Mushida Kalimantan Tengah Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Dalam Menguatkan Ketahanan Keluarga
- Artikel Berita Global Musyawarah Pendidikan Anak Wilayah
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Palangka Raya, Mushida.org) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah dengan tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas” pada 27-28 Rajab 1447 H/16-17 Januari 2026 di Kampus Madya Hidayatullah Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Musyawarah Wilayah merupakan forum musyawarah terlengkap di tingkat wilayah yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Musyawarah Wilayah ini diselenggarakan dalam rangka mendengarkan laporan pertanggungjawaban PW kepada PP, menetapkan ketua dan anggota Pengurus Wilayah, serta menetapkan keputusan-keputusan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Bidang Keputrian PP Mushida, Ustadzah Mutiah Najwati, M.Pd., menyampaikan bahwa musyawarah ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi majelis amanah dan ikhtiar.
“Di sinilah kita bersama-sama melakukan muhasabah atas perjalanan kepengurusan yang telah dilalui, merumuskan arah langkah ke depan, serta memperteguh kembali komitmen dakwah Muslimat Hidayatullah di tengah dinamika zaman,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Tengah, Ust. Usamah, S.ST menyampaikan bahwa kita perlu muhasabah untuk mengokohkan niat agar cita-cita kita bisa diwujudkan dalam jangka 5 tahun ke depan.
“Jangan hanya menyuarakan, tetapi harus dibuktikan dengan langkah nyata. Keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat, keluarga adalah sel-sel penyusun jaringan, jika keluarga tidak tahan tidak kuat maka sel-sel itu akan sakit,” ungkapnya di hadapan 30 peserta yang hadir.
Kepengurusan Baru, Harapan Baru
Dalam Musyawarah Wilayah ini ditetapkan Aliawaty, S.Pd., AUD., sebagai Ketua MMW Mushida Kalimantan Tengah periode 2025-2030, dan Binti Musfiroh sebagai Ketua PW Mushida Kalimantan Tengah periode 2025-2030.
“Amanah kepemimpinan yang kini kami emban merupakan amanah besar dan tanggungjawab kolektif, bukan semata tugas pribadi. Ke depan, kami berharap kepengurusan Muslimat Hidayatullah Wilayah Kalimantan Tengah semakin solid, progresif, dan berdampak,” sebut Ketua PW Mushida Kalimantan Tengah, Binti Musfiroh.
Muslimat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penguatan ketahanan keluarga, pembinaan keislaman kaum ibu, serta penggerak dakwah yang santun, mencerahkan, dan membumi di tengah masyarakat.
Adapun Ketua MMW Mushida Kalimantan Tengah, Aliawaty, S.Pd., AUD., mengatakan bahwa pergantian ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan perubahan titik pandang.
“Dari yang sebelumnya menjalankan, kini menjadi penjaga agar perahu organisasi kita tetap berlayar sesuai kompas wahyu dan khittah perjuangan Hidayatullah. Dan terasa semakin berat. Sebagai MMW, kami bertugas sebagai kompas dan penunjuk arah bagi PW agar setiap kebajikan yang diambil tetap selaras dengan visi besar organisasi Hidayatullah dan Muslimat Hidayatullah,” urainya.
Kita menyadari bahwa keluarga adalah unit terkecil namun paling menentukan dari sebuah bangsa. Jika rumah tangga kita rapuh, maka runtuhlah pondasi peradaban. Sebaliknya, jika keluarga kita tangguh—baik secara iman, ilmu, maupun ekonomi—maka martabat bangsa akan terangkat.
Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi tentang kemajuan ekonomi. Indonesia Emas adalah lahirnya generasi yang berkarakter, beraqidah lurus, dan memiliki kesungguhan dalam beribadah dan beramal.
- person


Saat ini belum ada komentar