light_mode
light_mode

Webinar Madrasah Jurnalistik Batch 3 PP Muslimat Hidayatullah Wadah Pena dan Inspirasi Perubahan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sayyid Quthb berkata, “Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala.” Dari ungkapan tersebut dapat kita pahami bahwa sebuah tulisan bukan hanya sebatas rangkaian kata yang tak bermakna, tapi lebih dari itu. Banyak orang besar yang menuliskan pemikirannya sehingga dunia melihat dan terpengaruh oleh tulisan tersebut.

Biro Humas dan Departemen Keputrian PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan webinar Madrasah Jurnalistik Batch 3. Webinar dengan tema “Suara dan Pena Muslimah, Inspirasi Perubahan” diikuti oleh Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, anggota Keputrian, dan anggota Muslimat Hidayatullah di seluruh provinsi di Indonesia pada Ahad, 25 Agustus 2024.

“Satu pena yang dituangkan dalam satu tulisan dapat mengubah pola pikir banyak orang. Keputrian adalah generasi penerus yang harus bisa menyampaikan kebaikan dalam tulisan yang dihadirkan,” ucap Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, dalam sambutannya.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber di antaranya Dian Yasmina Fajri (Penulis Novel), Sitti S Al-Amanah (Graphic Designer), Santi Soekanto (Jurnalis, Wartawan).

Pada materi pertama dengan tema “Teknik Membuat Tulisan Populer,” Dian Yasmina Fajri mengawali dengan mengutip pernyataan ulama dan tokoh terkenal dengan pentingnya menulis.

“Kalau kau bukan anak raja, dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis.” (Imam Al-Ghazali)

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer)

“Dengan menulis, kita akan mendapat banyak manfaat, bisa menyatakan perasaan yang dialami bentuk tulisan, menyatukan pikiran ketika menuangkan ide dengan kata-kata, dan menyembuhkan dari stres,” ucap Doktor lulusan Universitas Indonesia ini.

Dalam pemaparannya, pegiat literasi ini menjelaskan tentang salah satu jenis tulisan yaitu feature. Feature merupakan tulisan khas atau tulisan berita yang tidak terikat pada teknik penulisan. Ciri-ciri feature mempunyai hubungan bentuk dengan berita, bertolak dari fakta atau peristiwa yang terjadi dalam kehidupan nyata, dan memiliki gaya tulisan ringan.

“Menulis adalah bagian dari ibadah. Teruslah menulis, jangan malu, jangan takut gagal, dan jangan menyerah,” pesan Dian memotivasi lebih dari 210 peserta zoom yang terdiri dari kurang lebih 1.000 peserta yang mengadakan nobar di beberapa titik di wilayah Indonesia.

Pada sesi kedua, materi yang disampaikan ialah “Membangun Skill Desain Grafis Untuk Pemula.” Hal ini penting dipelajari, agar muslimah dapat menyebarkan dakwah melalui tulisan dan visual pada desain sederhana yang diunggah pada sosial media.

“Grafis desain bertujuan menarik perhatian, menyampaikan pesan, dan menciptakan penagalaman visual yang memukau,” jelas Sitti Saadah.

Menurut Founder Serabut Studio ini, prinsip desain di antaranya memiliki pedoman untuk memilih, menggunakan dan menggabungkan unsur-unsur dan desain tertentu.

“Unsur-unsur yang dipakai ialah irama dengan membubuhkan elemen visual, emphasis yakni prinsip yang diterapkan untuk menjadi pusat perhatian, balance, dan proporsi perbandingan ukuran elemen dalam sebuah desain,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemateri secara langsung mengajak peserta untuk praktik membuat poster dakwah sederhana dengan menggunakan aplikasi gratis yang bisa dengan mudah diakses oleh semua orang.

Narasumber Madrasah Jurnalistik Batch 3 dibawakan oleh Santi Soekanto dengan tema “Kampanye Melawan Hoax dan Disinformasi.” Ia menyebutkan bahwa media sosial bisa menjata senjata bagi seorang muslim.

“Media bisa menjadi senjata bagi muslim untuk melindungi dirinya dari bahaya musuh. Namun jika tidak dikelola dengan baik, media sosial bisa menjadi bumerang bagi pemiliknya,” jelas wartawan ini.

Selanjutnya ia mengingatkan jangan asal forward atau share informasi, carilah kebenarannya terlebih dahulu, dan selalu berhati-hati dalam bersosial media.

“Jangan mudah terpengaruh pada berita hoax. Semangat berjuang terus untuk membantu saudara kita di Palestina dengan menyebarkan informasi atau berita yang benar. Dan selalu doakan saudara saudara kita di sana,” pesannya.

