Mushida Papua Barat Gelar Kajian, Ajak Umat Menjadi Pribadi Lebih Baik

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manokwari Selatan — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Papua Barat bekerja sama dengan Majelis Taklim Miftahul Jannah menggelar kajian Islam bertema “Hijrah: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Menuju Ridha Allah SWT” di Pondok Pesantren Hidayatullah Manokwari Selatan, Jalan Kenangan, RT 1 RW 2, Desa Margo Rukun, Kecamatan Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (4/7/2026).
Kajian ini menjadi bagian dari komitmen Mushida Papua Barat dalam memperkuat pembinaan keislaman sekaligus meningkatkan kualitas spiritual masyarakat melalui dakwah yang berkelanjutan. Kegiatan dihadiri oleh anggota majelis taklim, santri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Mengangkat tema hijrah, kajian ini mengajak peserta memahami bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan iman, ibadah, akhlak, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam pemaparannya, Ust. Fakhurrozi, S.Kom.I., menjelaskan bahwa setiap muslim memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama memiliki niat yang tulus dan terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Hijrah adalah perjalanan menuju kebaikan. Hijrah bukan hanya berpindah secara fisik, tetapi berpindah dari kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang diridhai Allah SWT. Proses ini membutuhkan kesungguhan, kesabaran, dan komitmen untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Ia juga mengajak jamaah agar senantiasa melakukan muhasabah, memperbanyak amal saleh, serta menjaga hubungan baik dengan sesama sebagai bagian dari implementasi hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan pernah merasa terlambat untuk berhijrah. Selama kita masih diberi kesempatan hidup, pintu taubat dan perbaikan diri selalu terbuka. Yang terpenting adalah istiqamah dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” tambahnya.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai hijrah dalam lingkungan keluarga, dunia kerja, hingga kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Mushida Papua Barat dan Majelis Taklim Miftahul Jannah berharap semangat hijrah tidak berhenti sebagai tema kajian semata, tetapi menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Tujuan dari diselenggarakannya kajian ini agar mampu menumbuhkan semangat hijrah yang diwujudkan melalui akhlak yang lebih baik, ibadah yang semakin berkualitas, serta kepedulian sosial yang semakin kuat. Mushida akan terus menghadirkan program-program pembinaan yang dapat menguatkan keluarga dan masyarakat.
Melalui sinergi antara Mushida Papua Barat dan Majelis Taklim Miftahul Jannah, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari syiar Islam dan pembinaan umat. Dengan demikian, akan lahir masyarakat yang religius, berilmu, berakhlak mulia, serta senantiasa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan bermasyarakat.
- person

Saat ini belum ada komentar