Halaqah Murabbiyah Kepulauan Riau Perkuat Kompetensi dan Ruhiyah Murabbiyah Muslimat Hidayatullah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Batam – Upaya memperkuat kualitas pembinaan kader terus dilakukan Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau. Salah satunya melalui kegiatan Halaqah Murobbiyah Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau yang digelar di Kampus Tarbiyah Hidayatullah Tanjung Uncang Batam pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti sekitar 20 Murabbiyah dari berbagai daerah di Kepulauan Riau tersebut menghadirkan Anggota Majelis Murabbiyah Pusat (MMP), Ustadzah Nadjemiah, Ketua Majelis Murabbiyah Wilayah Kepulauan Riau, Ustadzah Ummu Kalsum, serta Ketua Pengurus Wilayah Hidayatullah Kepulauan Riau, Ustadzah Normaningsih Mirasari.
Halaqah ini menjadi forum strategis bagi para Murabbiyah untuk memperdalam pemahaman materi tarbiyah, menyamakan persepsi dalam pembinaan, sekaligus menguatkan ruhiyah sebagai bekal utama dalam mendampingi para mutarobbi dan mad’u.
Dalam arahannya, Ustadzah Nadjemiah menegaskan bahwa seorang Murabbiyah tidak cukup hanya memahami materi yang akan disampaikan. Lebih dari itu, ia harus menguasai metode penyampaian serta memiliki kualitas pribadi yang mencerminkan nilai-nilai Islam secara utuh. Menurutnya, seorang pembina harus memiliki karakter shahihul aqidah (lurus akidahnya), mujiddun fil ibadah (bersungguh-sungguh dalam ibadah), dan mutakhalliqun bil Qur’an (berakhlak dengan Al-Qur’an).
“Seorang Murabbiyah harus memahami dan menguasai materi, memahami metode pembinaan, serta memiliki kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Namun di atas semua itu, ada satu hal yang sangat penting, yaitu ruhiyah seorang Murobbiyah,” paparnya.
Beliau menjelaskan bahwa keberhasilan proses pembinaan sangat dipengaruhi oleh kualitas ruhiyah seorang pembina. Oleh sebab itu, setiap Murabbiyah dituntut untuk terus menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah, tilawah, dzikir, dan berbagai amalan yang dapat menguatkan spritualitasnya.
“Ruhiyah seorang murabbiyah harus terus dijaga karena ruh seorang murabbiyah sangat penting bagi mad’unya. Apa yang ada dalam diri pembina akan memberikan pengaruh besar kepada orang-orang yang dibinanya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Murabbiyah Wilayah Kepulauan Riau, Ustadzah Ummu Kalsum, menyampaikan bahwa halaqah ini direncanakan menjadi agenda rutin bulanan bagi para murabbiyah di wilayah Kepulauan Riau. Menurutnya, forum tersebut sangat penting untuk menyatukan persepsi dan pemahaman para pembina sebelum menyampaikan materi kepada para mutarabbi di wilayah masing-masing.
“Kegiatan ini insya Allah akan menjadi agenda rutin bulanan. Tujuannya agar seluruh murabbiyah memiliki pemahaman dan persepsi yang sama terhadap materi yang akan disampaikan kepada mutarobbi sehingga proses pembinaan berjalan lebih terarah dan selaras,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan semakin berkembang di masa mendatang. “Kami berharap halaqah ini terus tumbuh, berjalan dengan baik dan lancar, serta menjadi sarana peningkatan kualitas para murabbiyah dalam menjalankan amanah pembinaan,” tambahnya.
Adapun materi utama yang dibahas dalam halaqah kali ini adalah bedah materi buku atau Slide 60 Jadwal Bayani (SW 1–3) yang menjadi salah satu perangkat pembinaan wajib bagi kader Hidayatullah. Melalui sesi bedah materi tersebut, para peserta mendiskusikan substansi materi, metode penyampaian, serta berbagai pendekatan yang dapat digunakan dalam proses pembinaan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Bagi Hidayatullah, proses kaderisasi merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga keberlanjutan dakwah dan perjuangan Islam. Karena itu, peningkatan kapasitas para Murobbiyah menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Kehadiran para pembina yang memiliki pemahaman yang benar, metode yang tepat, dan ruhiyah yang kuat akan melahirkan generasi kader yang kokoh dalam akidah, istiqamah dalam ibadah, dan siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan Halaqah Murabbiyah Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau ini, diharapkan lahir kesamaan langkah dan kesatuan visi di kalangan para pembina sehingga proses tarbiyah berjalan semakin efektif, berkualitas, dan mampu melahirkan kader-kader Muslimah yang berkontribusi bagi umat, bangsa, dan peradaban Islam.
- person
- Penulis: Marhamah

Saat ini belum ada komentar