light_mode
light_mode

Kunjungan PP Mushida ke Institut Muslim Cendekia Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Mahasiswi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah berkunjung ke kampus Institut Muslim Cendekia (IMC) Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 21 Dzulqa’dah 1447 (9/5/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan agenda pembinaan, pengarahan, dan motivasi kepada 30 mahasiswi Institut Muslim Cendekia yang merupakan kader Hidayatullah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ukhuwah dan penguatan dakwah di kalangan mahasiswi. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bidang Keputrian PP Muslimat Hidayatullah, Mutiah Najwati, S.H.I., M.Pd., menjelaskan posisi Muslimat Hidayatullah sebagai organisasi pendukung Hidayatullah yang telah hadir di 38 provinsi dengan sekitar 310 pengurus daerah di seluruh Indonesia.

“Mushida bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial, dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Ia juga menerangkan bahwa Muslimat Hidayatullah memiliki enam visi organisasi yang dijalankan melalui berbagai program untuk mendukung visi besar pembangunan keluarga Qur’ani menuju peradaban Islam. Dalam arahannya, Mutiah Najwati mendorong para mahasiswi untuk menjaga konsistensi dalam menuntut ilmu serta mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, semoga adik-adik mahasiswi istiqamah dalam menuntut ilmu serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain penguatan akademik dan dakwah, para mahasiswi juga diarahkan untuk menjadi bagian dari keberlanjutan perjuangan Muslimat Hidayatullah di masa mendatang.

Salah satu peserta, Rufaidah Amani, mahasiswi semester dua asal Jakarta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih kepada para ustadzah atas kunjungannya dengan membawa materi-materi bermanfaat yang sangat luar biasa. Semoga kunjungan ini bisa menjadi wasilah untuk memperkuat silaturahmi,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Davina Naylah Izzah, mahasiswi semester dua asal Balikpapan. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan ustadzah sekalian yang telah meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi ke tempat kami,” ungkapnya.[]

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimah Hidayatullah: Anak, Investasi Dunia Akhirat

    Muslimah Hidayatullah: Anak, Investasi Dunia Akhirat

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Persoalan mendidik anak memang menjadi tantangan sekaligus investasi akhirat orangtua. Betapa tidak, salah mendidik anak bisa membawa orangtua dekat dengan surga atau terjerumus ke dalam neraka. Meraih surga menjadi dambaan semua orang. Surga memang harus dibayar mahal, yakni dengan kerja keras dan ikhlas menerima berbagai ujian Allah Ta’ala, termasuk kerja keras dalam membesarkan anak. Mengingat […]

  • Keyakinan yang Menepis Segala Keraguan

    Keyakinan yang Menepis Segala Keraguan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sarah Zakiyah* PERJALANAN manusia mencari tuhan telah dimulai sejak manusia itu ada, sama lamanya dengan pencarian jati diri manusia itu sendiri. Kajian tentang manusia dan tuhan mungkin terus berlanjut hingga berakhirnya kehidupan dunia. Persepsi tentang tuhan yang dihadirkan pun bermacam-macam. Tengoklah misalnya pendapat sarjana barat Karen Armstrong, penulis buku Sejarah Tuhan, yang menyebut tuhan […]

  • Peran Muslimat dalam Kepemimpinan Keluarga

    Peran Muslimat dalam Kepemimpinan Keluarga

    • calendar_month Senin, 14 Des 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sulastri* BERBICARA tentang wanita sebagai individu dan sebagai istri. Kadangkala peran wanita sering mengalami tumpang tindih karena keduanya pada satu waktu bisa berjalan bersamaan. Dan, kedua hal tersebut, seringkali tidak disadari oleh para wanita. Disinilah letak kehebatan wanita dimana kemampuan generik itu tak dimiliki oleh umumnya lelaki. Maka disinilah dibutuhkan kedewasaan dan kemampuan kaum […]

  • Karena Kita Bunda yang Hebat

    Karena Kita Bunda yang Hebat

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SUATU hal yang paling penting dalam proses pembangunan umat manusia adalah pendidikan. Oleh karenanya pendidikan takkan pernah kering dengan habisnya permasalahan-permasalahan seputar pendidikan. Salah satu permasalahan itu adalah mendidik anak. Anak merupakan generasi penerus pertumbuhan dan perkembangan umat manusia. Sehingga tujuan manusia menjadi seorang khalifah di bumi tercapai. Karena itu lingkungan keluarga sebagai tempat anak […]

  • Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida Resmi Ditutup

    Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida Resmi Ditutup

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Pemberdayaan muslimat adalah upaya pencerdasan muslimat hingga mampu berperan menyempurnakan seluruh kewajiban dari Allah SWT. Pemberdayaan muslimat harus didukung oleh lembaga atau organisasi, sebagai wadah tempat lahirnya program–program kerja yang berbasis kemandirian muslimat. Mengingat salah satu indikator kemandirian muslimat adalah mampu mengatur perekonomian keluarganya. “Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; […]

  • Bahaya Fitnah dan Kewajiban untuk Menghindarinya

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Di sebuah perkampungan kecil yang dipenuhi dengan kedamaian, tinggallah keluarga bahagia di sana meski hidup sederhana dan pas pasan. Namun, kedamaian itu hancur ketika kampung itu diguncang oleh fitnah keji yang menghantam keluarga itu. Tanpa bukti yang kuat, mulut busuk penyebar fitnah telah menghancurkan reputasi dan kehormatan sang kepala keluarga. Dia menjadi terisolasi, diselimuti oleh […]

expand_less