light_mode
light_mode

Taujih Ketum DPP Hidayatullah Warnai Rangkaian Munas VI Mushida

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mushida.org – Rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Muslimat Hidayatullah (Mushida) pada Kamis (27/11) menghadirkan taujih dari Ketua Umum DPP Hidayatullah K.H. Naspi Arsyad, Lc., yang memberikan arah dan pandangan strategis bagi penguatan Muslimat Hidayatullah dalam menghadapi tantangan dekade mendatang.

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa sepuluh tahun ke depan akan ditandai oleh konvergensi lima faktor eksternal yang perlu diantisipasi secara serius oleh organisasi Islam, termasuk Mushida dan Hidayatullah secara keseluruhan.

Pertama, disrupsi teknologi bergerak pada fase puncak, mengubah perilaku sosial, pola kerja, dan model pendidikan. Hal ini menuntut umat Islam meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat etika penggunaan teknologi.

Kedua, Indonesia tengah memasuki masa puncak bonus demografi, di mana populasi usia produktif menjadi mayoritas. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk melahirkan generasi berdaya saing dan berkarakter Qur’ani.

“Ketiga, muncul fenomena fragmentasi sosial dan penurunan kualitas interaksi di media sosial secara global. Kondisi ini membuat masyarakat semakin rentan terhadap polarisasi dan disinformasi,” sebutnya di antara 250 peserta Munas VI Muslimat Hidayatullah yang hadir.

Keempat, ketidakpastian ekonomi global serta proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia memberi tekanan tersendiri terhadap stabilitas organisasi, sehingga diperlukan ketahanan kelembagaan dan inovasi gerakan.

Kelima, fragmentasi politik umat yang semakin terlihat turut mengancam kohesi internal organisasi Islam, termasuk Hidayatullah. Beliau menekankan pentingnya merawat persatuan umat melalui dakwah yang mencerahkan.

K.H. Naspi Arsyad juga menyoroti hubungan erat antara tarbiyah dan dakwah sebagai dua kekuatan yang saling melengkapi. “Tarbiyah membentuk individu yang beriman, sementara dakwah menggerakkan individu tersebut untuk beramal dan memperbaiki masyarakat secara kolektif,” ujarnya.

Beliau mengutip pesan pendiri Hidayatullah, Ustadz Abdullah Said, bahwa peradaban Islam dibangun melalui integrasi iman, ilmu, dan amal, dengan pesantren sebagai miniatur peradaban Islam yang menghadirkan praktik nyata nilai-nilai Qur’ani.

Terakhir, K.H. Naspi Arsyad mengingatkan pentingnya bekerja dengan kesungguhan berdasarkan kapasitas yang diberikan Allah. “Bekerja bukan karena kemauan, tetapi karena batas dasar kemampuan,” ujarnya, seraya merujuk pada firman Allah dalam surah Al-Hajj ayat 78 yang menegaskan bahwa Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya serta menyeru umat untuk bersungguh-sungguh di jalan-Nya.

“Dan berjihadlah kamu pada (jalan) Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan tidak menjadikan kesulitan untukmu dalam agama.” (QS. Al-Hajj: 78)

Taujih ini menjadi penguat semangat bagi para peserta Munas Mushida untuk terus berkhidmat, memperkuat kaderisasi muslimah, dan menjaga peran strategis Mushida dalam membangun keluarga Qur’ani menuju peradaban Islam.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ustadzah Reni Susilowati Paparkan 8 Standar Madrasah Ramadhan

    Ustadzah Reni Susilowati Paparkan 8 Standar Madrasah Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), Dra Reni Susilowati, M.Pd.I, menjadi narasumber dalam acara Kajian Dhuha Ramadhan yang mengangka tema “Bulan Ramadhan sebagai Madrasah Keluarga” digelar via TeamLink yang dipesertai oleh Mushida Depok pada 09 Ramadhan 1441 H/02 Mei 2020. Dalam materi yang dibawakannya, beliau mengajak ratusan peserta meeting virtual tersebut […]

  • Setengah Abad Hidayatullah

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle zahratunahdhah
    • 0Komentar

    Mereka, para pegiat tarbiyah dan dakwah yang tak kenal lelah. Para pejuang peradaban yang berkuah peluh meninggikan kalimat Allah. Mereka berhimpun dalam gerak hati dan jiwa yang sama: fillah, lillah dan ilallah.

  • Dampak Covid-19 Meluas, Mushida Salurkan Sembako untuk yang Rentan

    Dampak Covid-19 Meluas, Mushida Salurkan Sembako untuk yang Rentan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Laznas BMH menggandeng Muslimat Hidayatullah dalam rangka penyaluran sembako untuk kelompok rentan terdampak virus Corona atau Covid-19 terutama guru ngaji, ustadz, marbot masjid, pengurus pesantren serta masyarakat fakir dan dhuafa di wilayah Depok. Pembagian sembako secara parsial dilakukan selama 3 tahap yang seluruhnya 101 paket sembako. Kegiatan bakti sosial tebar paket sembako sinergis […]

  • Mengenangmu Lagi, Lagi, dan Lagi

    Mengenangmu Lagi, Lagi, dan Lagi

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • 0Komentar

      Oleh: Zahratun Nahdhah  Ahad, 11 Juli 2021  Jam menunjukkan pukul 04.49. Meskipun sedang berhalangan, karena telah terbiasa bangun subuh, maka jam segini aku telah terjaga. Kuraih handphone, mengecek notifikasi whatsapp masuk. Kubuka salah satu grup. Whatsapp pertama yang terbuka membuat jantungku berdegup kencang, karena diawali dengan kalimat istirja’.    Belum sempat terbaca isi whatsappnya […]

  • Menempuh Jalan Menuju Surga

    Menempuh Jalan Menuju Surga

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Hatta ablugha majma’a al-bahraini au amdhiy huquba “Sampai dapat, saya terus akan mencari pertemuan dua lautan itu (untuk mencari ilmu) atau biarlah saya tetap berjalan selama beratus-ratus tahun lamanya”. (Nabi Musa alaihissalam) ***** Semasa di sekolah, guru-guru memanggilku Athirah. Itu nama depanku. Sementara nama panggilanku di rumah dan di antara kawan serta tetangga adalah Ara. […]

  • Giatkan Rekrutmen, PW Mushida Jawa Timur Selenggarakan Muslimah go to Campus

    Giatkan Rekrutmen, PW Mushida Jawa Timur Selenggarakan Muslimah go to Campus

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Surabaya, mushida.org) Rekrutmen adalah upaya untuk menyaring generasi militansi yang produktif dengan tahap-tahap tertentu yang siap untuk meneruskan dan mengemban amanah dalam organisasi. Proses rekrutmen dalam sebuah organisasi adalah keniscayaan untuk terus melahirkan kader-kader dalam mengawal pencapaian visi dan misi organisasi. Melalui proses rekrutmen diharapkan transformasi nilai-nilai dapat terus dilakukan dalam mengembangkan peran dan eksistensi […]

expand_less