light_mode
light_mode

PW Mushida Jabar Selenggarakan Daurah Marhalah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hidayatullah sebagai harakah jihadiyah harus survive dalam membawa misi utamanya sebagai pelanjut risalah Rasulullah SAW, membangun peradaban Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut, kata kuncinyanya adalah adanya program kaderisasi yang berkelanjutan.

Program yang mampu memberi bekal kepada para kader untuk mampu menyampaikan visi dan misi lembaga, memberi pencerahan kepada umat yang akhirnya terekrut menjadi kader Hidayatullah, lebih spesifik lagi, menjadi kader Muslimat Hidayatullah. Untuk itu, PW Muslimat Hidayatullah Jawa Barat menyelenggarakan Daurah Marhalah Ula dan Daurah Marhalah Wustha pada 2-4 Desember 2022/7-9 Jumadil Awwal 1444 H di Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat.

Daurah Marhalah Ula dengan tema “Mencetak Kader Berkualitas Menuju Keluarga Qurani” dan Daurah Marhalah Wustha dengan tema ”Meneguhkan Jati Diri Kader Musimat Hidayatullah Menuju Sukses Tarbiyah Dan Dakwah” diikuti oleh peserta yang berjumlah 130 orang yang terdiri dari PD Mushida Depok, Bogor, Cirebon, Purwakarta, Bandung, Cianjur, Indramayu, Karawang, Garut, dan DKI Jakarta.

“Peserta Daurah Marhalah nantinya akan menjadi penerus dakwah di tempat tugas. Sebagai daiyah dan kader Muslimat Hidayatullah harus memahami manhaj sebagai bekal dalam menyampaikan dakwah,” ucap Ketua PW Mushida Jawa Barat, Rahmawati.

Dalam sambutan yang disampaikan, Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Barat Ahmad Suhendar menegaskan tentang pentingnya seorang kader.

“Berbicara tentang organisasi, komponen yang harus dimiliki adalah seorang kader. Kader yang mampu mengusung tugas pokok organisasi. Ketika organisasi tidak bisa melakukan kaderisasi, maka bisa dipastikan organisasi tersebut hanya sampai pada inisiator,” jelasnya.

Kader adalah sekelompok orang yang dipersiapkan oleh organisasi untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi organisasi.

“Proses kaderisasi tentu tidak dapat dilakukan secara mendadak, namun harus dilakukan secara continue atau terus menerus. Membangun peradaban Islam tidak bisa terwujud jika keluarga tidak memiliki visi yang sama. Seorang kader harus mampu menghadirkan Islam rahmatan lil alamin dimulai dari dirinya, keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya dengan mengutip ayat pada Surah Al-Ankabut: 69.

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S Al-Ankabut: 69)

Selain memberikan bekal kepada kader untuk memahami Ushul Al-Ilm (Epistemologi Islam), mendalami kandungan khittah dan jatidiri Hidayatullah, Daurah Marhalah ini bertujuan untuk melahirkan kader yang siap untuk menggerakkan rekrutmen dan pembinaan anggota dan kader Muslimat Hidayatullah.

“Saya bersyukur bisa mengikuti Daurah Marhalah Wustha yang diselenggarakan oleh PW Mushida Jabar ini. Harapannya, semua bekal yang telah kami terima dari para instruktur dapat diimplementasikan di tempat kami bertugas,” ucap Muliani, peserta Daurah Marhalah Wustha asal Cirebon, Jawa Barat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Ketahanan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak merupakan bagian dari interaksi sosial sehari-hari. Kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini menyebabkan keluarga dalam perubahan revolusi. Sehingga keluarga harus memiliki kesiapan dan menjadi bagian dari era 5.0. Society 5.0 adalah suatu konsep sosial yang berpusat pada […]

  • Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    Rumah sebagai Prioritas Utama Muslimah Pejuang Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Dr. Suriandi Sudi menjadi narasumber dalam webinar Series ketiga Muslimat Hidayatullah yang diadakan pada hari Sabtu, 5 Desember 2020. Bersama dengan Dr. (Cand.) Reny Susilowati, M.Pd.I (Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah), beliau membahas tema “Meneguhkan Integritas Muslimah demi Tegaknya Peradaban Islam.” Webinar tersebut disaksikan oleh setidaknya dua […]

  • Temu Silaturrahim Kader Muda Annisa Hidayatullah Yogyakarta

    Temu Silaturrahim Kader Muda Annisa Hidayatullah Yogyakarta

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PW Mushida DI Yogyakarta menggelar acara pertemuan kader muda Muslimat Hiadyatullah se-Yogyakarta. Acara tersebut terselenggara di akhir Ramadhan lalu. Pada kesempatan tersebut hadir kader-kader muda dari Annisa Hidayatullah. 

  • Mujahadah Seorang Muslimah Sebagai Madrasah Pertama

    Mujahadah Seorang Muslimah Sebagai Madrasah Pertama

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wanita adalah madrasatul ula atau sekolah dan lingkungan pertama bagi anak-anaknya.  Demikian yang dituturkan Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah Dr. (Cand) Reny Susilowati, M.Pd sebagai narasumber pertama dalam webinar bertema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam” pada Sabtu (05/12/2020). Lebih jauh, Reny menerangkan bahwa jauh sebelum menikah, seorang wanita hendaknya telah […]

  • Muslimat Hidayatullah Depok Gelar Kegiatan 2 Hari Sanlat Ramadhan Ceria

    Muslimat Hidayatullah Depok Gelar Kegiatan 2 Hari Sanlat Ramadhan Ceria

    • calendar_month Minggu, 10 Jun 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Kota Depok menggelar acara Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan Ceria For Kids yang rencananya digelar selama 2 hari berlokasi di komplek terpadu nan asri Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat. Bulan Ramadhan adalah momentum edukasi sebagai Madrasah penumbuh jatidiri mulia dan peneguh iman Islam sejak dini. Dalam rangka aktualisasi […]

  • PP Mushida Hadiri Muktamar Ke-5 Wanita PUI

    PP Mushida Hadiri Muktamar Ke-5 Wanita PUI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., secara resmi membuka Muktamar ke-5 Wanita Persatuan Ummat Islam (PUI) di Graha Wisata TMII, Jakarta. Muktamar ini berlangsung pada 3–5 Juli 2025 dan mengusung agenda besar konsolidasi, evaluasi, dan penetapan program kerja nasional Wanita PUI dalam menjawab tantangan zaman. […]

expand_less