light_mode
light_mode

Cerdas Menempatkan Ambisi dan Cinta

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Sarah Zakiyah

SIAPA yang tak kenal dengan pemuda tampan, kaya raya, keturunan dinasti Bani Umayyah yang tersambung nasabnya dengan sahabat mulia Umar bin Khottob.

Dialaha Umar ibn Abdul Aziz, putra dari Ummu ‘Ashim bint ‘Ashim ibn Umar ibn Khottob. Pemuda yang terkenal hidup dalam keglamoran dunia, selalu berbau wangi, hingga digambarkan bahwa wanginya tetap tercium walaupun ia telah pergi.

Keglamoran hidupnya juga terlihat dari pakaian yang ia kenakan, selain harga yang mahal, pakaiannya adalah model terbaru dan belum pernah dikenakan orang lain. Jika model pakaian yang ia pakai telah ditiru orang lain, maka ia akan tinggalkan pakaian tersebut.

Umar menikahi putri Abdul Malik ibn Marwan yang cantik, ia dapat mengalahkan para pesaingnya dalam memperebutkan Fathimah bintu Abdul Malik. Selain kehidupan glamor yang ia pilih, kedudukan sebagai gubernur Madinah juga ia incar yang akhirnya dapat ia miliki, saat Al Walid menjabat sebagai Khalifah.

Kehidupan Umar berubah di akhir kepemimpinannya sebagai gubernur Madinah dan terus berlanjut hingga ia menggantikan Sulaiman memegang tampuk kekuasaan bani Umayyah.

Kehidupan yang berbanding terbalik dengan kehidupannya di masa muda. Di saat inilah tersebut kisah bahwa Umar ibn Abdul Aziz mengagumi seorang budak wanita yang memiliki kecantikan sempurna, sahaya istrinya yang ia miliki sejak kecil, pemberian dari ayahnya.

Umar meminta pada istrinya untuk menghibahkan sahaya tersebut padanya, namun Fathimah menolak menyerahkannya bahkan cemburu kepadanya. Ketika Umar menjadi khalifah, Fathimah memerintahkan kepada budaknya agar berdandan, kemudian Fahimah masuk dengan membawa budak tersebut menghadap Umar dan berkata, “Wahai Amirul Mukminiin, engkau pernah mengagumi fulanah, hamba sahayaku, dan engkau memintanya kepadaku, tapi dulu aku menolaknya. Jiwaku hari ini berbuat baik padamu dengan memberikannya padamu, maka dekatilah dia”.

Ketika sahaya itu menghadapnya, ia melihat sesuatu yang mengagumkannya dan bertambah kekagumannya kepadanya. Maka Umar berkata kepadanya, ‘Lepaskan pakaianmu’. Ketika ia hendak melakukannya, maka Umar berkata, ‘Sebentar, duduklah. Ceritakan kepadaku, milik siapakah kamu dan darimana kamu sehingga menjadi milik Fathimah?’.

Singkat cerita, sahaya itu menceritakan asal-usulnya hingga ia berada di tangan Fathimah binti Abdul Malik. Umar lalu memerintahkan untuk mencari keturunan dari pemilik awal budak yang menjadi miliknya sekarang. Ketika sampai di hadapannya, ia berkata, “Wahai Amirul Mukminiin, ia untukmu”.

Umar menjawab, ‘Aku tidak membutuhkannya.’ Ia berkata, ‘Belilah ia dariku.’ Lalu pemuda itu pergi dengan membawanya. Sahaya itu berkata, ‘Bagaimana perasaan anda wahai Amirul Mukinin? Dia menjawab, ‘ia masih seperti sedia kala bahkan semakin dalam.’

Kisah cinta Umar ibnu Abdul Aziz di atas tersebut termuat dalam kitab Almuntaqo fii Dzammil Hawa karya Abul Faraj Ibnu al Jauzy.

Setiap manusia pasti memiliki ambisi untuk mendapatkan sesuatu. Akan tetapi ambisi duniawi seringkali menjadikan manusia lupa akan tuntunan dan cara mendapatkannya. Berbagai cara ditempuh demi memenuhi ambisi mendapatkan kedudukan, kekayaan ataupun cinta seseorang. Tak peduli halal atau haram, baik atau burukkah jalan tersebut.

Berbeda dengan Umar ibn Abdul Aziz, keimanan pada Allah dan hari akhir mengantarkan Umar ibn Abdul Aziz menggapai ambisi duniawi dengan cara yang baik dan diridhoi, kala jabatan yang diinginkannya ia dapatkan, ia menjadi pemimpin yang dicintai rakyatnya, kesejahteraan rakyat pada masanya menjadi bukti nyata.

Umar juga menempatkan akhirat sebagai akhir dari ambisi tertingginya. Saat ambisi tertinggi harus didapatkan dengan mengorbankan apa yang telah dimiliki, ia rela melepaskannya walaupun keinginan kuat memilikinya masih ada.

