light_mode
light_mode

Penutupan Rakernas Muslimat Hidayatullah Tekankan Kemandirian dan Transformasi Organisasi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Jakarta, Mushida.org) – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Hidayatullah merupakan forum strategis yang memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi. Melalui Rakernas, dilakukan proses sinkronisasi program antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, serta unit-unit pendidikan seperti PAUD Kampus Induk dan Kampus Utama. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesinambungan dan keselarasan gerak organisasi secara nasional.

Rakernas Muslimat Hidayatullah resmi ditutup pada 8 April 2026, bertepatan dengan 20 Syawal 1447 H. Ketua Bidang Organisasi DPP Hidayatullah, Ustadz Dr. Dudung Amadung Abdullah, M.H., menyampaikan bahwa Rakernas kali ini mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Profetik, Profesional, dan Berpengaruh.”

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa pada tahun 2030, Muslimat Hidayatullah harus mampu menjadi organisasi yang mandiri secara keuangan. Kemandirian tersebut, menurutnya, hanya dapat terwujud melalui penguatan dan pengembangan sektor ekonomi organisasi.

“Mushida harus mandiri dari segi kebijakan. Ketika Mushida menetapkan kebijakan yang menjadi jati diri, tidak boleh ada intervensi. Mushida juga harus mampu mengembangkan diri secara mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk menjadi organisasi yang berpengaruh, Mushida perlu menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, Mushida dapat menjadi barometer keberhasilan yang diakui oleh berbagai pihak. Salah satu indikator organisasi yang berpengaruh adalah keberadaannya diperhitungkan oleh pihak lain.

Terkait arah ke depan, Ust. Dudung menekankan bahwa dalam sepuluh tahun mendatang Mushida harus siap menghadapi berbagai perubahan, membangun sistem yang operasional, serta memperkuat kemandirian dan pengaruh organisasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan keluarga sebagai titik fokus utama. Menurutnya, organisasi tidak boleh mengabaikan peran keluarga dalam proses pembinaan dan penguatan kader.

“Organisasi ini diharapkan menjadi organisasi yang lincah, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di antaranya adaptif terhadap Artificial Intelligence, serta responsif terhadap kebutuhan aktual masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memaksimalkan potensi yang dimiliki, baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya insani (SDI), sebagai faktor penting dalam pertumbuhan organisasi.

Rakernas ini diikuti oleh 114 peserta yang terdiri dari Pengurus Pusat, unsur Pengurus Wilayah dari 37 provinsi se-Indonesia, serta Kepala Sekolah PAUD-TK Yaa Bunayya Kampus Induk dan Kampus Utama Hidayatullah.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat Hidayatullah Jambi, Ernawati U. Mangopo menyampaikan bahwa ada yang perlu digarisbawahi dari materi yang diperoleh selama kegiatan. Ia menilai terdapat tiga hal penting yang harus menjadi perhatian, yaitu perubahan pola pikir, optimalisasi proses, serta penguatan strategi dakwah yang dibarengi dengan langkah nyata.

“Setiap acara nasional seperti ini saya merasakan adanya ukhuwah yang hangat. Ketika badan terasa lelah setelah beraktivitas seharian, lalu bertemu dan bercengkerama dengan teman-teman, seketika lelah dan letih menjadi hilang. Senyuman teman-teman dari berbagai wilayah terasa melegakan hati,” ungkapnya.

Ia berharap, momentum Rakernas ini dapat semakin memperkuat peran kader Muslimat Hidayatullah dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istri Sebagai Tokoh Utama Keuangan Keluarga

    Istri Sebagai Tokoh Utama Keuangan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2009
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SEORANG istri dalam rumah tangga bukan hanya sekadar menjadi sosok yang mengasuh, mendidik anak-anak serta mengurus suami dan rumah. Dalam praktiknya, istri memegang peran dalam mengelola keuangan keluarganya. Jika suami merupakan kepala keluarga, maka istri merupakan leher yang menentukan ke mana arah kepala bergerak.

Pada dasarnya seorang istri lebih detil dalam mengurus keuangan keluarga. Oleh karena […]

  • Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5) GEMETAR tubuh beliau menuruni bukit Tsur. Dekapan kuat malaikat Jibril yang menyerupai manusia masih beliau rasakan. Ayat-ayat suci kalam Allah yang baru diterimanya melalui malaikat Jibril memerintahkannya untuk membaca. Beliau […]

  • Muslimat Hidayatullah Gowa Terus Mendidik Generasi di Bollangi

    Muslimat Hidayatullah Gowa Terus Mendidik Generasi di Bollangi

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG, BOLLANGI – Pengurus Muslimat Hidayatullah Gowa, Sulawesi Selatan, terus melakukan kerja-kerja keummatan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Saat ini mereka merintis TK Yaa Bunayya Bollangi masih dalam perintisan. Perjuangan mereka terbilang tidak sederhana. Gedung TK yang digunakan sekarang untuk proses belajar adalah milik salah satu warga Villa Pattalassng Indah yang berbaik hati meminjamkan untuk […]

  • Mushida Gunung Tembak Dapat Suntikan Spirit dari Abah Zain

    Mushida Gunung Tembak Dapat Suntikan Spirit dari Abah Zain

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Alhamdulillah, Muslimat Hidayatulllah Kawasan Khusus Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali mendapatkan suntikan spirit dari Ust Zainuddin Musaddad atau karib dengan sapaan Abah Zain. Kehadiran Abah Zain yang juga Ketua Departemen Adab dan Pembinaan Keluarga DPP Hidayatullah ini sekaligus narasumber tunggal dalam acara Upgrading Guru PAUD, TK dan TPA yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Muslimat […]

  • Edukasi Orangtua, Mushida Seminar Bahaya Homoseksual

    Edukasi Orangtua, Mushida Seminar Bahaya Homoseksual

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk keperihatinan terhadap maraknya perilaku homoseksual di Indonesia, Muslimat Hidayatullah Makassar bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Keluarga (KIPIK), mengadakan seminar bertema ‘Menyelamatkan Bangsa dari Darurat LGBT’ di Aula Al-Bayan Hidayatullah Makassar, Rabu (16/03/2016) lalu. Dalam sambutannya, Haderah, selaku Ketua Mushida Makassar menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus homoseksual yang menurutnya terjadi juga karena lengahnya benteng dari […]

  • Profil PAUD Yaa Bunayya Ujoh Bilang, Kalimantan Timur

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Nama sekolah : PAUD Yaa Bunayya Ujoh Bilang Alamat Sekolah : Jl. Raya Simpang Budaya RT 15 Kampung Ujoh bilang Kec. Long Bagun Kab. Mahakam Ulu, Kalimantan Timur Visi Mewujudkan generasi Qur’an yang berakhlak mulia, cerdas, aktif, inovatif dan mandiri Misi1.Menguatkan penanaman aqidah ahlu sunnah wal jama’ah dan mempelajari ibadah sehari-hari. 2.Mengajarkan Al qur’an secara […]

expand_less