Muslimat Hidayatullah Bengkulu Konsisten Wujudkan Kemandirian Organisasi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bengkulu – Muslimat Hidayatullah Bengkulu terus berupaya mewujudkan kemandirian organisasi melalui kegiatan ekonomi produktif. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penjualan berbagai jenis snack yang digelar secara rutin setiap hari Jumat di depan Kantor PW Mushida Bengkulu, bertepatan dengan berlangsungnya kegiatan Kepanduan bagi murid SD Integral Hidayatullah Bengkulu di Jl. Halmahera No. 05 RT 07. Kel. Surabaya Kec. Sungai Serut Kota Bengkulu.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (07/8/2026) ini melibatkan pengurus dan anggota Mushida Bengkulu secara aktif. Aneka jajanan seperti cireng, pisang cokelat,, bakso goreng, dan es teh dijual kepada peserta Kepanduan, pendamping, serta warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Ketua PW Mushida Bengkulu menyampaikan bahwa penjualan snack rutin ini merupakan salah satu ikhtiar organisasi dalam membangun kemandirian finansial. Menurutnya, organisasi tidak hanya berfokus pada pembinaan muslimah dan kegiatan dakwah, tetapi juga perlu mengembangkan usaha produktif yang dapat menopang keberlangsungan program-program organisasi.
“Kami ingin Mushida menjadi organisasi yang mandiri, tidak hanya aktif dalam pembinaan keislaman, tetapi juga mampu mengembangkan usaha bersama yang melibatkan seluruh anggota. Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh semangat kebersamaan, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan di lingkungan Mushida,” ujarnya.
Selain menjadi sumber pemasukan bagi organisasi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi para anggota. Seluruh proses, mulai dari menyiapkan produk, pengemasan, penjualan, hingga pelayanan kepada konsumen dilakukan secara bersama-sama.
Semangat gotong royong yang terbangun menjadi nilai penting dalam menguatkan ukhuwah sekaligus meningkatkan keterampilan berwirausaha.
Hasil penjualan akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program Mushida Bengkulu, seperti pembinaan muslimah, kajian rutin, pelatihan, kegiatan sosial, serta program-program dakwah lainnya.
Dengan adanya usaha ekonomi yang dikelola secara berkelanjutan, diharapkan organisasi semakin mandiri dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Antusiasme peserta Kepanduan dan masyarakat terhadap penjualan snack ini menjadi motivasi bagi Mushida Bengkulu untuk terus mengembangkan usaha produktif. Ke depan, variasi produk akan terus ditingkatkan serta sistem pengelolaan usaha akan diperkuat agar program ini semakin berkembang dan menjadi salah satu penopang kemandirian organisasi.
- person
- Penulis: Cici Kurnianingsih

Saat ini belum ada komentar