Lailatul Ijtima’ PW Mushida Sulawesi Selatan, Tingkatkan Soliditas Kader
- Berita Sabriati Aziz Silaturrahim
- calendar_month 59 menit yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Luwu Utara – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan sukses melaksanakan agenda Lailatul Ijtima’ pada 10-11 Oktober 2026. Kegiatan akbar ini dipusatkan di Bosso, Kabupaten Luwu Utara, dan dihadiri oleh 150 kader Muslimat Hidayatullah se-Sulawesi Selatan.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Muhammad Shaleh. Dalam sambutan pembukaannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PW Mushida Sulawesi Selatan yang telah menyelenggarakan acara besar ini.
“Saya sangat mengapresiasi PW Mushida Sulsel yang telah sukses menyelenggarakan Lailatul Ijtima’ dengan menghadirkan 150 kader dari seluruh Sulawesi Selatan. Ini adalah bukti keseriusan dan militansi Muslimat Hidayatullah dalam menjaga soliditas dan ruhiyah jamaah,” ungkap Ustadz Muhammad Shaleh.
Lailatul Ijtima’ merupakan agenda konsolidasi dan penguatan ruhiyah yang rutin dilaksanakan sebagai wadah mempererat ukhuwah serta menguatkan tarbiyah dan dakwah Muslimat Hidayatullah. Pada pelaksanaan kali ini, terdapat tiga agenda utama yang dilaksanakan, yaitu Halaqah Gabungan, Silaturrahim Murabbiyah, dan Penguatan Jati Diri Muslimat Hidayatullah.
Puncak kegiatan diisi dengan materi Penguatan Jati Diri Muslimat Hidayatullah yang dibawakan oleh Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah, Dr. Sabriati Aziz, M.Pd.I. Dalam pemaparannya, beliau menekankan tujuh poin penting yang harus melekat pada setiap kader Muslimat Hidayatullah, yaitu: Aqidah yang lurus, ibadah yang kuat, akhlak dan adab, kedisiplinan dan tanggung jawab, kecintaan kepada Al-Qur’an, semangat dakwah dan pengabdian, serta menjaga identitas gerakan di tengah dinamika masyarakat.
“Muslimat Hidayatullah harus memegang teguh amanah yang diberikan, menjaganya dengan loyalitas yang penuh terhadap jamaah dan perjuangan, serta menunjukkannya melalui keteladanan dalam akhlak dan ibadah sehari-hari,” paparnya.
Menurutnya, keteladanan itu harus ditopang dengan kompetensi yang terus diasah agar dakwah semakin berkualitas, yang semuanya diikat dalam bingkai ukhuwah yang kokoh dan tulus, demi memastikan keberlangsungan regenerasi kader pejuang untuk masa depan.
Pada akhir kegiatan, Ketua PW Mushida Sulawesi Selatan, Ustadzah Rahmatia Z.R, menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh kader yang hadir.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh kader Mushida se-Sulsel yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan keikhlasan untuk hadir di Bosso, Luwu Utara ini. Lailatul Ijtima’ ini bukan sekadar kumpul, tapi ini adalah pengisian ulang energi ruhiyah kita. Jadilah muslimat yang kokoh aqidahnya, kuat ibadahnya, dan tidak pernah lelah dalam dakwah. Mari kita jaga kekompakan dan terus bergerak bersama membina keluarga dan umat,” jelasnya.
- person
- Penulis: Tim Media PW Mushida Sulsel

Saat ini belum ada komentar