light_mode
light_mode

Mushida Sumut Gelar Upgrading Daiyah Transformatif

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara (PW Mushida Sumut) menggelar acara upgrading guru dan daiyah se-Sumatera yang digelar di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Morawa Deliserdang (20 s/d 23 Februari 2015 lalu.

Tema inti yang dibahas dalam kegiatan upgrading ini antara lain teknik mendongeng untuk anak yang menghadirkan narasumber pakar yaitu Wiwik Puspita Sari S.Pd, M.Pd. Wiwik adalah peraih juara satu Mendongeng Tingkat Nasional asal Medan.

Kegiatan ini dirangkai dengan acara Training Marhalah Ula untuk anggota Mushida dengan menghadirkan narasumber anggota Dewan Syuro Hidayatullah Drs. H. Abdurrahman MA dan Ketua Departemen Dakwah Dakwah Pimpinan Pusat (PP) Hidayatullah, Drs. H. Shohibul Anwar, M.HI.

Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 100 orang utusan dari Pimpinan-pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Muslimat Hidayatullah Se-Sumatera Utara.

Wiwik dalam pemaparannya mengatakan, mengapa harus mendongeng. Ternyata, kata dia, dongeng tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki manfaat bagi anak-anak.

“Dongeng sejak dulu selalu membawa pesan yang begitu menyentuh, sehingga membentuk anak berperilaku baik. Lebih dari itu, mungkin dulu Anda terpesona suara ibu atau ayah saat mereka mendongeng untuk Anda malam-malam sebelum tidur,” kata Wiwik dalam penyampaiannya yang penuh semangat.

Wiwik menyebutkan diantara manfaat berdogen untuk anak adalah meningkatkan keterampilan bicara anak karena anak akan kenal banyak kosa kata, mengembangkan kemampuan berbahasa anak, dengan mendengarkan struktur kalimat, meningkatkan minat baca, mengembangkan keterampilan berpikir.

Selain itu, sambungnya, dongeng juga dapat meningkatkan keterampilan problem solving, merangsang imajinasi dan kreativitas, mengembangkan kepekaan emosi, memperkenalkan nilai-nilai moral, memperkenalkan ide-ide baru, mengalami budaya lain, relaksasi, serta dapat mempererat ikatan emosi dengan pendongeng (guru atau orangtua).

Sementara itu, Ketua PW Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara, Mukminah, menjelaskan bahwa upgrading daiyah bertujuan memberikan wawasan serta tambahan  spirit atau semangat dan ilmu para istri dai Hidayatullah yang bertugas di daerah di wilayah Sumatera Utara dalam menghadapi medan dakwah.

“Hidayatullah sebagai ormas yang bergerak di bidang dakwah Islam dan Pendidikan memiliki program utama  untuk mewujudkan agenda perubahan dalam skala individu, keluarga, dan masyarakat secara mendasar dan terarah,” kata beliau. 

Alhamdulillah Hidayatullah telah berkembang menasional. Di Indonesia telah berdiri kantong-kantong dakwah dan basis-basis pendidikan Islam dibawah bendera organisi ini. Diantaranya telah hadir di daerah-daerah yang ada di wilayah Sumatera Utara.

“Tentu saja kehadiran para daiyah Hidayatullah di Sumatera Uatara, disamping mendapat respon positif dari masyarakat, namun disisi lain tak sedikit dan tak jarang menghadapi tantangan di lapangan. Baik tantangan dari eksternal maupun tantangan internal daiyah itu sendiri,” imbuhnya.

Tantangan ekternal misalnya, ujar Mukminah, keanekaragaman suku dan budaya, bahasa, serta agama yang ada di Sumatera Utara. Hal ini tentunya memerlukan kepiawaian tersendiri dalam melakukan pendekatan (approach).

Luasnya wilayah dan jauhnya jarak tempat berdakwah dari pusat kota. Tak jarang para daiyah Hidayatullah yang ditugaskan di daerah minus, dalam artian minus jumlah ummat Islamnya maupun minus dari sisi sumberdaya alamnya sehingga masyarakatnya termarjinalkan. Tantangan lain secara eksternal adalah adanya gerakan dekadensi moral, liberalisasi agama, bahkan gerakan de-Islamisasi, de-Humanisasi, salibisasi, serta gerakan anti Islam lainnya.

Tantangan internalnya tentunya adalah menyangkut kemampuan sumberdaya insani para daiyah itu sendiri yang memang terbatas, atau bahkan lemah, baik dari segi kemampuan intelektual, pengalaman, metologi, psikologi, antropologi, sosiologi dan lain sebagainya.

“Sehingga perlu dilakukan penyegaran, upgrading serta pembekalan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan Sumberdaya Insani tersebut. Salah satunya seperti acara yang kita gelar saat ini,” katanya menjelaskan.

