebagai bentuk solidaritas menyemarakkan Hari Jilbab Internasional pada 4 September 2023 yang lalu. Kegiata sosial dengan menyebarkan jilbab gratis PW Muslimat Hidayatullah Riau bekerja sama dengan POS DAI Riau, BMH Riau, serta para jamaah Mushida PD […]

expand_less