light_mode
light_mode

Departemen Ekonomi PP Mushida Selenggarakan Seminar Halal, Thoyyib, dan Berkah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Departemen Ekonomi PP Muslimat Hidayatullah mempersembahkan “Seminar Halal, Thoyyib, dan Berkah” pada 06/08/2022 di Gedung Dakwah, Cipinang, Jakarta. Seminar ini disiarkan melalui kanal YouTube Mushida Official, dihadiri oleh peserta offline dan online yaitu peserta Daurah Murobbiyah Wustha Nasional II, Pengurus PP, PW, PD, dan Umum.

Gaya hidup merupakan cara seseorang menjalani hidupnya sehari-hari yang dipengaruhi standar, nilai, dan prinsip masing-masing. Standar, nilai, dan prinsip masing-masing orang tentunya saling berbeda. Gaya hidup juga bisa diartikan sebagai seni seseorang menjalani hidup, mulai dari prinsip, tingkah laku, kebiasaan, aktivitas, sampai dengan minat dan ketertarikannya.

Demikian disampaikan oleh Asesor Penilai Lembaga Pemeriksa Halal Luar Negeri, Ir. Dina Sudjana, dalam materi yang berjudul “Halal is My Life.”

“Gaya hidup halal diartikan sebagai seni hidup seseorang dalam menjamin kehidupan sehari hari tapa melanggar hal yang sudah diatur oleh agama. Gaya hidup ini adalah sebuah seni yang menerapkan prinsip halal tapa meninggalkan situasi kekinian,” lanjutya.

Ketua Harian Pusat Halal Salman ITB  ini menegaskan bahwa umat Islam diwajibkan untuk memakan, menggunakan, memanfaatkan dan mengkonsumsi produk halal dan baik. Jika kewajiban tersebut diabaikan, maka akan berdampak negatif pada tingkat keimanan dan keislamannya seperti amal ibadahnya tidak diterima Allah SWT, dan doanya tidak dikabulkan.

“Oleh karena itu produk halal harus tersedia, terjangkau dan terjamin agar umat Islam merasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsinya,” imbuhnya.

Allah berfirman, “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 168-169)

Sedangkan produk halal menurut syariat ialah halal bahannya, halal cara memperolehnya, halal cara memprosesnya, halal dalam pengemasannya, halal dalam penyimpanannya, halal dalam pengangkutannya, dan halal dalam penyajiannya.

Yang tak kalah menarik, di sela-sela materinya beliau menceritakan pengalamannya selama hidup di Jepang tentang gaya hidup Islami, berdakwah dan mengedukasi banyak orang tentang makanan yang halal dan thoyyib. Hal inilah yang membuat perempuan kelahiran Bandung ini direkrut oleh Pemerintah Jepang untuk membuat standar halal.

“Melalui pemaparan ini, banyak peluang ekonomi yang dapat diambil oleh ummahat sekalian, mengingat dalam bidang kehalalan ini juga masih sangat sedikit. Semoga materi yang bermanfaat ini dapat menjadi bekal bagi ummahat untuk diterapkan di daerah masing-masing,” ungkap Kabid Pelayanan Umat PP Mushida sekaligus moderator seminar, Neny Setiawaty.

Dalam kesempatan ini, Fahrur Rozi sebagai Kabid Umum Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah menyebutkan bahwa LPH Hidayatullah berkomitmen mendukung visi Indonesia sebagai pusat industri produk halal dunia.

“Makanan tidak hanya harus halal, namun juga harus thoyyib dan berkah,” terang Arif Sufia G dalam materinya tentang Halal, Thoyyib, dan Berkah.

Menurutnya, thoyyib terdiri dari kandungan gizi yang lengkap, higienis, menyehatkan, bebas dari zat perusak, dan sesuai sunnah Rasulullah.

“Jika kita menerapkan sunnah, maka hidup menjadi berkah. Berkah ialah kebaikan yang bertambah,” papar praktisi halal dan thoyyib ini.

Sunnah itu berpahala, maka memperbanyak melakukan sunnah akan mengundang keberkahan dan menambah pahala. Makan makanan yang disunnahkan adalah berpahala, dan insyaa Allah membuat tubuh menjadi sehat.

“Tubuh yang sehat itu membuat peluang untuk berbuat kebaikan seperti beribadah, berdakwah, banyak beramal sholeh,” tuturnya.