Tujuan dihadirkannya Webinar Madrasah Jurnalistik agar menginspirasi anggota Keputrian dan Muslimat Hidayatullah gemar menulis serta menguatkan syiar dakwah literasi Muslimat Hidayatullah. Webinar Madrasah Jurnalistik yang diselenggarakan ketiga kalinya ini mendapat tanggapan baik dari para peserta.

“Kesannya, Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan banyak ilmu tentang dunia literasi, dan selama acara kami merasakan keseruan, karena pesertanya aktif semua dalam menanggapi setiap materi. Pesannya semoga agenda seperti ini bisa sebagai agenda rutin mushida dalam segi peningkatan kepenulisan santri,” ungkap perwakilan Keputrian Muslimat Hidayatullah Bone, Sulawesi Selatan.

“Banyak sekali ilmu yang didapat para santri, mulai dari menuang segala ide yang ada di pikiran menjadi tulisan, dapat mengetahui cara desain yang baik, dan dapat mengetahui cara melawan hoax dan informasi yang salah,” sebut Yuli Surti Hulu, PW Mushida Bangka Belitung.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temu Silaturrahim Kader Muda Annisa Hidayatullah Yogyakarta

    Temu Silaturrahim Kader Muda Annisa Hidayatullah Yogyakarta

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PW Mushida DI Yogyakarta menggelar acara pertemuan kader muda Muslimat Hiadyatullah se-Yogyakarta. Acara tersebut terselenggara di akhir Ramadhan lalu. Pada kesempatan tersebut hadir kader-kader muda dari Annisa Hidayatullah. 

  • Superioritas Muslimat Hidayatullah

    Superioritas Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    FAKTANYA bahwa, wanita memiliki “superioritas” yang barangkali tidak dipunyai kaum Adam. Superioritas itu adalah tingginya respon sosial dan emosionalitas mereka terhadap komunitasnya dan juga lingkungan sekitarnya. Saya melihat genologi kultur tersebut sangat terinternalisasi di kalangan Muslimat Hidayatullah, khususnya di Depok, Jawa Barat, dimana saya berdomisili. Inilah tradisi spontanitas yang menurut saya luar biasa yang barangkali […]

  • PW Mushida Papua Tengah Selenggarakan Training Pranikah

    PW Mushida Papua Tengah Selenggarakan Training Pranikah

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Timika, mushida.org – Departemen Keputrian PW Muslimat Hidayatullah Papua Tengah menggelar acara Training Pranikah dengan tema “Meraih Pernikahan Barokah dengan Takwa.” Kegiatan ini berlangsung pada 12-13 Oktober 2024 di Aula Iskandar Pesantren Hidayatullah Timika, Jl. Poros Mapuru Jawa KM. 09 Timika, Papua. Acara ini diikuti oleh 46 remaja putri dari daerah Nabire dan Timika. Training Pranikah ini digelar dengan […]

  • Sambut Munas dengan Spirit Dakwah dari Bunda Nunung Nurhayati

    Sambut Munas dengan Spirit Dakwah dari Bunda Nunung Nurhayati

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    TULUS dan tangguh, itulah kata yang terbetik ketika menyimak lika-liku perjuangan daiyah ini. Nunung Nurhayati adalah nama yang tidak asing lagi ketika perbincangan tentang kisah dramatis dakwah Hidayatullah diangkat.  Beliau telah merajut simpul dakwah dari ujung barat sampai ujung timur negeri. Bukan hanya sibuk sebagai Ibu, Organisatoris, pendakwah dan pendidik, beliau juga aktif mengikuti berbagai […]

  • Daurah Marhalah Uulaa Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara

    Daurah Marhalah Uulaa Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Sebagaimana perkataan yang masyhur, bahwa wanita (ummahat) menjadi pondasi dasar terhadap nasib dan masa depan dari umat atau bangsa tersebut. Jika ingin melihat kekuatan dan ketahanan suatu umat dan bangsa, maka lihatlah kualitas ummahat yang ada. Jika kualitas ummahat mereka baik, insya Allah maka  kekuatan negara mereka juga baik dan sulit untuk dipengaruhi oleh ideologi […]

  • Mushida Balikpapan Ajak Masyarakat Cintai Al Qur’an

    Mushida Balikpapan Ajak Masyarakat Cintai Al Qur’an

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Beberapa waktu lalu, Muslimat Hidayatullah (Mushida) Wilayah Khusus Gunung Tembak, Balikpapan, menggelar acara Silaturahim Akhir Tahun di daerah binaan dakwah Mushida di Kampung Gunung Bubukan, Kec. Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Selain memperkuat tali silaturahim, agenda ini juga dimarakkan dengan beberapa kegiatan atau biasa dikenal dengan sebutan Bakti Sosial (Baksos). Untuk kesempatan kali ini, Mushida menggandeng […]

expand_less