light_mode
light_mode

Mushida Gutem Gelar Daurah Grand MBA Murabbiyah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai upaya menjawab tantangan dakwah dan memenuhi kebutuhan ummat, bidang dakwah dan pengaderan Muslimat Hidayatullah Wilayah Khusus Gunung Tembak menggelar pelatihan baca Al Quran metode Grand MBA bagi para murabbiyah halaqah dan pengampu majelis taklim dibawah binaan Mushida dengan tema “Melahirkan Murabbiyat yang Memiliki Kompetensi Dalam Bidang Al quran”.
Acara ini diselenggarakan di kampus Ummul Qura Gunung Tembak Balikpapan Kalimantan Timur 16-18 Rabiul Akhir 1441 H (13-15 Desember 2019). Dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, sebanyak 35 Murabbiyat halaqah dan majelis taklim binaan mushida menerima materi tentang pentingnya dakwah, materi inti tahsinul quran yang meliputi makharijul khuruf, sifatul khuruf serta hukum hukum tajwid lainnya. 
Selain itu para peserta daurah juga menerima materi tentang kaidah-kaidah dasar bahasa Arab serta metode belajar mengaji dan menerjemahkan alquran dengan cara mudah. 
Daurah ini merupakan salah satu bentuk up grading bagi para murabbiyat halaqah agar lebih bisa berpacu untuk bisa memberikan yang terbaik untuk ummat, terutama terkait metode belajar dan mengajar AlQuran sebagai bagian dari alat dakwah untuk mencerahkan ummat dengan cahaya Al-Quran. 
“Alhamdulillah dengan adanya daurah ini diharapkan para murabbiyat mendapatkan banyak manfaat sehingga ilmu yang diperoleh selama daurah dapat diajarkan kembali kepada orang lain. Sebab mengajarkan Alquran adalah pekerjaan yang sungguh mulia dan investasi yang tak mengenal kata rugi,” tutur Arifatul Haq yang juga merupakan Kabid Pengaderan Mushida Gunung Tembak. 
“Karena sejatinya kita semua adalah da’iyah, maka sungguh mulia orang yang bersungguh- sungguh berdakwah mengenalkan Allah dan membuat orang lain faham dengan Alquran yang dibacanya, sehingga membuatnya semakin cinta akan Allah. Maka para murabbiyat jangan merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki, tapi berpaculah untuk terus menempa diri sebagaimana semangat para ulama yang selalu haus akan ilmu,” ucap Arifatul Haq yang juga merupakan ketua panitia pada acara daurah MBA kali ini. 
Alhamdulillah semua peserta mengikuti acara daurah ini dengan antusias hingga akhir. Acara ditutup dengan micro teaching dan uji pemahaman dari materi yang didapatkan selama daurah 3 hari ini dan harapannya dapat mengaplikasikannya di halaqah dan masyarakat.
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Ketahanan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak merupakan bagian dari interaksi sosial sehari-hari. Kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini menyebabkan keluarga dalam perubahan revolusi. Sehingga keluarga harus memiliki kesiapan dan menjadi bagian dari era 5.0. Society 5.0 adalah suatu konsep sosial yang berpusat pada […]

  • Saudari Muslimahku, Nasehatilah Sahabatmu

    Saudari Muslimahku, Nasehatilah Sahabatmu

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SEORANG gadis usianya 19 tahun. Ia seorang muslimah yang senantiasa menjaga hal-hal yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, baik dalam puasa, shalat, memakai hijab yang menutupi dirinya. Ia memiliki hubungan persahabatan yang sangat erat dengan temannya sesama wanita. Namun, temannya ini memiliki beberapa hal yang perlu digaris-bawahi. Diantaranya ia tidak ada keinginan untuk memakai […]

  • Momen Maulid Nabi, PP Muslimat Hidayatullah dan Muslimah Wahdah Islamiyah Siap Jalin Sinergi

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Allah berfirman dalam Al-Qur’an “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujuraat: 10) Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan saling bergantung satu sama lain. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan sebagai umat […]

  • Kunjungan PP Mushida ke Kalimantan Barat

    Kunjungan PP Mushida ke Kalimantan Barat

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Pontianak, Kalimantan Barat – Siti Sarah Zakiyah (Sekjend PP Mushida) dan Fiqhi Ulyana (Kepala Kantor PP Mushida), melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat, 1–2 Shafar 1447 H (26–27 Juli 2025), dengan tema “Sinergi Organisasi dan Spirit Juang dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah.” Kunjungan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan semangat kaderisasi dalam dakwah dan […]

  • DMU PW Mushida Sulawesi Barat: Mencetak dan Meningkatkan Kualitas Kader Muslimat Hidayatullah Menuju Keluarga Qur’ani

    DMU PW Mushida Sulawesi Barat: Mencetak dan Meningkatkan Kualitas Kader Muslimat Hidayatullah Menuju Keluarga Qur’ani

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah (PW) Mushida Sulawesi Barat menggelar Daurah Marhalah Ula bertempat di Aula Kampus Madya YPCM Hidayatullah Mamuju (3-5/9/21). Program tersebut terselenggara atas kerja sama seluruh Pengurus Daerah (PD) serta dukungan penuh dari organisasi induk, YPCM dan BMH. Kegiatan yang mengangkat tema “Mencetak dan Meningkatkan Kualitas Kader Muslimat Hidayatullah Menuju Keluarga Qur’ani” ini diikuti oleh […]

  • Malaysia di Ambang Krisis Populasi?

    Malaysia di Ambang Krisis Populasi?

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KADAR kesuburan di seluruh dunia terutamanya di negara maju dan membangun telah menurun. Malaysia tidak terkecuali dari menyaksikan perubahan ini. Jika 30 tahun dahulu mempunyai empat ke lima anak adalah kebiasaan tetapi pada hari ini purata kelahiran setiap keluarga hanyalah satu ke tiga anak. Mengikut perangkaan yang dikeluarkan oleh PBB, kadar kesuburan rakyat Malaysia semakin […]

expand_less