Pengurus Daerah Mushida Paser Gelar Training Bina Aqidah untuk Wali Murid

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Paser —Departemen Perkaderan dan Rekrutmen Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Paser sukses menggelar kegiatan Training Bina Aqidah pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA, kegiatan ini bertempat di TK As-Sakinah, lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Kegiatan pembinaan ruhiyah ini diikuti oleh para wali murid dari TK As-Sakinah dan SD Hidayatullah Kuaro. Kehadiran para peserta menjadi bukti antusiasme para orang tua murid dalam memperdalam pemahaman keislaman serta menguatkan ukhuwah di lingkungan pendidikan Hidayatullah Paser.
Pada sesi materi pertama, Ustasz Supardin Mubarak, S.H.I. menyampaikan paparan mengenai makna aqidah menurut Islam serta pentingnya bersyukur atas kesempurnaan ajaran agama Islam.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa Islam telah memberikan panduan lengkap bagi setiap persoalan hidup manusia:
“Islam ini luar biasa, agama yang kamil—agama yang sudah sempurna. Kita sebagai pemeluknya harus bersyukur beragama Islam, karena semua sudah diajarkan tata caranya dan penyelesaiannya dari setiap problem yang kita hadapi.”
Beliau juga mengingatkan pentingnya menyikapi ujian, seperti musim kemarau, dengan solusi syariat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui shalat istisqa.
Mengenal Kehadiran Allah dan Menyikapi Hikmah Kehidupan
Selanjutnya pada materi kedua, Ustadzah Rahmawati, S.Pd.I. menyampaikan pentingnya mengenal keberadaan Allah SWT (Mengenal Adanya Allah Subhanahu wa Ta’ala) melalui perenungan atas kenikmatan serta hikmah di balik setiap peristiwa.
Beliau mengajak peserta untuk senantiasa menyadari betapa banyaknya nikmat yang diberikan Allah secara cuma-cuma, seperti udara, oksigen dan kesehatan tubuh.
“Pernahkah kita berpikir berapa banyak oksigen yang Allah berikan kepada kita secara cuma-cuma? Manusia sering kali baru merasakan betapa nikmatnya kesehatan ketika sedang sakit. Tidak ada kejadian apa pun yang menimpa kita kecuali ada hikmah di baliknya. Tinggal bagaimana kita mampu mengambil hikmah dan pelajaran (ibrah) dari setiap kejadian tersebut.”
Training Bina Aqidah dirancang sebagai proses pembinaan dasar yang bertujuan membangun keyakinan Islam yang lurus, kokoh, dan aplikatif. Melalui materi yang disampaikan, para peserta diajak untuk melahirkan pribadi muslimah yang bertauhid secara murni, beribadah dengan benar, berakhlak mulia, serta siap menjadi kader dakwah yang istiqamah.
Pengurus Daerah Mushida Paser berharap kegiatan ini terus menjadi wasilah kebaikan dan momentum introspeksi diri bagi para peserta untuk senantiasa memperkuat komitmen menjalankan ajaran Islam secara kaffah, serta meningkatkan peran aktif muslimah di tengah keluarga dan masyarakat.
- person

Saat ini belum ada komentar