Muswil Mushida Kalimantan Timur Tekankan Pentingnya Fungsi Syura

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pengurus Wilayah Mushida Kalimantan Timur menyelenggarakan Musyawarah Wilayah pada Jumat, 27-29 Rajab 1447 H/16-18 Januari 2026 di Hotel Horison Ultima Balikpapan. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustadz Hizbullah, menyampaikan sambutan dan arahan strategis dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Ustadz Hizbullah mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk menyadari tingginya dinamika dan mobilitas organisasi pasca berbagai agenda nasional dan wilayah, mulai dari Munas, Muswil, Musda, Rakernas hingga Munas Muslimat Hidayatullah.
“Nilai syura bahkan diadopsi dalam sistem kenegaraan Indonesia melalui konsep musyawarah perwakilan rakyat,” ungkapnya.
Ia menekankan, hakikat syura tidak hanya terletak pada proses pengambilan keputusan, tetapi juga pada kondisi hati para pelakunya.
Dalam QS. Ali Imran: 59, sebelum musyawarah, terdapat perintah untuk saling memaafkan dan beristighfar. Setelah keputusan diambil, sikap yang harus hadir adalah berazam (bertekad kuat) dan bertawakkal kepada Allah.
“Satu hal fundamental dalam Islam adalah tidak mengambil keputusan dalam keadaan marah, dan tidak meluapkan kemarahan di atas podium,” tegasnya.
Ia menyampaikan beberapa pesan khusus kepada Muslimat Hidayatullah dengan menekankan pentingnya peran istri dalam mendampingi perjuangan suami, meneladaniy keteguhan dan dukungan Sayyidah Khadijah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Selain itu, Ustadz Hizbullah menginformasikan rencana pembentukan forum sinergi. Ia berharap Muslimat Hidayatullah dapat terlibat aktif dalam forum tersebut agar energi organisasi benar-benar terfokus pada pencapaian program bersama.
“Jangan sampai program kita terlalu banyak, namun pencapaiannya tidak maksimal,” pungkasnya.
Musyawarah Wilayah merupakan forum musyawarah terlengkap di tingkat wilayah yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Musyawarah Wilayah ini diselenggarakan dalam rangka mendengarkan laporan pertanggungjawaban PW kepada PP, menetapkan ketua dan anggota Pengurus Wilayah, serta menetapkan keputusan-keputusan lainnya. Dalam gelaran ini, ditetapkan Ustadzah Husnaini Halim, M.Pd., sebagai Ketua Murabbiyah Wilayah Mushida Kaltim, dan Ustadzah Maftuha, S.H.I., sebagai Ketua PW Mushida Kaltim periode 2025-2030.
Muswil Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi, penguatan ruhiyah, serta peneguhan arah perjuangan organisasi ke depan.*/ummulqurahidayatullah.id
- person


Saat ini belum ada komentar