Rakerda Mushida Tobelo: Menjawab Tantangan di Tengah Minoritas dengan Program yang Berdampak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tobelo, Maluku Utara — Semangat pengabdian tak pernah diukur dari banyaknya jumlah anggota. Spirit itulah yang terasa mewarnai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Pengurus Daerah Halmahera Utara yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatullah Togoliua, Tobelo, Selasa (30/6/2026).
Di tengah wilayah dengan mayoritas penduduk non-Muslim, kader Muslimat Hidayatullah berkumpul untuk merumuskan langkah-langkah dakwah dan pengabdian yang lebih terarah. Dengan semangat kebersamaan, mereka menyusun program kerja yang tidak hanya dapat dijalankan, tetapi juga mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Rakerda menjadi penutup rangkaian Halaqah Kubro Keluarga Besar Hidayatullah Maluku Utara. Setelah sebagian peserta kembali ke daerah masing-masing, Mushida Halmahera Utara memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program kerja tahun 2026.
Ketua Departemen Perkaderan PW Mushida Hidayatullah Maluku Utara, Ustadzah Mariyatul Qibtiyah, M.Pd., dalam arahannya mengingatkan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak selalu ditentukan oleh jumlah anggotanya.
“Tidak masalah anggotanya sedikit, yang penting mampu memberi dampak yang besar. Alhamdulillah, Mushida Halmahera Utara selama ini dikenal istiqamah menjalankan program organisasi. Teruslah berkembang dan jangan pernah kehilangan semangat untuk melayani umat,” pesannya yang disambut antusias para peserta.
Motivasi tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh pengurus. Ketua PD Mushida Halmahera Utara, Anggraini Putri P., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dan pendampingan dari Pengurus Wilayah. Menurutnya, bimbingan yang terus diberikan menjadi energi bagi Mushida Halmahera Utara untuk terus bertumbuh dan menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap pendampingan ini terus berlanjut agar Mushida Halmahera Utara semakin kuat, berkembang, dan mampu menghadirkan program yang benar-benar berdampak di tengah masyarakat,” ujarnya.
Usai seluruh rangkaian kegiatan berakhir, rombongan kembali ke tempat tugas masing-masing. Perjalanan sekitar lima jam melalui jalur darat, kemudian dilanjutkan satu jam menyeberangi laut, menjadi penutup kebersamaan yang hangat. Di sepanjang perjalanan, canda tawa, saling berbagi cerita, dan semangat ukhuwah mengiringi setiap kilometer yang dilalui, seakan menegaskan bahwa perjuangan dakwah selalu menemukan keindahannya dalam kebersamaan.
Rakerda ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Dari Tobelo, Mushida Halmahera Utara meneguhkan komitmennya untuk terus menebarkan nilai-nilai Islam, memperkuat peran muslimah, dan menghadirkan program-program yang memberi manfaat bagi masyarakat. Sebab, bagi para pejuang dakwah, keberhasilan bukan diukur dari seberapa banyak yang berjalan bersama, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu ditinggalkan.
- person
- Penulis: Mariyatul Qibtiyah, Maluku Utara

Saat ini belum ada komentar