light_mode
light_mode

Dunia Hanyalah Permainan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ

“Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan, kelengahan, perhiasan, dan saling bermegah-megahan di antara kamu serta berlomba-lomba dalam banyaknya harta dan anak keturunan. (Perumpamaannya adalah) seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, lalu mengering dan kamu lihat menguning, kemudian hancur. Di akhirat ada azab yang keras serta ampunan dari Allah dan keridaan-Nya. Kehidupan dunia (bagi orang-orang yang lengah) hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS. Al-Hadiid: 20)

Dalam tafsir Fii Zhilalil Qur’an, Sayyid Quthb mengatakan bahwa dunia adalah permainan, sesuatu yang melalaikan, saranan untuk bermegah-megah dan berbangga-bangga. Inilah hakikat yang ada di balik setiap kesungguhan yang menyita perhatian dan melenakan. Allah menyeru manusia untuk berkompetisi di arena pertandingan yang hakiki untuk meraih tujuan yang berhak dimiliki oleh pemenang.

Kita menyukai permainan, bahkan mengikuti permainan tersebut. Kita senang menonton film ataupun drama, walaupun itu hanya cerita. Kita suka membaca novel, padahal itu adalah fiksi belaka.

Begitulah hakikat dunia. Dunia hanya seperti permainan yang kita ikuti. Kadang kita menjadi pencipta permainan itu, kadang menjadi pemain, terkadang menjadi supporter, seringkali sekadar menikmati jalannya permainan tersebut, dan sesekali kita memerankan semuanya. Siapapun di dunia ini, pasti akan menjalani peran sebagai pemain, pendukung, penikmat, kadang dijalani di satu waktu, terkadang juga tidak.

Apapun bentuk permainan yang kita ciptakan, atau orang lain ciptakan, semuanya butuh keseriusan, walaupun itu hanya permainan. Seperti itulah juga dunia. Walaupun semuanya hanya permainan, hanya drama, tetapi harus dijalani dengan penuh kesungguhan dan keseriusan jika ingin memenangkan permainan tersebut. Sebuah tim sepak bola jika ingin menjadi pemenang, harus mempersiapkan permainan dengan sebaik mungkin. Dimulai dari kesiapan setiap personel, kekompakan tim, latihan yang keras, dan seterusnya.

Layaknya sebuah permainan, maka kalah menang adalah hal yang biasa. Hasil yang diterima dari permainan itu tidak usah diambil hati. Tidak usah dianggap serius, sampai menyalahkan, bahkan melukai atau satu sama lain. Cukup diterima hasilnya dan mengatur kembali strategi agar dapat memenangkan permainan itu di lain waktu. Karena dunia hanya permainan, cukuplah ia diperlakukan seperti permainan. */Sarah Zakiyah, Sekjend PP Mushida

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguatkan Proses Tahapan Penerapan Syariat pada Anak

    Menguatkan Proses Tahapan Penerapan Syariat pada Anak

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SAAT ini begitu banyak orangtua yang sudah melek syariat. Mereka banyak mendapat kajian itu baik melalui majelis taklim, halakah-halakah, tablig akbar, seminar, bahkan melalui media online semisal youtube yang menyiarkan kajian para dai kondang yang bertebaran di media sosial. Hal ini membuat para orang tua makin sadar betapa pentingnya penerapan syariat ini pada putraputri mereka. […]

  • Tingkatkan Kualitas Pengurus, PP Mushida Selenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah

    Tingkatkan Kualitas Pengurus, PP Mushida Selenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah pada periode ini tentu memerlukan peningkatan wawasan dan kualitas diri dalam mengemban amanah dalam menjalankan organisasi dengan baik. Departemen Organisasi & SDI PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah & Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah secara online pada Sabtu, 10 Agustus 2024/6 Safar 1446 H. “Amanah harus dilakukan dengan […]

  • Kuatkan Keimanan, Agar Terhindar Dari Kemunafikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Al-Qur’an turun menyempurnakan ajaran dari ajaran-ajaran sebelumnya. Al-Qur’an juga hadir sebagai jawaban dari permasalah yang ada di muka bumi untuk kemudian dijadikan sebagai sandaran kembali kepada-Nya. Demikian halnya Al-Qur’an juga menceritakan berbagai kisah orang-orang terdahulu agar orang-orang beriman mengambil hikmah dan ibrah darinya. Banyak kisah yang diceritakan dalam Al-Qur’an juga pada hadits Rasulullah. Hal ini […]

  • Resep Sehat Berpuasa

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Niat kita menjalankan ibadah puasa adalah untuk Allah semata. Dengan menahan lapar kita tidak lantas menjadi sakit atau lemas. Allah sudah mengatur yang terbaik untuk hamba-Nya. Seseorang yang tidak makan dan minum di siang hari, ia tidak akan sakit. Bahkan Allah menjamin kesehatan bagi orang yang berpuasa. Namun seringkali kita merasa lemas pada siang hari […]

  • PP Mushida Hadiri Muktamar Ke-5 Wanita PUI

    PP Mushida Hadiri Muktamar Ke-5 Wanita PUI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., secara resmi membuka Muktamar ke-5 Wanita Persatuan Ummat Islam (PUI) di Graha Wisata TMII, Jakarta. Muktamar ini berlangsung pada 3–5 Juli 2025 dan mengusung agenda besar konsolidasi, evaluasi, dan penetapan program kerja nasional Wanita PUI dalam menjawab tantangan zaman. […]

  • Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Depok, mushida.org – Sebagai seorang muslimah di masa kini, kita tidak hanya dituntut untuk berakhlak mulia namun juga cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan akhlak yang baik kita akan memiliki arah hidup yang benar. Dengan kecerdasan finansial, kita akan menjadi muslimah mandiri dan berdaya. Dalam rangka gebyar Munas 6, Keputrian Muslimat Hidayatullah menggelar Seminar Kemandirian Finansial […]

expand_less