light_mode
light_mode

Silaturrahmi Mushida Bersama Muslimah Palestina

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSHIDA.ORG — Siapa bilang urusan pembebasan Masjid al-Aqsha, Palestina hanya milik kaum laki-laki saja? Seorang  wanita Muslimah dan anak-anakpun bisa berperan besar dalam membebaskan kiblat pertama kaum Muslimin tersebut dari cengkeraman kuku Yahudi saat ini.

Ini terlihat ketika acara silaturahim ibu-ibu warga Hidayatullah Gunung Tembak bersama Hanun Ebtihal, seorang mujahidah kelahiran Gaza, Palestina.

Acara Silaturahim Ramadhan yang bertempat di Aula Serba Guna Hidayatullah, Balikpapan, Kalimantan Timur tersebut diprakarsai oleh Muslimat Hidayatullah (Mushida), Ahad (21/07/2013).

Menurut Hanun, bagi seorang Muslimah, banyak cara membantu perjuangan pembebasan al-Aqsha. Mulai dari menyisihkan sebagian harta keluarga hingga dengan usaha memperbaiki kualitas keimanan dan keislaman diri sendiri. Tak lupa Hanun bersyukur atas upaya penerapan syariat Islam di Kampus Gunung Tembak.

 “Alhamdulillah, saya melihat upaya penerapan syariat Islam dalam lingkungan ini. Saya berdoa, dengannya Masjid al-Aqsha tidak lama lagi kembali ke pangkuan kaum Muslimin,” ucap Hanun, diamini serentak oleh ibu-ibu peserta silaturahim.

Hal yang tidak kalah pentingnya, masih menurut Hanun, hendaknya setiap Muslimah  mempunyai tsaqafah (wawasan) yang baik mengenai Masjid al-Aqsha.

 “Wawasan tentang fadhilah (keutamaan), bangunan fisik, sejarah, dan lain sebagainya,” lanjut ibu yang juga pengajar di sebuah ma’had tahfidz (penghafal) al-Qur’an.

Menurutnya, dengan pengetahuan tersebut, niscaya umat Islam semakin cinta dan siap berkorban untuk pembebasan al-Aqsha.

Selanjutnya, di antara sumbangsih kaum wanita dalam membebaskan al-Aqsha, dengan cara mendidik anak-anak Muslim dengan pendidikan tauhid yang benar.

 “Tugas utama seorang wanita Muslimah adalah menyiapkan anak-anaknya sebagai generasi tangguh dalam melanjutkan dakwah dan perjuangan ini,” ujar Hanun.

Ia lalu menjelaskan, hikmah mengapa al-Qur’an mengajarkan, ”Dan katakanlah, Wahai Tuhanku, sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka mendidikku ketika kecil.“ Mengapa bukan, ”Sebagaimana ibu melahirkanku.”? Sebab tidak semua ibu yang sanggup melahirkan lalu mampu mendidik anak-anaknya.

Belajar dari Kisah Mahmud

Terakhir, wanita mujahidah tangguh ini bercerita kisah Mahmud, saudara sepupunya dalam menjemput syahid di jalan Allah.

 “Ia baru saja meninggal beberapa waktu yang lalu,” ucap Hanun mengawali kisahnya sambil tersenyum bahagia.

Semangat berislam Mahmud sudah tampak sejak masih usia belia. Terkadang, ketika lagi asyik bermain, tiba-tiba ia kumpulkan teman-temannya untuk duduk sejenak bicara untuk kebaikan.

“Mari sejenak kita berbicara tentang Islam,” ujar Mahmud kepada teman-temannya seperti ditirukan Hanun.

Satu hal yang berbeda dari Mahmud, menurut Hanun, Mahmud kecil suka melakukan kebaikan berbeda dalam sehari. Jika hari ini ia banyak mengeluarkan sedekah, maka besok ia ubah dengan khusus berbakti kepada orangtua, dan seterusnya.

Keinginan untuk mati syahid juga terpancar dari kebiasaan Mahmud berdoa setiap saat. Suatu ketika, tutur Hanun, Mahmud kecil “nekat” mendatangi seorang Imam Masjid al-Aqsha.

“Tolong doakan saya agar mati dalam keadaan tubuh bercerai berai,” pinta Mahmud tegas.

Sang imam pun kaget dengan permintaan Mahmud.