Rasulullah bersabda, “Ya Allah, berkahilah cuka, karena ia adalah lauk para nabi sebelumku.” (HR. Ibnu Majah No.3318)

Cuka adalah cairan hasil fermentasi, yang mana pada proses fermentasinya melibatkan makhluk berukuran mikro, yaitu bakteri atau mikroba atau disebut juga dengan istilah probiotik.

“Produk yang diproses melalui fermentasi dengan melibatkan ribuan jenis probiotik termasuk dalam kategori cuka yang disunnahkan oleh Rasulullah,” jelasnya.

Dengan mengonsumsi produk hasil fermentasi, selain tubuh akan menjadi sehat, juga mendapat pahala dan keberkahan karena mengikuti sunnah Rasulullah.

“Seminar ini diharapkan dapat menambah wawasan muslimah tentang gaya hidup halal, mengonsumsi produk yang thoyyib, sehingga membawa kebarkahan dalam hidupnya,” ungkap Panitia Penyelenggara, Ina Sriwahyuni.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temu Kader Keputrian Mushida Jatim: Merajut Ukhuwah, Menumbuhkan Jiwa Kader

    Temu Kader Keputrian Mushida Jatim: Merajut Ukhuwah, Menumbuhkan Jiwa Kader

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Departemen Keputrian Muslimat Hidayatullah PW Jawa Timur mengadakan kegiatan “Temu Kader Keputrian Mushida Jawa Timur” pada 13 April 2021/01 Ramadhan 1442 H. Kegiatan virtual ini diikuti oleh Departemen Keputrian Pengurus Daerah (PD) wilayah Jawa Timur, pengasuh, dan keputrian tingkat SMP, SMA, dan PT se-Jawa Timur.  “Membangun jama’ah tidak bisa sendiri, namun kita harus bergabung dalam […]

  • Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Dr. Suriandi Sudi menjadi narasumber dalam webinar Series ketiga Muslimat Hidayatullah yang diadakan pada hari Sabtu, 5 Desember 2020. Bersama dengan Dr. (Cand.) Reny Susilowati, M.Pd.I (Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah), beliau membahas tema “Meneguhkan Integritas Muslimah demi Tegaknya Peradaban Islam.” Webinar tersebut disaksikan oleh setidaknya dua […]

  • Puluhan Muslimat Ikuti Marhalah Ula Digelar Mushida Jabodebek-Jabarten

    Puluhan Muslimat Ikuti Marhalah Ula Digelar Mushida Jabodebek-Jabarten

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Puluhan muslimat dari berbagai wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Jawa Barat, dan Provinsi Banten, mengikuti acara pelatihan kekaderan muslimat bertajuk “Marhalah Ula” yang digelar oleh Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Jabodebek bekerjasama dengan PW Jabar dan Banten (Jabarten). Acara yang berlangsung selama 3 hari mulai pembukaan pada Jum’at hingga Ahad (16-18 September 2016) ini digelar […]

  • Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Depok, mushida.org – Sebagai seorang muslimah di masa kini, kita tidak hanya dituntut untuk berakhlak mulia namun juga cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan akhlak yang baik kita akan memiliki arah hidup yang benar. Dengan kecerdasan finansial, kita akan menjadi muslimah mandiri dan berdaya. Dalam rangka gebyar Munas 6, Keputrian Muslimat Hidayatullah menggelar Seminar Kemandirian Finansial […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Webinar Konsolidasi Perkaderan

    PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Webinar Konsolidasi Perkaderan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta — Bidang Perkaderan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menggelar Rapat Koordinasi bersama Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah se-Indonesia secara daring dengan tema “Mengkader atau Punah” yang diikuti oleh 64 peserta perwakilan Muslimat Hidayatullah dari berbagai provinsi di Indonesia. Konsolidasi ini bertujuan menyatukan visi, menyamakan langkah, memperkuat sinergi, serta menyusun strategi agar program perkaderan di setiap wilayah […]

  • PW Mushida Jateng Siap Emban Amanah

    PW Mushida Jateng Siap Emban Amanah

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Akhir Desember 2020 lalu, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah telah melaksanakan Munas. Selanjutnya, estafet akan bergeser ke tingkat wilayah. Alhamdulillah, hajat besar Muslimat Hidayatullah PW Jawa Tengah pun digelar  pada Rabu-Kamis, 27–28 Januari 2021 bertepatan dengan tanggal 13–14 Jumadil Akhir 1442 H. Persiapan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) hanya dilakukan selama sepekan. Sebagai organisasi pendukung, Muslimat Hidayatullah […]

expand_less