Karenanya dipandang perlu untuk terus dilaksanakan kegiatan upgrading daiyah Transformatif Muslimat Hidayatullah Se-Sumatera ini dalam rangka menyiapkan serta meningkatkan kemampuan, baik intelekktual, spiritual maupun life skill para da’iyah, sehingga mereka bisa kembali tandang ke gelanggang dakwah lebih percaya diri dan lebih mandiri sehingga mampu mengantar ummat ini menjadi bermartabat.

Dukungan semua pihak, baik pemerintah, instansi serta masyarakat, tentunya sangat diharapkan demi terlaksana dan terselenggaranya kegiatan yang mulia ini dengan lancar dan baik. Sehingga bisa memenuhi secara maksimal harapan kita untuk mewujudkan dan  memperkuat barisan da’iyah di Sumatera Uatara ini. Semoga. (cha/sya)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keputrian PW Sumatera Utara Selenggarakan  Mushida go to Campus

    Keputrian PW Sumatera Utara Selenggarakan Mushida go to Campus

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Medan, mushida.org) Keputrian PW Sumatera Utara menyelenggarakan Program Mushida go to Campus dengan tema “Hakikat dan Keterkaitan Antara Jodoh dan Pendidikan” pada Ahad, 23 Oktober 2022/27 Rabiul Awal 1444 H di Kampus II Hidayatullah Polonia, Medan. Rangakaian dari acara tersebut ialah kajian dan halaqoh yang dihadiri oleh mahasiswi Perguruan Tinggi Hidayatullah (PTH) dan mahasiswi non […]

  • Majelis Murobbiyah Pusat Mushida Adakan Daurah Murobbiyah Wustha Nasional II

    Majelis Murobbiyah Pusat Mushida Adakan Daurah Murobbiyah Wustha Nasional II

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Organisasi Muslimat Hidayatullah (Mushida) adalah aset ummat Islam yang memiliki visi mulia Membangun Keluarga Qur’ani Menuju Peradaban Islam. Mengusung visi besar dan mulia tersebut memerlukan usaha maksimal. Dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja yang ikhlas dari semua kader dakwah (daiyah) Muslimat Hidayatullah dalam menyebarkan dan menebarkan nilai-nilai Qur’ani di tengah –tengah heterogenitas masyarakat. Untuk […]

  • Jemput Hidayah dan Hijrah dengan Berhijab

    Jemput Hidayah dan Hijrah dengan Berhijab

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sholih Hasyim “ALLAH Subhanahu Wata’ala pelindung orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada satu cahaya (iman).” (QS. Al Baqarah (2) : 257). DATANGNYA hidayah terkadang unik, di luar nalar kita. Ia tidak berproses secara logis, bahkan terkesan instan. Ia bagaikan lailatul qadar yang menurut Buya Hamka, waktunya sebentar tetapi mampu mengubah […]

  • Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUNCI menjadi seorang Muslim adalah mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat). Yaitu berucap asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyahadu anna muhammadan rasuulullah. Ketika kalimat tauhid telah dilisankan, setelahnya segala konsekuensi syahadat harus dipenuhi oleh orang beriman.Mulai dari implementasi syahadat yang paling ringan yaitu menyingkirkan gangguan yang menghalangi suatu jalan hingga berperang di jalan agama (jihad […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Kajian Ukhuwah Dengan Tema Peran Kesehatan dan Gizi Keluarga Dalam Membangun Keluarga yang Berketahanan

    PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Kajian Ukhuwah Dengan Tema Peran Kesehatan dan Gizi Keluarga Dalam Membangun Keluarga yang Berketahanan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Membangun ketahanan keluarga diperlukan kerjasama yang baik antar sesama anggota keluarga, baik ayah, ibu dan anak. Sehingga fungsi dan peran masing-masing anggota keluarga dapat berjalan dengan baik. Peran seorang ibu memiliki pengaruh besar dalam ketahanan keluarga. Ibu sebagai pendidik, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai manajer, dan lain sebagainya. Sudah menjadi fitrah seorang ibu ingin melindungi […]

  • Perkuat Fondasi Tarbiyah dan Kepribadian Muslimah, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Webinar Guru PAUD

    Perkuat Fondasi Tarbiyah dan Kepribadian Muslimah, PP Muslimat Hidayatullah Gelar Webinar Guru PAUD

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Arsyis M
    • 0Komentar

    Jakarta — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, serta kesiapan anak untuk mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Pendidikan pada fase ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga mengedepankan perkembangan anak secara holistik, menyeluruh, dan terpadu. Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar Guru PAUD Part 1 dengan tema “Dasar Tarbiyah dan Kepribadian Muslimah.” […]

expand_less