Memiliki ambisi tinggi tidaklah terhina, Rosulullah –shollalhu alaihi wa sallam- malah memerintahkan agar meminta pada Allah surga firdaus, surga tertinggi di sisi Allah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّم إِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ ، فَإِنَّهَا أَوْسَطُ الْجَنَّةِ ، وَأَعْلَى الْجَنَّةِ ، وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ ، وَمِنْهُ يُفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّة

Dari Abu Hurairah, Rosulullah-shollalahu ‘alaihi wa sallam– bersabda: “jika kalian minta (sesuatu) pada Allah, maka mintalah Firdaus, karena dia adalah pertengahan surga dan surga tertinggi, di atasnya terdapat Arsy Arrahman, dan darinyalah sungai-sungai surga mengalir”

Hadits yang dikeluarkan oleh Imam Bukhori tersebut mengabarkan, jika meminta sesuatu pada Allah janganlah sesuatu yang rendah, atau jangan setengah-setengah. Mintalah sesuatu yang tinggi sekalian.

Tersirat dari hadits ini, bahwa berambisi mendapatkan sesuatu yang baik dibolehkan, tentunya dengan cara yang baik dan diridhoi oleh Allah. Semoga setiap mukmin dapat mengambil ibroh dari perjalanan hidup Umar ibn Abdul Aziz. Berambisi mendapatkan hal yang baik di dunia dan akhirat. Wallahu a’lam. 

______________
SARAH ZAKIYAH, penulis adalah Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) dan aktif sebagai pendidik dan ibu rumah tangga. 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Penetapan Kepengurusan Baru, Mushida Jawa Tengah Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Dakwah dan Tarbiyah

    Dengan Penetapan Kepengurusan Baru, Mushida Jawa Tengah Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Dakwah dan Tarbiyah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Semarang (mushida.org) – Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Jawa Tengah mengangkat tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.” Selaras dengan tema tersebut, Ustadz Akhmad Ali Subur selaku ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Tengah dalam sambutannya menekankan beberapa hal yang harus menjadi perhatian khusus oleh Pengurus Wilayah Mushida terpilih. “Di samping […]

  • Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sarah Zakiyah* MENEMUKAN makna tersirat dari yang tersurat bagaikan menemukan jarum dalam butiran beras. Itulah hikmah yang dikatakan oleh Baginda Rosulullah SAW, “Hikmah adalah barang yang hilang dari seorang mukmin”. Jumat merupakan hari ‘ied/ perayaan pekanan bagi setiap muslim, sunnah baginya membaca Q.S Al Kahfi sebelum matahari hari ini tergelincir. Tidaklah dijadikan sunnah jika […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dan Bangun Sinergi dengan PP Salimah

    PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dan Bangun Sinergi dengan PP Salimah

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Untuk menjalin ukhuwah dan membangun sinergi dakwah, pada Kamis, 29 September 2022 Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah bertandang ke kantor Pimpinan Pusat Persaudaran Muslimah (Salimah) di Jl. H. Taiman No. 10 RT. 03 RW. 09, Kel. Gedong Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam sambutannya, Ketua Umum Salimah, Ir. Etty Pratiknyowati mengatakan bahwa kita patut mensyukuri kenikmatan […]

  • PD Mushida Kebumen Gelar Seminar Nasional Pendidikan

    PD Mushida Kebumen Gelar Seminar Nasional Pendidikan

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2010
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Acara akbar tahunan kembali digelar oleh Pengurus Daerah (PD) Mushida Kebumen bekerjasama dengan TK Yaa Bunayya yang berada di bawah koordinasi Muslimat Hidayatullah wilayah tersbeut. Bekerjasama dengan SD Integral Al Madina Hidayatullah Kebumen, Mushida melaksanakan kegiatan Seminar Pendidikan bertema ‘Sukses Mendidik Anak di Era Global’ bertempat di Gedung Setda Kota Kebumen, pada tanggal […]

  • Kehadiran Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur Bangkitkan Semangat Bangun Keluarga Qur’ani

    Kehadiran Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur Bangkitkan Semangat Bangun Keluarga Qur’ani

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) – Hidayatullah sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang mainstream tarbiyah dan dakwah memiliki akar historis yang kuat dalam membangun masyarakat berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Mushida, Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., pada pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur pada Jumat, 1 Mei 2026/13 […]

  • From A to Z Pre-Wedding and Becoming Mother Preparation

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang.” (QS: Ar-Ruum: 21) Halaqoh Tarbiyah Mancanegara (HATIMA) bekerja sama dengan Departemen Keputrian PP Muslimat Hidayatullah menghadirkan webinar pada Jum’at, 31 Desember 2021. Kegiatan virtual ini diikuti […]

expand_less