“Karena aku ingin setiap jengkal tanah yang kupijak bersaksi atas kematianku pada hari Kiamat nanti,” jelas Mahmud mengurai keraguan imam masjid tersebut. Waktu pun terus berlalu hingga akhirnya Mahmud benar-benar syahid sesuai dengan keinginannya itu.

Dalam kegiatan Silaturahim Ramadhan ini, Mushida Gunung Tembak juga berinisiatif melakukan penggalangan dana solidaritas Palestina. Meski terkesan spontan, rupanya hal itu tak mengurangi keinginan ibu-ibu warga Hidayatullah untuk berinfak. Terbukti, di akhir acara Mushida berhasil mengumpulkan dana infak puluhan juta rupiah. Dana tersebut akan disalurkan kepada umat Islam di Gaza, Palestina.

Kiriman Masykur, koresponden hidayatullah.com di Balikpapan

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Wilayah Mushida se-Indonesia Resmi Dilantik

    Pengurus Wilayah Mushida se-Indonesia Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah (Mushida) se-Indonesia resmi dilantik. Pelantikan pengurus tingkat wilayah ini dilakukan bertepatan dengan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2016 yang digelar di Kota Depok, Jawa Barat, 8-10 April 2016. Kendati ketua tertunjuk tak semua bisa hadir dalam arena Rakernas Mushida 2016 karena kendala syar’i, pelantikan ini tetap berjalan khidmat penuh […]

  • Konsolidasi Dapat Dilakukan Dengan Saling Menautkan Hati

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Allah berfirman Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. (QS. Ash-Shaff: 4) “Hidayatullah sebagai organisasi massa selalu tumbuh dan berkembang serta menyebar baik secara nasional maupun internasional. Hidayatullah tidak sekadar dihitung, tetapi juga diperhitungkan. “ Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi DPP […]

  • Rapat Kerja Nasional Mushida 2023 Resmi Dibuka

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) Rapat Kerja Muslimat Hidayatullah resmi dibuka pada (19/11/2023), dengan tema “Konsolidasi Jati Diri, Wawasan dan Organisasi Demi Terwujudnya Standardisasi, Sentralisasi, dan Integrasi Sistemik,” di Asrama Haji, Balikpapan, Kalimantan Timur. Rakernas dengan target optimalnya kinerja seluruh PW dengan standardisasi, sentralisasi dan integrasi sistemik dihadiri oleh Pengurus Pusat Mushida, Pengurus Inti Wilayah Mushida 35 Provinsi, […]

  • Buka Wawasan Literasi Keuangan, PP Mushida Selenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Muslimat

    Buka Wawasan Literasi Keuangan, PP Mushida Selenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Muslimat

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Muslimat sebagai manajer dalam keluarga, harus cerdas dalam pengelolaan keuangan keluarga dan mampu berdikari hingga dapat menjalankan misi dakwah dengan baik. PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan kegiatan nasional dengan tema “Pemberdayaan Muslimat Melalui Pelatihan Fundrising dan Pelatihan Literasi Keuangan Keluarga Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Keluarga” pada 4-6 September 2024. Pelatihan hybrid yang diadakan di […]

  • Membangun Karakter Diri Muslimah dan Teladan Mulia Keluarga Ibrahim Alaihissalam

    Membangun Karakter Diri Muslimah dan Teladan Mulia Keluarga Ibrahim Alaihissalam

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Masih dalam rangkaian acara Persidangan Wanita Antarbangsa (Perwanis) 2016 yang berlangsung tanggal 26-27 April lalu di Malaysia lalu, Sekretaris Majelis Penasehat Muslimat Hidayatullah, Irawati Istadi, memaparkan pidatonya pada sidang plenary. Dalam pidatonya Irawati menegaskan bahwa menjadi ibu bagi muslimat adalah menjadi sebuah keutamaan, walaupun setelah itu seorang muslimat bisa memilih untuk juga menjadi guru, dokter, […]

  • Ketua Wanita ISMA Hadiri Pembukaan Silatnas Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Perhelatan Silaturahmi Nasional Hidayatullah 2023 yang mengusung tema “50 Tahun Bersama Umat Membangun NKRI yang Beradab” diikuti oleh 20.000 dai dan daiyah Hidayatullah dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia. Pembukaan Silatnas Hidayatullah yang berlangsung pada 23/11/2023 turut dihadiri oleh perwakilan dari Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Dr. Suriani Sudi dan Afiza. Ikatan Muslimin Malaysia merupakan […]

expand_less